By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 20 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Banjir dan Tanah Longsor: Pembangunan “Sukses” Negara Indonesia Katanya
Pemerintah

Banjir dan Tanah Longsor: Pembangunan “Sukses” Negara Indonesia Katanya

Diajeng Maharani
Last updated: January 5, 2026 1:18 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Pembangunan negara terus dipromosikan sebagai bukti keberhasilan dan kemajuan. Jalan dibuka, kawasan industri diperluas, proyek infrastruktur dikebut. Namun, di saat yang sama, banjir dan tanah longsor kembali berulang di berbagai wilayah Indonesia. Permukiman terendam, akses terputus, korban berjatuhan. Ironisnya, bencana ini justru hadir di tengah klaim bahwa pembangunan berjalan di jalur yang benar. Kemajuan diumumkan, tetapi keselamatan rakyat dipertaruhkan.

Dalam beberapa waktu terakhir, banjir besar dan longsor terjadi di wilayah yang mengalami alih fungsi lahan masif. Kawasan hulu gundul, daerah resapan menyempit, dan tata ruang diubah untuk kepentingan proyek dan investasi. Ketika hujan datang, air tak lagi punya tempat kembali ke tanah, dan lereng tak lagi kuat menahan beban. ,Bencana ini bukan kejutan, melainkan konsekuensi yang berulang.

Alam Dipaksa Menyesuaikan Target Pembangunan

Alih-alih menyesuaikan pembangunan dengan daya dukung lingkungan, alam justru dipaksa mengikuti target ekonomi. Hutan ditebang, bukit diratakan, sungai diluruskan, semua atas nama efisiensi dan percepatan. Ketika alam bereaksi melalui banjir dan longsor, negara kerap menyebutnya sebagai bencana alam semata, seolah tidak ada kaitan dengan kebijakan yang diambil. Pembangunan dipuji, alam disalahkan.

Setiap bencana selalu diikuti dengan bantuan darurat dan janji evaluasi. Namun setelah air surut dan lumpur mengering, pola yang sama kembali terulang. Warga yang kehilangan rumah, lahan, dan mata pencaharian harus memulai dari nol, sementara proyek pembangunan tetap berjalan tanpa koreksi berarti. Korban dicatat sebagai angka, bukan sebagai peringatan kebijakan.

Narasi Sukses yang Menutup Kegagalan Struktural

Narasi “pembangunan sukses” sering menutup kegagalan dalam tata kelola lingkungan dan ruang. Keberhasilan diukur dari panjang jalan dan nilai investasi, bukan dari berkurangnya risiko bencana. Selama ukuran sukses tidak memasukkan keselamatan rakyat dan keberlanjutan alam, bencana akan terus menjadi bagian dari harga yang dianggap wajar.

Ini bukan kemajuan, melainkan pengulangan kesalahan.

You Might Also Like

MA Dapat Navigator Baru, Partai X: Jangan Cuma Ganti Sopir Kalau Peta Hukumnya Masih Ngawur!
Perkuat MBG, Presiden Alihkan Dana Desa! Partai X: Langkah Berani atau Risiko Besar?
KPK Keluarkan SE Internal, Partai X: Bukan Surat Edaran yang Dibutuhkan, Tapi Nyali Hukum!
Ketimpangan Demokrasi: Krisis Kedaulatan Rakyat yang Membentuk Struktur Negara Ini

Solusi: Menghentikan Pembangunan yang Mengabaikan Daya Dukung Alam

Negara harus berhenti menyebut pembangunan sebagai sukses ketika ia menghasilkan bencana berulang. Evaluasi menyeluruh terhadap proyek yang berdampak ekologis wajib dilakukan secara terbuka. Penegakan hukum lingkungan harus diperkuat tanpa kompromi, terutama terhadap pelanggaran tata ruang dan perusakan kawasan lindung. Pembangunan harus diselaraskan dengan daya dukung alam, bukan sebaliknya, serta melibatkan masyarakat terdampak sejak tahap perencanaan. Keberhasilan negara seharusnya diukur dari berkurangnya risiko bencana dan meningkatnya rasa aman rakyat, bukan sekadar dari laju proyek dan angka pertumbuhan.

Selama pembangunan terus dipaksakan tanpa koreksi, banjir dan longsor akan tetap menjadi ironi paling nyata dari klaim “sukses” pembangunan negara.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pajak Regresif dan Beban Sosial bagi Rakyat
Next Article Ketua DPRD Soppeng Aniaya Kabid, Tidak Ada Toleransi Kekerasan Pejabat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Media Bayaran Pemerintah dan Distorsi Informasi Publik

January 15, 2026
Seputar Pajak

Rakyat Dipajaki Tanpa Perhatian pada Kondisi Ekonomi Mereka

February 18, 2026
Pemerintah

KPK Panggil VP Legal, Partai X: Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Kekuasaan!

October 7, 2025
Pemerintah

Batas Kekuasaan Kabur: Ketika Penguasa Tidak Lagi Terbatas dalam Melaksanakan Kewenangan

March 13, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.