By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 21 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Teknologi > Ketika Fakta Kalah oleh Klik dan Disinformasi Media Sosial
Teknologi

Ketika Fakta Kalah oleh Klik dan Disinformasi Media Sosial

Diajeng Maharani
Last updated: January 19, 2026 1:38 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Arus disinformasi media sosial kini melaju lebih cepat daripada klarifikasi dan verifikasi. Di ruang digital yang dikendalikan algoritma, konten yang paling emosional dan provokatif justru lebih mudah viral dibandingkan laporan berbasis data dan fakta, membuat kebenaran semakin terpinggirkan oleh perburuan klik.

Platform media sosial dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna. Akibatnya, unggahan yang memicu kemarahan, ketakutan, atau kebencian sering kali didorong lebih luas ketimbang informasi yang berimbang.

Judul menyesatkan, potongan video tanpa konteks, serta narasi manipulatif menjadi “mata uang baru” dalam ekonomi perhatian. Fakta pun kerap dikalahkan oleh kecepatan dan sensasi.

Disinformasi sebagai Industri

Di balik konten viral, terdapat ekosistem terorganisir:

  • akun anonim terkoordinasi,
  • buzzer dan konten kreator bayaran,
  • situs tiruan media arus utama,
  • serta jaringan distribusi berbasis bot.

Model ini menjadikan disinformasi bukan sekadar kesalahan informasi, tetapi produk dan ekonomi yang sengaja diproduksi massal.

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Tak Boleh Netral

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menilai situasi ini sebagai ancaman serius bagi demokrasi dan rasionalitas publik.

You Might Also Like

Sri Mulyani Bertemu Menkeu AS, Partai X Teriak Tarif Naik Rakyat Menjerit!
RUU Sisdiknas Masuk Babak Baru: Partai X Tekankan Anti-Bullying Jadi Mandat Negara!
Pajak Perhiasan Ilegal, Partai X: Tegas Tapi Jangan Bikin UMKM Tersingkir!
Sinergitas Pusat-Daerah, Partai X: Jangan Hanya di Spanduk, Tapi Nyata di Pelayanan Publik!

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika masyarakat dibiarkan dibanjiri disinformasi, maka negara gagal melindungi warganya dari manipulasi, gagal melayani kebutuhan atas informasi yang benar, dan abai mengatur ruang digital yang kini menentukan arah opini publik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh disalahgunakan untuk melegitimasi kebohongan sistematis.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Maraknya disinformasi dan clickbait berdampak luas:

  • meningkatnya kebingungan publik,
  • polarisasi sosial dan pemerintahan,
  • rusaknya reputasi individu dan institusi,
  • menurunnya kepercayaan pada media dan pemerintah,
  • melemahnya kualitas pengambilan keputusan warga.

Ruang publik digital pun berubah dari arena dialog menjadi ladang manipulasi.

Solusi: Menempatkan Fakta Kembali di Pusat

Prayogi R. Saputra mengusulkan beberapa langkah strategis:

1. Regulasi tegas terhadap disinformasi terorganisir

Negara harus membedakan antara kritik sah dan produksi kebohongan sistematis.

2. Transparansi konten berbayar dan pemerintahan

Semua konten sponsor dan kampanye digital wajib diberi label jelas.

3. Tanggung jawab platform

Algoritma perlu diaudit dan diarahkan untuk tidak memprioritaskan konten menyesatkan.

4. Literasi digital nasional

Pendidikan publik agar mampu memverifikasi sumber dan mengenali manipulasi informasi.

5. Penguatan jurnalisme independen

Media berbasis fakta harus dilindungi secara ekonomi dan hukum sebagai rujukan publik.

Penutup

Selama klik lebih dihargai daripada kebenaran, dan disinformasi media sosial terus dibiarkan tumbuh, masyarakat akan hidup dalam kabut informasi. Demokrasi pun kehilangan fondasi utamanya: warga yang sadar, kritis, dan terinformasi.

Negara, menurut Prayogi R. Saputra, harus kembali pada mandat dasarnya: melindungi rakyat dari manipulasi digital, melayani publik dengan kebenaran, dan mengatur ruang informasi agar tidak dikuasai oleh kebohongan yang dibungkus viralitas.

.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Media Arus Utama Terjebak dalam Krisis Media Nasional
Next Article Pengacara Nadiem Jadi Saksi, Penegakan Hukum Harus Bebas Intervensi!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Dari Kotak Suara ke Ruang Rapat: Demokrasi Dipersempit oleh Penguasa

December 23, 2025
Pendidikan

Istana Respon Soal Gibran Dicopot, Partai X Ingatkan Rakyat Bukan Lagi Mau Drama Klarifikasi

April 28, 2025
Pemerintah

Kontrol Narasi Menguat, Ruang Publik Semakin Mengecil

December 16, 2025
Pemerintah

Pengendalian Narasi Nasional: Ketika Kebenaran Diatur Regulasi

December 17, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.