By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 1 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Indonesia Krisis: Produktivitas Dijunjung, Kesejahteraan Ditinggalkan
Pemerintah

Indonesia Krisis: Produktivitas Dijunjung, Kesejahteraan Ditinggalkan

Diajeng Maharani
Last updated: December 31, 2025 1:13 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Indonesia krisis meski pidato resmi dan laporan ekonomi kerap menonjolkan peningkatan produktivitas dan daya saing. Di berbagai sektor industri, jasa, hingga ekonomi digital pekerja dituntut bekerja lebih cepat, lebih lama, dan lebih fleksibel. Namun, peningkatan produktivitas itu tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan. Upah stagnan, keamanan kerja melemah, dan biaya hidup terus naik, meninggalkan jurang yang makin lebar antara kinerja dan imbalan. 

Produktivitas diagungkan, tetapi manusia di baliknya diabaikan.Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah dan pelaku usaha terus mendorong efisiensi dan kinerja sebagai jawaban atas tekanan ekonomi global. Namun, dorongan ini sering tidak diiringi penguatan perlindungan tenaga kerja. Jam kerja fleksibel tanpa kepastian, kontrak jangka pendek yang diperpanjang terus-menerus, serta beban target yang meningkat menjadi wajah sehari-hari pekerja. Negara hadir mendorong hasil, tetapi absen memastikan keadilan.

Pertumbuhan yang Tidak Menetes ke Bawah

Narasi pertumbuhan ekonomi dan produktivitas nasional belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat pekerja. Banyak perusahaan mencatat kinerja membaik, sementara buruh tetap hidup dalam ketidakpastian. Ketika keuntungan tidak dibagi secara adil, produktivitas berubah menjadi alat pemerasan yang dilegalkan oleh situasi krisis. Yang tumbuh adalah angka, bukan kualitas hidup.

Arah kebijakan ketenagakerjaan belakangan ini lebih menekankan fleksibilitas pasar kerja demi menarik investasi. Sayangnya, fleksibilitas ini sering diterjemahkan sebagai kelonggaran bagi perusahaan dan pembatasan bagi pekerja. Dalam situasi seperti ini, buruh dipaksa terus produktif tanpa jaminan kesejahteraan yang sepadan. Produktivitas akhirnya menjadi kewajiban sepihak, bukan kesepakatan yang adil.

Dampak Sosial yang Mulai Terlihat

Tekanan produktivitas tanpa kesejahteraan memicu kelelahan kolektif. Stres kerja meningkat, daya beli melemah, dan ketahanan keluarga pekerja tergerus. Jika dibiarkan, kondisi ini bukan hanya mengancam buruh, tetapi juga stabilitas sosial dan ekonomi jangka panjang. Negara berisiko menuai krisis yang lebih dalam dari sekadar perlambatan ekonomi.

Solusi: Produktivitas Harus Sejalan dengan Kesejahteraan

Pemerintah perlu mengoreksi arah kebijakan dengan memastikan bahwa peningkatan produktivitas diikuti peningkatan kesejahteraan pekerja. Upah layak harus menjadi bagian dari strategi produktivitas nasional, bukan variabel yang ditekan. Perlindungan kerja dan kepastian status harus diperkuat agar produktivitas tidak dibangun di atas ketidakpastian. Selain itu, dialog yang setara antara negara, pengusaha, dan pekerja perlu dijadikan dasar pengambilan kebijakan, bukan sekadar formalitas.

You Might Also Like

MPR Penguatan APH, Partai X: Perlindungan Rakyat, Bukan Pejabat!
Jaksa Ungkap Siasat Nadiem Makarim Mundur, Pengelolaan Perusahaan Harus Transparan!
Asosiasi Mantan Pramuka Diusulkan, Partai X: Rakyat Butuh Pangan, Bukan Perkumpulan Nostalgia!
Diplomat Meninggal, DPR Minta Diusut, Partai X: Kalau Bukan Pejabat, Apakah Polisi Akan Sepeduli Ini?

Indonesia tidak akan keluar dari krisis jika produktivitas terus dijunjung tinggi sementara kesejahteraan ditinggalkan. Keadilan bagi pekerja bukan penghambat pertumbuhan, melainkan fondasi bagi ekonomi yang berkelanjutan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Hukum untuk Pejabat Dijual Murah, Keadilan Rakyat yang Mahal sebagai Potret Buram Negara Hukum
Next Article Krisis Keadilan: Pemerintah Menggusur atas Nama Kemajuan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Pelaksana Gagasan Cak Nun: Kesungguhan dan Konsistensi Jadi Kunci

July 31, 2025
Pemerintah

Kasus Lahan Transmigrasi, Partai X: Jangan Cuma Janji, Harus Segera Tuntas!

November 22, 2025
Pendidikan

Kurikulum Mau Disesuaikan Lagi, Partai X: Masalahnya Bukan di Siswa, Tapi di Lapangan Kerja yang Tak Ada!

May 15, 2025
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan keprihatinannya terhadap pasal-pasal dalam RUU KUHAP yang sedang dibahas DPR RI.
Pemerintah

RUU KUHAP Lemahkan Penyadapan, Partai X: Kalau Koruptor Bisa Dengar Duluan, Namanya Bukan Penegakan Hukum!

July 16, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.