By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 20 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Utang Pemerintah Melonjak, Pengelolaan Keuangan Harus Lebih Bijak!
Pemerintah

Utang Pemerintah Melonjak, Pengelolaan Keuangan Harus Lebih Bijak!

Diajeng Maharani
Last updated: February 19, 2026 12:37 pm
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Dalam sepuluh tahun terakhir, utang pemerintah Indonesia mengalami lonjakan signifikan, jauh lebih cepat dibandingkan dengan laju ekonomi. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, utang pemerintah meningkat drastis dari Rp3.515,7 triliun pada 2016 menjadi Rp9.637,9 triliun pada 2025. Artinya, utang pemerintah bertambah Rp6.122 triliun dalam kurun waktu satu dekade, atau meningkat sebesar 174%.

Sementara itu, belanja negara juga mengalami kenaikan sebesar 65% dalam periode yang sama. Dari Rp2.082 triliun pada 2016, belanja negara meningkat menjadi Rp3.451 triliun pada 2025. Namun, pertumbuhan utang ini tidak sebanding dengan pertumbuhan nilai Produk Domestik Bruto (PDB), yang hanya naik sekitar 92% selama periode yang sama.

Porsi Utang Terhadap Ekonomi yang Membesar

Peningkatan utang yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan PDB menciptakan beban pembiayaan yang lebih berat. Meskipun kapasitas ekonomi Indonesia bertambah, kecepatan pertumbuhannya tidak cukup untuk menutupi beban utang yang meningkat. Porsi utang terhadap ukuran ekonomi pun meningkat, yang artinya untuk menghasilkan tambahan output ekonomi, pemerintah harus menanggung beban yang lebih besar dalam bentuk pembiayaan.

Hal ini menunjukkan bahwa dorongan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagian besar masih datang dari sisi pembiayaan pemerintah, sementara kontribusi dari sektor swasta dan produktivitas domestik belum cukup kuat untuk mengurangi ketergantungan pada utang. Ini mengindikasikan ketidakseimbangan dalam perekonomian yang berpotensi menimbulkan masalah jangka panjang.

Risiko Utang yang Terlalu Cepat Melonjak

Laju utang yang semakin pesat dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi dapat menimbulkan beberapa risiko besar. Salah satunya adalah membengkaknya beban bunga utang. Ketika pokok utang meningkat, pembayaran bunga pun ikut naik, mengurangi ruang fiskal pemerintah untuk membiayai sektor-sektor produktif seperti pendidikan, kesehatan, dan subsidi sosial.

Selain itu, risiko lainnya adalah tergerusnya kepercayaan pasar. Investor akan mempertanyakan apakah negara memiliki kemampuan untuk menjaga fiskal yang berkelanjutan. Jika kepercayaan menurun, imbal hasil obligasi bisa melonjak, sementara mata uang dapat melemah, menyebabkan biaya pinjaman menjadi semakin mahal. Ini dapat menciptakan lingkaran tekanan yang memperburuk kondisi fiskal negara.

You Might Also Like

Ketum IWPI Sebut Pernyataan Sri Mulyani Keliru, Partai X: Zakat Itu Mengalir ke yang Membutuhkan, Pajak Justru Membebani Rakyat
Bima Arya Soal TKD, Partai X: Standar Pelayanan, Bukan Standar Janji!
Satgas PHK Dibentuk! Partai X: Titik Balik atau Gimik Pengalihan Gagalnya?
Pemerintah Rilis Kebijakan Anti Macet Mudik 2025! Partai X: Efektif atau Sekadar Formalitas?

Tugas Negara dalam Mengelola Keuangan yang Bijak

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam hal ini, pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara bijaksana untuk memastikan bahwa utang yang dikeluarkan benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang produktif dan mendukung pembangunan jangka panjang.

Prayogi menegaskan bahwa negara harus memastikan pengelolaan utang dilakukan dengan hati-hati agar tidak membebani generasi mendatang. Pembiayaan utang harus dialokasikan untuk proyek-proyek yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi ketergantungan pada utang di masa depan.

Prinsip Partai X dalam Pengelolaan Keuangan

Prinsip Partai X menekankan bahwa negara harus mengelola keuangan dengan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Pengelolaan utang negara harus diprioritaskan untuk mendukung sektor-sektor yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan rakyat secara langsung, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Negara harus mampu menjaga keseimbangan antara pembiayaan yang dibutuhkan untuk pembangunan dan beban utang yang dapat dikelola secara berkelanjutan.

Solusi dari Partai X untuk Pengelolaan Utang

Partai X mendorong reformasi pengelolaan utang dengan meningkatkan efisiensi dalam setiap penggunaan anggaran. Salah satu solusi yang diajukan adalah memperkuat sektor produktif domestik melalui kebijakan yang mendorong investasi swasta dan inovasi. Selain itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi yang lebih ketat terhadap proyek-proyek yang dibiayai utang. Serta memastikan bahwa setiap utang yang dikeluarkan benar-benar memiliki dampak jangka panjang yang positif bagi perekonomian.

Peningkatan utang pemerintah yang pesat dalam sepuluh tahun terakhir menimbulkan risiko besar bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara bijaksana dengan memperhatikan keseimbangan antara utang dan pertumbuhan ekonomi. Partai X mendorong pemerintah untuk lebih transparan dan efisien dalam mengelola utang. Serta memastikan bahwa setiap utang yang diambil digunakan untuk proyek-proyek yang memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rp 200 Miliar untuk SMA Garuda, Pendidikan Harus Berorientasi pada Kualitas!
Next Article Pajak Rakyat Semakin Meningkat, Semua Dipajaki Sementara Kekayaan Tak Merata!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Berita TerkiniPemerintah

Masa Depan Indonesia: Akankah Kita Tetap Bersatu?

August 11, 2025
Pemerintah

Tak Ada Pembangunan Proyek Tanpa Harga, Tapi Mengapa Rakyat yang Membayar?

December 15, 2025
Pemerintah

Penjajahan Modern Fiskal: Rakyat Membayar, Korporasi Berkendara

January 27, 2026
Pemerintah

Mendagri Minta Efisiensi, Partai X: Potong Dulu Belanja Meja, Baru Minta Rakyat Irit!

October 10, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.