By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 7 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Tahun 2026: Awal Harapan atau Awal Masalah?
Pemerintah

Tahun 2026: Awal Harapan atau Awal Masalah?

Diajeng Maharani
Last updated: January 6, 2026 10:05 am
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Banyak orang bilang, ‘Tahun baru, harapan baru’. Tapi jujur, kalau kita bedah data dan track record pemerintah sepanjang 2025, kalimat itu terdengar naif. Bahkan mustahil. Apakah 2026 akan jadi tahun pemulihan, atau justru tahun di mana kita makin terperosok ke dalam apa yang disebut kemunafikan pemerintah?

Contents
Krisis EkonomiKebebasan SipilAkar Masalah Indonesia

Saya mau ajak kalian melihat ini bukan pakai perasaan, tapi pakai pola (pattern). Karena dalam bisnis maupun negara, past behavior is the best predictor of future behavior.

Pola Pemerintah Indonesia

Kalau kita lihat 2025, banyak sekali kejadian yang semakin menunjukkan sisi gelap pemerintahan kita. Tahun dimana Rakyat dipaksa menerima ketidakadilan dan kemudian memaafkan dengan berat hati.

Pemerintah secara agresif mengesahkan regulasi yang mengubah wajah demokrasi kita menjadi kejahatan yang legal melalui peraturan yang mereka buat.

Ada tiga hal krusial yang akan menjadi krisis di tahun-tahun berikutnya. Mulai dari ekonomi, kebebasan sipil, hingga rusaknya alam kita.

You Might Also Like

Komisi X Minta Dana Lagi, Partai X: Jangan Ulangi Ritual Anggaran Tanpa Hasil!
Wartawan Suara Rakyat, Partai X: Pers Merdeka Tanda Negara Sehat!
Ketua DPRD Soppeng Aniaya Kabid, Tidak Ada Toleransi Kekerasan Pejabat
MPR Desak Tindak Tegas Ormas, Dukung Kepastian Usaha Asal Bukan Tebang Pilih

Krisis Ekonomi

Pertama, soal ekonomi. Kalian yang tadinya sandwich generation akan menjadi geprek generation. Dan yang geprek generation akan dihajar habis-habisan oleh pemerintah. Daya beli kelas menengah hancur karena inflasi pangan. Kalian dipaksa ‘makan tabungan tabungan sendiri’.

Nah, masuk ke 2026, apakah akan membaik karena UMP naik 6,5%?. Hati-hati. Kenaikan upah hanyalah penenang untuk masyarakat, bukan solusi akar masalah. Struktur ekonomi kita sekarang berbentuk ‘jam pasir’: yang kaya makin kaya karena insentif pajak, yang miskin makin banyak, dan kelas menengahnya hilang.

Di 2026, kita bakal melihat full effect dari kesalahan struktur tata negara selama ini. Usaha kecil yang gulung tikar di 2025 belum tentu bangkit. Jadi, bersiaplah menghadapi ekonomi biaya tinggi yang makin mencekik.

Kebebasan Sipil

Kedua, ini yang paling mengerikan. Di 2025, kita ribut soal Revisi UU Polri dan TNI. Polisi jadi ‘Superbody’ yang bisa memutus akses internet , dan TNI bisa masuk lagi ke jabatan sipil dan urus keamanan siber.

Artinya apa buat 2026? Tahun 2025 adalah tahun pembuatan ‘senjata’-nya. Tahun 2026 adalah tahun penggunaannya.

Jangan kaget kalau di 2026, linimasa media sosial bakal lebih sepi kritik. Bukan karena negaranya sudah benar, tapi karena sensornya sudah aktif. Jurnalisme investigasi yang biasanya membongkar korupsi sudah dilarang. Jadi, kalau tahun depan kalian merasa negara ‘adem ayem’, don’t be fooled. Itu bisa jadi hasil pembungkaman.

Krisis Lingkungan

Ketiga, soal alam kita. Ingat banjir bandang Sumatera di akhir 2025? Pemerintah bilangnya itu karena ‘curah hujan ekstrem’. Padahal data menunjukkan itu karena kerusakan struktural akibat izin tambang yang ugal-ugalan lewat Revisi UU Minerba.

Di 2026, pola ini akan berlanjut. Izin tambang oligarki sudah diperpanjang otomatis tanpa tender. Jadi, bencana ekologis di 2026 bukan lagi ‘bencana alam’, tapi ‘bencana industri’ yang didukung regulasi.

Akar Masalah Indonesia

Jujur, ada satu konsep di otak kita yang selama ini terbalik. Dan karena terbalik, tahun 2025 kemarin jadi berantakan.

Kita sering menganggap Presiden, Menteri, DPR itu adalah ‘Penguasa’ atau ‘Pejabat’. Kita takut sama mereka sehingga sebagian besar dari kita menerima dengan alasan “saya ini rakyat kecil, bisa apa”.

Padahal, kita yang menggaji pemerintah dengan uang kita. Dengan pajak yang dibebankan ke rakyat. Jadi jelas, kita ini bosnya. Terus kenapa kita harus takut?

Kalian minta kesejahteraan, tapi mereka sibuk bikin aturan yang menguntungkan diri sendiri. Kalian minta keamanan, tapi karyawan satpam kalian malah kalian, seperti kasus tragis Affan Kurniawan.

Kalau ini terjadi di perusahaan swasta, karyawan model begini sudah dapat SP3 atau langsung di-cut. Tapi kenapa di negara ini mereka malah makin berkuasa? Karena owner-nya (kita) tidak sadar kalau kita itu Bosnya.

Memutus Rantai Krisis

Terus apa solusinya? Apakah ganti presiden cukup? No. Kita butuh perbaikan dari sistem negara ini. Kita harus tuntut pemisahan negara dan pemerintah. Termasuk mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat.

Di tengah perkembangan teknologi, mau tidak mau, sistem harus didigitalkan untuk memutus rantai korupsi dan manipulasi manual. Less human intervention, less corruption. Sekarang, pilihan ada di tangan kita, bukan mereka.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Hukuman Mati Jadi Seumur Hidup, Reformasi Hukum Harus Berkeadilan
Next Article Korupsi, Bencana, dan Ketidakadilan Negara Indonesia: Semuanya Bagian dari Program Pembangunan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Demokrasi di Indonesia Gagal Wujudkan Keadilan

May 27, 2025
Pemerintah

Bamsoet Dilaporkan ke MKD, Partai X Desak Evaluasi Kinerja DPR

December 4, 2025
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan pengesahan RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) merupakan kewajiban konstitusional negara
Pemerintah

RUU PPRT Dianggap Wajib, Partai X: Wajib Sejak Lama, Tapi Ditarik-Ulur Seperti Tak Penting!

June 21, 2025
Pemerintah

Wamen BUMN Jadi Pelaksana Tugas, Partai X: Menteri Baru, Rakyat Tetap Tersiksa!

September 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.