By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 14 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Media Bayaran Indonesia di Tengah Demokrasi yang Rapuh
Pemerintah

Media Bayaran Indonesia di Tengah Demokrasi yang Rapuh

Diajeng Maharani
Last updated: January 13, 2026 1:27 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Fenomena media bayaran Indonesia semakin menonjol di tengah kondisi demokrasi yang kian rapuh. Ketergantungan banyak perusahaan pers pada anggaran publikasi pemerintah dan kepentingan telah menggeser peran media dari pengawas kekuasaan menjadi bagian dari mesin pencitraan. Dalam situasi ini, kebebasan pers tetap tercantum dalam konstitusi, tetapi praktiknya tergerus oleh relasi transaksional yang membungkam kritik.

Dari Pilar Demokrasi Menjadi Alat Kekuasaan

Media seharusnya menjadi pilar keempat demokrasi yang menjaga keseimbangan kekuasaan. Namun ketika ruang redaksi bergantung pada kontrak iklan negara atau sponsor kekuasaan, independensi berubah menjadi kompromi. Pemberitaan kritis dikurangi, isu sensitif dihindari, dan narasi keberhasilan pemerintah diperbanyak, meski realitas di lapangan sering bertolak belakang.

Krisis Kepercayaan Publik

Perubahan orientasi media berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat. Publik semakin sulit membedakan antara jurnalisme dan propaganda. Ketika media arus utama dianggap tidak lagi netral, warga beralih ke media sosial dan sumber alternatif yang belum tentu terverifikasi. Demokrasi pun kehilangan salah satu instrumen utamanya: informasi yang jujur dan berimbang.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Tidak Boleh Membeli Kesunyian Pers

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai bahwa praktik media bayaran merupakan gejala serius kemunduran demokrasi.

“Tugas negara itu hanya tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Kalau negara justru membiayai media untuk meredam kritik, maka negara gagal melindungi hak rakyat atas informasi yang benar,” tegas Rinto.

Ia menambahkan bahwa pers yang bebas dan kritis bukan ancaman bagi negara, melainkan syarat agar pemerintahan tetap berada di jalur yang benar.

You Might Also Like

BSU Disalurkan Lewat Bank, Partai X: Uangnya Cair, Tapi Upah Layak Tetap Ditinggalkan!
Kolaborasi Kuliner Desa Kreatif? Partai X: Rakyat Harus Jadi Pelaku Utama, Bukan Penonton!
Partai X Apresiasi Peran 50 Duta Demokrasi Kota Yogyakarta, Tapi Soroti Efektivitas Fungsi Mereka
Aktivis Diintimidasi Pasca Demo, Partai X: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Akar Masalah: Ketergantungan Ekonomi Media dan Etika Kekuasaan

Menurut Rinto, persoalan tidak hanya terletak pada lemahnya industri media, tetapi juga pada etika kekuasaan yang memandang kritik sebagai gangguan, bukan sebagai koreksi. Ketika anggaran publik digunakan untuk mengamankan citra, demokrasi berubah menjadi prosedur kosong tanpa pengawasan substantif.

Solusi: Memulihkan Independensi Pers dan Kesehatan Demokrasi

Sebagai langkah perbaikan, Partai X mendorong sejumlah solusi berikut:

  1. Reformasi Anggaran Publikasi Pemerintah
    Kerja sama media harus transparan, berbasis kepentingan informasi publik, dan tidak mengikat isi pemberitaan.
  2. Perlindungan Hukum terhadap Independensi Redaksi
    Negara wajib memastikan tidak ada tekanan kekuasaan atau ekonomi terhadap jurnalis dan redaksi.
  3. Penguatan Ekosistem Media Independen
    Dukungan bagi media komunitas, nirlaba, dan jurnalisme investigatif perlu diperluas agar tidak tergantung pada kekuasaan.
  4. Literasi Media bagi Publik
    Masyarakat perlu dibekali kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terjebak propaganda.

Media bayaran Indonesia adalah cermin rapuhnya demokrasi hari ini. Selama pers dapat dibeli dan kritik dapat dibungkam dengan anggaran, kedaulatan rakyat akan terus melemah. Negara harus kembali pada mandat dasarnya melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan menjamin kebebasan pers yang sejati sebagai fondasi demokrasi yang sehat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Erosi Pilar Keempat: Ketika Media Tak Lagi Mengawasi
Next Article Media Bayaran Indonesia dan Publik yang Dikendalikan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Berita Terkini

Operasi Ketupat Digelar, Partai X: Keamanan Harus Nyata, Bukan Cuma Parade Seragam!

March 20, 2025
PDIP Baru Kawal Putusan Sekolah Gratis, Partai X: Kalau Tak Diputuskan MK, Mungkin Masih Diam di Kursi!
Pendidikan

PDIP Baru Kawal Putusan Sekolah Gratis, Partai X: Kalau Tak Diputuskan MK, Mungkin Masih Diam di Kursi!

July 2, 2025
Pemerintah

Indonesia Tak Bisa Berdiri Sendiri? Partai X: Karena Pemimpinnya Masih Bertumpu pada Kekuasaan!

May 20, 2025
Ekonomi

Update Uang Rp200 T, Partai X: Bank BUMN Dapat Keuntungan, Rakyat?

November 4, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.