By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 22 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Agenda Isu Global dan Ketidakadilan yang Tersembunyi di Baliknya
Internasional

Agenda Isu Global dan Ketidakadilan yang Tersembunyi di Baliknya

Diajeng Maharani
Last updated: January 21, 2026 2:29 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id — Agenda isu global sering kali menciptakan ketidakadilan yang tersembunyi di balik narasi yang terlihat menguntungkan banyak negara. Fenomena ini sangat terasa di Indonesia, di mana kebijakan global seperti perdagangan bebas dan perubahan iklim justru merugikan sektor-sektor domestik yang seharusnya menjadi prioritas. Isu-isu global sering disajikan seolah-olah merupakan solusi bagi semua negara, namun kenyataannya, mereka sering kali mengabaikan kondisi lokal dan menambah beban pada perekonomian negara berkembang seperti Indonesia.

Salah satu contoh nyata dari ketidakadilan ini adalah kebijakan pengurangan emisi karbon yang mengharuskan Indonesia untuk menurunkan ketergantungan pada energi fosil, padahal sektor energi terbarukan di Indonesia masih sangat terbatas. Akibatnya, biaya energi menjadi lebih tinggi, dan Indonesia harus bergantung pada impor energi yang lebih mahal. Ini menambah beban ekonomi bagi rumah tangga dan industri lokal, sementara negara-negara besar yang mengatur kebijakan global ini tidak merasakan dampaknya yang sama.

Krisis Sektor Pertanian dan Perdagangan Bebas

Selain sektor energi, kebijakan perdagangan bebas yang semakin diperluas melalui perjanjian internasional juga membawa dampak negatif bagi Indonesia. Produk pertanian Indonesia, seperti kelapa sawit dan karet, harus bersaing dengan produk luar negeri yang lebih murah. Sementara kebijakan pengurangan subsidi bagi petani dalam negeri membuat mereka semakin kesulitan. Banyak petani terpaksa menjual tanah mereka karena tidak dapat bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Ini memperburuk ketimpangan ekonomi antara sektor agraris dan industri, serta memperlebar jurang ketidakadilan di kalangan petani lokal.

Kasus-kasus seperti ini menunjukkan bagaimana agenda global sering kali tidak memperhitungkan kekuatan ekonomi yang lebih lemah di negara-negara berkembang, sementara sektor-sektor besar di negara maju mendapat keuntungan besar. Penyusutan sumber daya alam untuk memenuhi komitmen internasional juga membawa dampak bagi sektor pertanian. Adapun yang menghadapi kesulitan dalam mempertahankan keberlanjutan usahanya.

Solusi untuk Menangani Ketidakadilan yang Ditimbulkan oleh Agenda Global

Untuk mengatasi ketidakadilan yang disebabkan oleh agenda global ini, Indonesia perlu mengambil langkah-langkah berikut:

  1. Reformasi Kebijakan Energi dan Pengurangan Ketergantungan pada Impor
    Indonesia harus mempercepat pengembangan energi terbarukan yang bersumber dari potensi alam dalam negeri, seperti energi angin dan surya. Ini akan mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil dan menjaga kestabilan harga energi domestik.
  2. Proteksi Sektor Pertanian dan Industri Lokal
    Pemerintah perlu memberikan insentif kepada petani dan industri lokal. Agar mereka dapat bersaing dengan produk impor. Ini dapat dilakukan dengan peningkatan subsidi untuk sektor pertanian dan pemberian pelatihan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.
  3. Perlindungan terhadap Industri Domestik
    Indonesia harus mengatur kembali perjanjian perdagangan internasional untuk melindungi sektor-sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Kebijakan proteksi sementara dapat diterapkan untuk membantu industri dalam negeri beradaptasi dengan pasar global tanpa harus merugikan sektor domestik.
  4. Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Kebijakan Global
    Pemerintah harus lebih terbuka dalam merumuskan kebijakan terkait komitmen internasional. Serta lebih sering melibatkan masyarakat dalam proses perumusan kebijakan tersebut. Dengan transparansi yang lebih besar, kebijakan luar negeri dapat lebih mempertimbangkan kondisi domestik.

Agenda isu global memang menawarkan tantangan besar bagi negara-negara berkemban. Tetapi kebijakan yang diambil tanpa mempertimbangkan konteks lokal sering kali menciptakan ketidakadilan. Untuk itu, Indonesia harus memperjuangkan solusi yang lebih adil, yang mempertimbangkan kebutuhan domestik sambil tetap berpartisipasi dalam perkembangan global. Dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada kepentingan nasional, Indonesia dapat menemukan keseimbangan antara globalisasi dan keberlanjutan domestik.

You Might Also Like

Pemerintahan Hari Ini: Banyak Agenda, Kurang Arah
KPK Panggil VP Legal, Partai X: Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Kekuasaan!
Pengaduan Pers Meningkat, Partai X: Bukti Demokrasi Kita Kian Pincang, Bukan Pers yang Semakin Bebas!
PDIP Pecat Wahyudin, Partai X: Rampok Rakyat Kok Baru Heboh!
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Anggaran Negara yang Bocor: Penyalahgunaan yang Sistemik
Next Article Agenda Isu Global: Menghadirkan Krisis Sebagai Alat Kontrol

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

800 UMKM Ekspor Rp1,4 Triliun, Partai X: Berapa Ribu UMKM Lain yang Masih Gagal Akses Pasar?

August 4, 2025
Pemerintah

Komnas HAM Dalami Kasus Hilang Paksa, Partai X: Suara Rakyat Jangan Dikubur!

September 23, 2025
Pemerintah

Inpres Jalan Daerah, Partai X: Percepat, tapi Pastikan Tak Ada Markup Anggaran!

October 16, 2025
Langkah kaki Tri Krisna Mukti, pemuda 20 tahun yang kini menjabat Ketua RW 02 Pademangan Barat, membawanya ke Istana Wakil Presiden
Pemerintah

Ketua RW Gen Z Bertemu Gibran, Partai X: Ini Apresiasi atau Akting Demokrasi Palsu?

July 30, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.