By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 13 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Sopir Mundur Sebelum Bus Nyungsep, Partai X: Hasan Nasbi Tahu Diri atau Kabur dari Tanggung Jawab?
Pemerintah

Sopir Mundur Sebelum Bus Nyungsep, Partai X: Hasan Nasbi Tahu Diri atau Kabur dari Tanggung Jawab?

Diajeng Maharini
Last updated: May 2, 2025 1:25 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Hasan Nasbi resmi mengundurkan diri dari jabatan Kepala Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO). Dalam unggahan video di Instagram @totalpolitikcom, Hasan mengumumkan keputusannya pada Selasa, sambil menampilkan aktivitas terakhirnya di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Senin (21/4).

Contents
Pemerintah Adalah Sopir, Rakyat Adalah PenumpangRakyat Adalah Raja, Pemerintah Hanya Sopir Sementara

Hasan menyatakan bahwa pengunduran dirinya bukan keputusan emosional, melainkan hasil pertimbangan matang. Ia mengaku tak ingin memperkeruh suasana, dan memilih menepi jika persoalan sudah tak bisa ia atasi.

Hasan menyampaikan bahwa keputusan untuk mundur diambil agar memberi ruang bagi figur yang lebih layak. Surat pengunduran dirinya telah disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Ini bukan keputusan tiba-tiba,” ujar Hasan. “Saya merasa sudah saatnya duduk di kursi penonton.” Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah demi kebaikan komunikasi pemerintah ke depan.

Pemerintah Adalah Sopir, Rakyat Adalah Penumpang

Menanggapi pengunduran diri Hasan Nasbi, Anggota Majelis Tinggi Partai X Rinto Setiyawan menyampaikan kritik tajam. Menurutnya, mundurnya Hasan menunjukkan lemahnya manajemen komunikasi di lingkungan Istana.

“Pemerintah itu diberi mandat untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, bukan kabur dari tanggung jawab,” kata Rinto. Ia menambahkan, komunikasi negara tak boleh dijalankan setengah hati. Jika ‘sopir’ mundur sebelum ‘bus’ nyungsep, maka rakyat akan jadi korban arah kebijakan yang keliru.

You Might Also Like

Konstitusi yang Terkorupsi: Pengkhianatan Terstruktur oleh Penguasa yang Menghancurkan Demokrasi
Prabowo Resmikan Kantor Danantara, Partai X: Gedung Baru Mewah, Tapi Lapangan Kerja Rakyat Masih Kosong!
Revisi UU Bencana Mendesak, Partai X Dukung Penguatan BNPB
Negara dalam Genggaman Pemerintah dan Melemahnya Pengawasan

Rinto mengutip prinsip Partai X: “Negara adalah bus, rakyat adalah penumpang, dan pemerintah adalah sopir.” Bila sopir tak mampu menjalankan tugas, pemilik bus yakni rakyat berhak mengevaluasi.

Menurut Partai X, pemerintah bukan penguasa, melainkan pelayan rakyat. Maka ketika seorang pejabat tinggi seperti Hasan mundur di tengah krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah, patut dipertanyakan motif di baliknya.

“Apakah Hasan tahu diri atau lari dari tanggung jawab?” sindir Rinto.

Prinsip dasar Partai X menekankan bahwa pemerintahan harus dijalankan secara efektif, efisien, dan transparan. Dalam konteks itu, keputusan Hasan menunjukkan kegagalan menjalankan amanat.

“Jika komunikasi pemerintah kacau, maka bukan hanya kredibilitas pemerintah yang turun, tetapi arah kebijakan bisa kehilangan kendali,” jelas Rinto. Ia menilai Hasan telah gagal memenuhi tugas komunikasi strategis yang seharusnya menyatukan narasi antara negara dan rakyat.

Rakyat Adalah Raja, Pemerintah Hanya Sopir Sementara

Rinto mengingatkan bahwa rakyat adalah pemilik kedaulatan. Pemerintah hanyalah TKI pejabat yang bekerja mengabdi pada rakyat, bukan penguasa absolut.

“Kalau seorang pejabat merasa tak sanggup, maka seharusnya dari awal tidak mengambil jabatan,” tegasnya. Partai X melihat pengunduran diri Hasan sebagai indikasi bahwa sistem komunikasi Presiden Prabowo perlu direstrukturisasi secara menyeluruh.

Partai X mendorong reformasi sistem komunikasi strategis nasional agar lebih bersandar pada prinsip keadilan, keterbukaan, dan keberpihakan pada rakyat. Rinto menyebut pentingnya membentuk mekanisme kontrol publik terhadap pejabat komunikasi negara agar tidak hanya jadi ‘juru bicara kekuasaan’.

“Negara ini bukan milik pejabat. Ia milik seluruh rakyat. Maka komunikasi pemerintah harus mencerminkan suara dan kebutuhan rakyat,” pungkasnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketua Komnas HAM Papua Ditembak KKB, Partai X: Pemerintah Gagal Lindungi Pejuang HAM
Next Article Wakil Ketua MPR Ajak Tanamkan Integritas, Partai X Bukan Sekadar Wacana Kosong

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Menguatkan Legitimasi Negara dengan Keadilan Substantif Negara

April 14, 2026
Pemerintah

Pemimpin Sejati Melayani dan Memerintah dengan Nurani

November 13, 2025
Cak Nun: Indonesia Salah Desain Struktur Tata Negara
Pemerintah

Cak Nun: Indonesia Salah Desain Struktur Tata Negara

June 26, 2025
Pemerintah

Kesalahan Struktur Ketatanegaraan Akibatkan Krisis Ideologi

June 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.