beritax.id – Agenda elit global semakin terlihat dalam kebijakan-kebijakan internasional yang mendikte negara-negara berkembang untuk mengorbankan kedaulatan mereka demi kepentingan kapitalis. Dalam sistem ekonomi global yang didorong oleh kekuatan besar. Negara-negara ini sering kali dipaksa mengikuti standar dan regulasi yang menguntungkan perusahaan multinasional. Tanpa mempertimbangkan dampaknya pada masyarakat dan ekonomi domestik. Hal ini menyebabkan ketidakberdayaan negara dalam mengatur kebijakan yang dapat melindungi kepentingan rakyatnya, dan kedaulatan nasional pun menjadi terancam.
Kapitalisme Global yang Merusak Ketahanan Negara
Kebijakan-kebijakan yang dipaksakan oleh elit global sering kali mendorong privatisasi sektor-sektor strategis, seperti energi, kesehatan, dan pendidikan, yang seharusnya menjadi hak dasar rakyat. Perusahaan-perusahaan besar ini memperoleh keuntungan luar biasa, sementara negara-negara berkembang kehilangan kontrol atas sumber daya mereka. Dalam banyak kasus, kebijakan tersebut lebih menguntungkan investor asing daripada rakyat lokal. Memperburuk ketimpangan ekonomi, dan merusak ketahanan ekonomi serta sosial negara.
Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi Rakyat dan Kedaulatan
Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, dengan tegas mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara harus tetap berpegang pada prinsip kedaulatan untuk menjaga kepentingan rakyatnya. Bukan tunduk pada kepentingan kapitalis global yang hanya memperburuk ketimpangan dan ketidakadilan sosial. Negara harus hadir untuk melawan tekanan-tekanan tersebut dengan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat, bukan pada kepentingan segelintir elit.
Solusi untuk Mengembalikan Kedaulatan dan Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
- Peningkatan Kebijakan Ekonomi Pro-Rakyat
Negara harus mengembangkan kebijakan ekonomi yang mendukung pemberdayaan sektor-sektor domestik, seperti pertanian, manufaktur lokal, dan UMKM. Dengan meningkatkan kapasitas sektor-sektor ini, negara dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas dan mengurangi ketergantungan pada perusahaan multinasional. - Melindungi Sumber Daya Alam untuk Kepentingan Rakyat
Negara perlu mengatur penggunaan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat, bukan untuk mengejar keuntungan jangka pendek bagi perusahaan asing. Ini termasuk regulasi yang lebih ketat terhadap ekstraksi sumber daya alam. Serta pengelolaan yang berkelanjutan yang mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial bagi masyarakat lokal. - Reformasi Sistem Pajak untuk Keadilan Ekonomi
Negara harus memperkenalkan sistem pajak yang lebih progresif, yang mengharuskan perusahaan besar dan individu kaya untuk berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional. Pajak yang dikumpulkan harus digunakan untuk meningkatkan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang dapat meningkatkan kualitas hidup rakyat. - Menegakkan Kedaulatan melalui Diplomasi Ekonomi
Diplomasi ekonomi yang lebih tegas harus dijalankan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan nasional. Negara harus lebih aktif dalam merundingkan kesepakatan perdagangan internasional yang lebih adil, serta memperjuangkan regulasi yang menguntungkan negara berkembang. Bukan hanya segelintir kapitalis global. - Pemberdayaan Sektor Publik dan Layanan Sosial
Sektor publik, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, harus dijaga dan diperkuat oleh negara. Pemerintah harus memastikan bahwa layanan ini tidak diprivatisasi untuk kepentingan perusahaan asing, tetapi tetap menjadi hak dasar rakyat, yang dibiayai melalui pajak yang diterima dari perusahaan besar.
Penutup: Negara Harus Menjaga Kedaulatan dan Kepentingan Rakyat
Agenda elit global yang semakin menguat perlu menjadi perhatian serius bagi negara-negara berkembang. Negara harus memiliki kebijakan yang jelas dan tegas untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan rakyatnya. Rinto Setiyawan menekankan bahwa negara harus menjalankan tugas utamanya: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat, tanpa terpengaruh oleh kepentingan kapitalis yang merusak. Dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan kedaulatan negara. Ketimpangan yang disebabkan oleh kapitalisme global dapat diminimalkan, dan kesejahteraan rakyat dapat terwujud.



