By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 4 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Publik Sulit Percaya di Tengah Media Bayaran Pemerintah
Pemerintah

Publik Sulit Percaya di Tengah Media Bayaran Pemerintah

Diajeng Maharani
Last updated: January 15, 2026 12:47 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Kepercayaan masyarakat terhadap informasi publik terus menurun seiring meluasnya praktik media bayaran pemerintah yang menempatkan kontrak komunikasi di atas independensi jurnalistik. Dalam situasi ini, publik semakin sulit membedakan mana berita yang lahir dari kerja verifikasi, dan mana yang merupakan hasil pesanan kekuasaan yang dikemas sebagai fakta.

Di ruang media arus utama dan digital, pola pemberitaan yang seragam dan cenderung memuji kebijakan negara menimbulkan kecurigaan luas. Banyak warga menilai informasi yang mereka terima:

  • Terlalu positif dan tidak proporsional
  • Minim kritik dan evaluasi kebijakan
  • Menghindari isu sensitif yang menyentuh pejabat
  • Lebih mirip promosi daripada laporan jurnalistik

Akibatnya, publik mulai menjaga jarak dari media, bahkan meragukan berita yang benar sekalipun.

Ketika Media Berubah Menjadi Perpanjangan Humas Kekuasaan

Ketergantungan media pada dana pemerintah melalui advertorial, kerja sama publikasi, dan kontrak komunikasi menciptakan konflik kepentingan serius. Dalam kondisi ini:

  • Redaksi enggan menerbitkan liputan kritis
  • Jurnalis menghadapi tekanan halus untuk “menyesuaikan nada”
  • Kepentingan publik dikalahkan oleh kepentingan relasi bisnis

Media tidak lagi sepenuhnya berfungsi sebagai pengawas kekuasaan, melainkan sebagai pengelola citra negara.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Tidak Boleh Merusak Kepercayaan Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa krisis kepercayaan ini adalah peringatan serius bagi negara.

You Might Also Like

Program Sosial Banyak, Tapi Mengapa Rakyat Tetap Susah?
Pancasila Harus Menjadi Jalan Hidup, Bukan Sekadar Tema Pidato
SPBU Swasta Wajib Beli Pertamina, Negara Harus Tegakkan Kedaulatan Energi
8 Catatan DPR Soal UU Saksi, Partai X: Lindungi Rakyat, Bukan Hanya Aturan!

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika negara justru membiarkan media dibeli dengan anggaran publik, maka negara sedang merusak kepercayaan yang menjadi fondasi hubungan dengan rakyat,” ujar Rinto.

Ia menambahkan:

“Melindungi rakyat berarti melindungi hak mereka atas informasi yang jujur. Melayani rakyat berarti menyampaikan kenyataan, bukan hanya keberhasilan. Mengatur rakyat tidak boleh dilakukan dengan membentuk persepsi secara terselubung.”

Menurutnya, negara yang sehat tidak takut pada kritik dan tidak membutuhkan pujian berbayar.

Dampak Sosial dan Pemerintahan yang Mengkhawatirkan

Menurunnya kepercayaan terhadap media membawa konsekuensi luas:

  • Meningkatnya apatisme kekuasaan
  • Mudahnya masyarakat terpengaruh disinformasi
  • Polarisasi berbasis kecurigaan
  • Melemahnya partisipasi publik dalam pengawasan kebijakan
  • Turunnya legitimasi institusi negara

Ketika rakyat tidak lagi percaya pada informasi resmi, jarak antara negara dan masyarakat semakin melebar.

Solusi: Memulihkan Kepercayaan dan Integritas Informasi

Rinto Setiyawan mendorong langkah konkret untuk menghentikan krisis kepercayaan ini:

1. Transparansi penuh kontrak media pemerintah

Semua kerja sama publikasi wajib diumumkan ke publik.

2. Pemisahan tegas antara iklan negara dan berita

Konten berbayar harus diberi label jelas dan tidak boleh menyerupai produk jurnalistik.

3. Perlindungan terhadap jurnalisme independen

Negara wajib menjamin kebebasan liputan tanpa tekanan ekonomi maupun pemerintahan.

4. Penguatan peran Dewan Pers

Untuk menindak media yang melanggar kode etik dan menyamarkan propaganda sebagai berita.

5. Literasi media nasional

Agar masyarakat mampu mengenali framing, konflik kepentingan, dan manipulasi informasi.

Kepercayaan publik adalah modal utama negara demokratis. Ketika media bayaran pemerintah tumbuh tanpa kendali, yang runtuh bukan hanya reputasi pers, tetapi juga keyakinan rakyat bahwa negara bekerja untuk mereka.

Seperti ditegaskan Rinto Setiyawan, negara yang kuat tidak dibangun dari pujian yang dibeli, melainkan dari kejujuran yang berani diuji oleh kritik rakyatnya sendiri.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Prabowo Gelontorkan Rp805 T untuk Program Prioritas, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
Next Article Viral Tanpa Solusi: Jejak Konten Kreator Bayaran

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Pemilihan Kapolri Dipilih Presiden, Proper Test Harus Transparan!

December 12, 2025
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan uji materi terhadap Pasal 22 dan Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang Partai Politik
Pemerintah

MK Tolak Gugatan Ketua Parpol, Partai X: Keadilan Harus Ditegakkan!

November 28, 2025
Dubes Harus Paham Arti Hubungan, Partai X: Di Luar Negeri Paham Krisis, Tapi Dalam Negeri Abai Penderitaan!
Internasional

Dubes Harus Paham Arti Hubungan, Partai X: Di Luar Negeri Paham Krisis, Tapi Dalam Negeri Abai Penderitaan!

July 3, 2025
Pemerintah

Pelaksana Gagasan Cak Nun: Kesungguhan dan Konsistensi Jadi Kunci

July 31, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.