By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 10 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Sistem Pengadaan Elektronik dan Celah-Celah Penyalahgunaan Anggaran
Pemerintah

Sistem Pengadaan Elektronik dan Celah-Celah Penyalahgunaan Anggaran

Diajeng Maharani
Last updated: January 22, 2026 2:07 pm
By Diajeng Maharani
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id — Sistem pengadaan elektronik (e-procurement) yang diterapkan untuk transparansi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak sepenuhnya mencegah penyalahgunaan anggaran. Meskipun LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dirancang untuk meningkatkan transparansi, persekongkolan kartel tetap terjadi di luar sistem. Para kontraktor sering kali mengatur siapa yang akan memenangkan tender.

Modus “arisan tender” ini melibatkan kelompok kontraktor yang menyepakati siapa yang akan menang, sementara yang lain sengaja membuat penawaran tinggi agar gugur. Hal ini menciptakan ilusi persaingan sehat, padahal proyek sudah dipilih sebelumnya. Meski sistem pengadaan elektronik seharusnya mengurangi potensi kecurangan, manipulasi administrasi di luar platform digital tetap marak.

Kasus Korupsi di Proyek Infrastruktur

Salah satu contoh nyata adalah proyek jalan yang mengalami penyalahgunaan anggaran besar. Di Bengkalis, proyek jalan terhenti di tengah jalan meskipun seluruh anggaran telah dicairkan. Laporan kemajuan yang diterima oleh pengawas menunjukkan kemajuan penuh, namun kenyataannya, proyek fisik tidak sesuai dengan yang dilaporkan. Penyalahgunaan ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan masih kurang efektif meski ada pengadaan elektronik.

Solusi untuk Menutup Celah Penyalahgunaan Anggaran

Untuk mengatasi penyalahgunaan anggaran, beberapa langkah perlu diterapkan:

  1. Penerapan Pengawasan Lebih Ketat pada Proyek
    Pemerintah perlu melakukan audit yang lebih mendalam dengan pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan bahwa laporan pengadaan sesuai dengan hasil fisik.
  2. Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Transparansi
    Sistem e-procurement dan e-budgeting perlu dikembangkan untuk memudahkan monitoring secara real-time dan mengurangi kemungkinan manipulasi.
  3. Sanksi yang Lebih Tegas dan Jangka Panjang
    Pemberian sanksi yang lebih tegas kepada pelaku korupsi, termasuk pengembalian dana yang disalahgunakan, serta hukuman yang lebih berat.
  4. Pendidikan dan Pembenahan Sistem Birokrasi
    Membekali pejabat negara dengan pengetahuan tentang integritas dan akuntabilitas serta mendorong perubahan mentalitas di birokrasi.

Sistem pengadaan elektronik dapat meningkatkan transparansi, namun celah-celah penyalahgunaan anggaran tetap ada. Dengan audit yang lebih ketat, transparansi digital, dan sanksi tegas, Indonesia dapat meminimalkan penyalahgunaan dan memastikan dana negara digunakan untuk kepentingan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Manipulasi Laporan Keuangan: Proyek Siluman di Balik Data yang Diatur
Next Article Kepatuhan Administratif Semu dan Runtuhnya Akuntabilitas Publik

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Penguasa Tanpa Akuntabilitas: Ketika Negara Tidak Lagi Bertanggung Jawab Pada Rakyat

March 9, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Tanah IKN Dibatalkan, Partai X: Investor Butuh Kepastian, Rakyat Butuh Kejelasan!

November 21, 2025
Pemerintah

APBN Kuat di Atas Kertas? Partai X: Programnya Banyak, Tapi Apa Rakyatnya Kenyang?

April 9, 2025
Dari rangkaian kejadian tersebut, CV ROSE SELULAR akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur perdata dengan menggugat Hanif dkk
Pemerintah

Absen di Sidang Gugatan, CV Rose Selular Soroti Arogansi Kekuasaan dari Hanif Arkanie dkk

July 23, 2025
Pemerintah

Koruptor Dimanjakan, Rakyat Dikorbankan

November 27, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.