By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 15 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ruang Publik Terkikis oleh Konten Kreator Bayaran
Pemerintah

Ruang Publik Terkikis oleh Konten Kreator Bayaran

Diajeng Maharani
Last updated: January 14, 2026 1:50 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Arus informasi digital hari ini semakin dipenuhi oleh praktik konten kreator bayaran yang menyusup ke ruang percakapan warga. Konten yang dikemas ringan, emosional, dan mudah dibagikan sering kali bukan lahir dari kegelisahan publik, melainkan dari kontrak pemerintahan dan ekonomi yang tersembunyi. Akibatnya, ruang publik yang seharusnya menjadi tempat pertukaran gagasan bebas perlahan berubah menjadi etalase pesan pesanan.

Media sosial awalnya membuka peluang bagi siapa pun untuk bersuara. Namun dalam perkembangannya, popularitas berubah menjadi komoditas.

Banyak kreator direkrut untuk:

  • Mempromosikan kebijakan tertentu
  • Menghaluskan citra pejabat
  • Menyerang kritik dan oposisi
  • Menggeser perhatian dari isu substansial

Semua dilakukan dengan format hiburan yang sulit dibedakan dari pendapat pribadi.

Ruang Publik yang Menyempit

Masifnya konten berbayar menciptakan distorsi serius:

  • Percakapan publik menjadi seragam
  • Kritik organik tenggelam
  • Isu struktural tergantikan drama viral
  • Rasionalitas dikalahkan emosi

Ruang publik tidak lagi netral, melainkan dikurasi oleh kepentingan pemodal.

You Might Also Like

PDIP Bicara Evaluasi Menteri, Partai X: Rakyat Butuh Hasil, Bukan Sekadar Rotasi!
Jika Rakyat Tidak Lagi Memilih, Untuk Siapa Negara Ini Ada?
Devisa Negara Melayang, Partai X: Impor BBM Bukan Solusi, Tapi Beban!
Jaksa Sebut Gagalnya Chromebook Nadiem, Pendidikan Harus Fokus pada Kualitas!

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Tidak Boleh Membiarkan Manipulasi

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menilai fenomena ini sebagai bentuk baru pelemahan demokrasi.

“Negara punya tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika ruang digital dipenuhi konten bayaran yang memanipulasi persepsi, maka negara gagal menjalankan fungsi perlindungannya,” ujarnya.

Menurut Prayogi, melayani rakyat berarti memastikan akses pada informasi yang jujur, bukan narasi pesanan.

“Mengatur rakyat juga bukan dengan rekayasa opini, tapi dengan kebijakan yang transparan dan bisa diuji publik,” tambahnya.

Ia menyoroti dua persoalan mendasar:

  1. Belum adanya aturan tegas tentang konten berbayar di platform digital
  2. Ketergantungan pejabat pada pencitraan instan dibanding dialog substantif dengan rakyat

Kondisi ini membuat konten kreator bayaran tumbuh tanpa kontrol.

Jika dibiarkan, praktik ini dapat:

  • Menggerus kepercayaan publik
  • Mengaburkan kehendak rakyat yang sejati
  • Mempersempit ruang kritik
  • Menjadikan demokrasi sekadar formalitas prosedural

Solusi: Mengembalikan Ruang Publik ke Tangan Warga

Partai X melalui X Institute mendorong beberapa langkah strategis:

1. Transparansi konten berbayar

2. Audit belanja komunikasi negara

3. Regulasi platform digital

4. Literasi digital kritis

5. Perlindungan terhadap kreator independen

Ketika ruang publik dikapitalisasi melalui konten kreator bayaran, demokrasi kehilangan salah satu fondasinya: percakapan yang jujur dan setara.

Sebagaimana diingatkan Prayogi R. Saputra, negara harus kembali pada mandat dasarnya melindungi rakyat dari manipulasi, melayani dengan kebenaran, dan mengatur tanpa merekayasa kesadaran publik. Jika tidak, yang tersisa hanyalah keramaian digital tanpa kebebasan berpikir yang nyata.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekolah Negarawan Tekankan Pemahaman “Negara Salah Desain” dalam Diskusi FISIP UPNVJ–Aktual.com Sekolah Negarawan Tekankan Pemahaman “Negara Salah Desain” dalam Diskusi FISIP UPNVJ–Aktual.com
Next Article Menguji Kecepatan KPK dan Kejagung dalam Membongkar Korupsi Sistemik Pajak

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Kriminal

KPAI Sebut Kekerasan Anak Baru Puncak Gunung Es, Partai X: Regulasi Lemah, Anak Terus Jadi Korban Tayangan Brutal!

May 28, 2025
Pemerintah

Demokrasi yang Berfungsi: Ketika Kekuasaan Negara Harus Tetap Terbatas

December 11, 2025
Kisah Kholila, seorang pengamen perempuan asal Kelurahan Lumpur, Gresik, Jawa Timur, menjadi viral. Ia meminta bantuan publik
Sosial

Pengamen Gresik Tak Pernah Dapat Bansos, Partai X: Kamera Datang, Bansos Tiba Kalau Tidak Viral Rakyat Terlupa!

July 7, 2025
Pemerintah

Ustad Rosidin: Krisis Iman Kepemimpinan, Saatnya Dewan Negara Jadi Penunjuk Moral Bangsa

September 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.