By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 28 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > RUU Pidana Mati, Partai X: Perlindungan HAM Harus Lebih dari Teks!
Pemerintah

RUU Pidana Mati, Partai X: Perlindungan HAM Harus Lebih dari Teks!

Diajeng Maharini
Last updated: October 9, 2025 2:11 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati disusun untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia (HAM) bagi terpidana mati.

“Prinsip HAM ini berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,” ujar Eddy dalam uji publik RUU tersebut.

Eddy menjelaskan, RUU itu akan menggantikan Penetapan Presiden Nomor 2 Tahun 1964 tentang tata cara pelaksanaan pidana mati. Pemerintah menilai pembaruan diperlukan agar pelaksanaan hukuman mati sejalan dengan prinsip kemanusiaan dan peradaban modern.

Kebaruan RUU: Hak dan Syarat Pelaksanaan yang Lebih Manusiawi

Dalam RUU tersebut, pemerintah mengatur hak-hak baru bagi narapidana mati, antara lain hak atas hunian layak, komunikasi dengan keluarga, serta kebebasan dari alat pengekangan berlebihan.

RUU juga mengatur syarat pelaksanaan pidana mati yang lebih ketat, terpidana harus melewati masa percobaan, menolak diperbaiki, serta telah mengajukan dan ditolak grasinya.

Selain itu, pemerintah membuka opsi metode eksekusi lain, seperti injeksi dan kursi listrik, menggantikan tembak mati. “Secara ilmiah, kami pertimbangkan cara paling cepat dan minim penderitaan,” ujar Eddy.

You Might Also Like

Kementerian Perindustrian Tanggapi Transaksi Mencurigakan, Penegakan Hukum Harus Transparan!
KPK Dalami Fee Dana Hibah Jatim: Partai X Minta Bongkar Jaringan Penguasa
Kasus THR Buruh Hanya Rp 50 Juta, Kemenaker Perlu Lindungi Rakyat
Korporasi Global Menguasai: Dari Pengendalian Pasar ke Dominasi Kebijakan Negara

Partai X: HAM Tak Boleh Hanya Jadi Paragraf dalam Undang-Undang

Menanggapi hal ini, Anggota Majelis Tinggi Partai X Rinto Setiyawan menegaskan bahwa perlindungan HAM tidak boleh berhenti di atas kertas.

“Negara punya tiga tugas utama melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. RUU ini baru memenuhi satu mengatur,” tegas Rinto.

Ia menilai, semangat perlindungan HAM harus diterjemahkan dalam praktik hukum yang adil, transparan, dan bebas dari intervensi kekuasaan.

“Jangan sampai RUU ini hanya jadi simbol moral, tapi pelaksanaan di lapangan tetap keras dan tak manusiawi,” ujarnya.

Menurut Rinto, negara harus memastikan proses hukum tidak diskriminatif dan menghormati hak terdakwa sejak penyidikan hingga pelaksanaan pidana.

“HAM itu bukan hak orang yang benar saja, tapi hak setiap manusia, bahkan yang bersalah sekalipun,” tegasnya.

Prinsip Partai X: Keadilan, Kemanusiaan, dan Keseimbangan Hukum

Berdasarkan Prinsip Partai X setiap kebijakan hukum harus berpijak pada nilai keadilan substantif dan penghormatan terhadap martabat manusia. Partai X menilai, pelaksanaan pidana mati harus disertai akuntabilitas penuh, termasuk pengawasan publik dan audit hukum independen.

“Kalau negara ingin menegakkan keadilan, maka harus memastikan tidak ada satu nyawa pun dikorbankan akibat kesalahan sistem,” ujar Rinto.

Solusi Partai X: Reformasi Menyeluruh Penegakan Hukum

Partai X menawarkan empat langkah konkrit agar RUU ini tidak hanya menjadi teks moral, tetapi jaminan nyata perlindungan HAM:

  1. Audit keadilan kasus pidana mati. Semua kasus lama harus dievaluasi agar tidak ada vonis salah.
  2. Kewajiban pendampingan hukum manusiawi. Terpidana harus mendapat akses pengacara kompeten dan layanan psikologis.
  3. Pembentukan Komisi HAM Peradilan. Lembaga independen yang mengawasi setiap proses vonis hingga eksekusi.
  4. Penguatan pendidikan hukum berbasis kemanusiaan. Aparat penegak hukum wajib memahami prinsip HAM dan etika keadilan sosial.

Partai X menegaskan bahwa keadilan sejati tidak bisa ditegakkan dengan mengabaikan kemanusiaan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article KPK Soal Kasus Taspen, Partai X: Korupsi Dihukum, Rakyat Tetap Dirugikan!
Next Article Peneror Bom Sekolah Minta Tebusan, Partai X: Rakyat Tiap Hari Sudah Diteror Hidup Mahal!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Harga Beras Jepang Melonjak, Warga Butuh Perlindungan Pangan Terjangkau

May 25, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Seputar Pajak

Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Kebijakan Pajak Hanya Menguntungkan Segelintir Orang

February 16, 2026
Pemerintah

Percepatan ASN ke IKN: Partai X Ingatkan Arah Harus Berpihak ke Rakyat!

November 27, 2025
Bukan ganti orang. Bukan ganti jargon. Tapi perubahan struktural mengenai revolusi luar biasa dalam ketatanegaraan.
Pemerintah

Konstitusi Langit vs Panggung Kekuasaan: Tiga Wajah Tokoh terhadap Gagasan Revolusi Luar Biasa Cak Nun

July 20, 2025
Pemerintah

Ketika Keuntungan Mengalahkan Keadilan: Korporasi Global Menguasai Perekonomian Dunia

January 30, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.