By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 17 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Krisis Kesejahteraan: Bencana Datang dari Kebijakan yang Salah Arah
Pemerintah

Krisis Kesejahteraan: Bencana Datang dari Kebijakan yang Salah Arah

Diajeng Maharani
Last updated: January 2, 2026 10:19 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis kesejahteraan di Indonesia semakin terasa ketika bencana sosial dan ekonomi datang silih berganti, bukan semata akibat faktor alam atau gejolak global, melainkan dipicu oleh kebijakan publik yang salah arah. Di tengah klaim stabilitas ekonomi dan pertumbuhan nasional, jutaan rakyat justru menghadapi PHK massal, harga kebutuhan pokok yang melonjak, serta perlindungan sosial yang semakin menipis. Ketimpangan antara narasi negara dan realitas rakyat kian menganga.

Dalam beberapa bulan terakhir, publik disuguhi kabar penutupan pabrik, relokasi industri, dan gelombang PHK di sektor manufaktur, tekstil, hingga teknologi. Di saat yang sama, kebijakan pengupahan dinilai belum mampu mengejar kenaikan biaya hidup. Kenaikan UMP diumumkan, tetapi inflasi pangan, biaya pendidikan, dan kesehatan melaju lebih cepat. Bagi buruh dan kelas menengah bawah, ini bukan sekadar angka melainkan soal bertahan hidup.

Bencana Ekonomi sebagai Produk Kebijakan

Alih-alih memperkuat jaring pengaman sosial, sejumlah kebijakan justru memberi ruang lebih besar pada fleksibilitas tenaga kerja tanpa keseimbangan perlindungan. Regulasi yang memudahkan investasi sering kali tidak dibarengi pengawasan ketenagakerjaan yang ketat. Akibatnya, risiko ekonomi dipindahkan ke pundak rakyat, sementara keuntungan dinikmati segelintir pihak.

Bencana kesejahteraan ini bukan kejadian alamiah, tetapi hasil dari pilihan pemerintahan dan ekonomi.

Bencana Ekologi Memperparah Krisis Sosial

Di banyak daerah, kebijakan eksploitasi sumber daya alam juga berkontribusi pada krisis kesejahteraan. Banjir, longsor, dan krisis air bersih akibat alih fungsi lahan menghantam masyarakat kecil—petani, nelayan, dan warga desa—yang bergantung langsung pada lingkungan. Ketika ruang hidup rusak, penghasilan hilang, dan biaya hidup meningkat, rakyat kembali menjadi korban berlapis.

Negara hadir saat proyek berjalan, tetapi absen saat rakyat menanggung akibatnya.

You Might Also Like

ID Liputan Dicabut, Partai X: Kebebasan Pers Harus Lindungi Suara Rakyat!
Surat Ketetapan Pajak dan Surat Tagihan Pajak Wajib Disampaikan
Demokrasi Hanya Mimpi: Rakyat Hanya Menjadi Penonton dalam Proses Pemilihan Umum
Wartawan Suara Rakyat, Partai X: Pers Merdeka Tanda Negara Sehat!

Ketimpangan Arah Kebijakan Negara

Masalah mendasarnya terletak pada orientasi kebijakan yang terlalu fokus pada pertumbuhan makro dan stabilitas angka, namun mengabaikan distribusi kesejahteraan. Selama keberhasilan diukur dari investasi dan proyek fisik semata, krisis kesejahteraan akan terus berulang, dengan bencana sosial sebagai gejala permanennya.

Pembangunan tanpa kesejahteraan hanyalah kemajuan semu.

Solusi: Mengembalikan Arah Kebijakan pada Rakyat

Pemerintah harus melakukan koreksi arah kebijakan secara mendasar dengan menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama, bukan efek samping. Perlindungan tenaga kerja perlu diperkuat melalui regulasi yang adil dan pengawasan ketat. Kebijakan pengupahan harus berbasis kebutuhan hidup layak, bukan sekadar kompromi pejabat. Program perlindungan sosial harus diperluas dan tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan terdampak PHK dan bencana ekologis. Di sisi lain, setiap kebijakan ekonomi dan lingkungan wajib diuji dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat, bukan hanya terhadap pertumbuhan angka statistik.

Tanpa keberanian mengubah arah kebijakan, krisis kesejahteraan akan terus menjadi bencana yang diciptakan oleh negara sendiri.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Jaksa Dijatuhi Sanksi, Korupsi Harus Dibersihkan dari Aparatur Negara!
Next Article Krisis Kesejahteraan: Ruang Hidup Dipersempit Demi Pertumbuhan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Ekonomi

58% Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Pemberdayaan Harus Tepat Sasaran!

February 16, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pendidikan

Sekolah Garuda Perluas Kesempatan, Partai X: Jangan Cuma Sekolah, Tapi Kesejahteraan!

October 8, 2025
EkonomiSeputar Pajak

Pajak Mencekik Ekonomi: Ketika Rakyat yang Bekerja Keras Harus Membayar Untuk Kesenangan Korporasi

February 16, 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami dugaan keterlibatan pejabat Kementerian Agama dalam kasus kuota haji tahun 2023–2024.
Pemerintah

KPK Gali Pejabat Kemenag Kuota Haji, Partai X: Haji Jangan Dijadikan Proyek!

September 11, 2025
Teknologi

Kepercayaan Publik Tergerus Akibat Disinformasi Media Sosial

January 19, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.