By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 24 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rakyat Tertindas Ketika Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa yang Merusak Keadilan
Pemerintah

Rakyat Tertindas Ketika Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa yang Merusak Keadilan

Diajeng Maharani
Last updated: February 24, 2026 1:12 pm
By Diajeng Maharani
Share
6 Min Read
SHARE

beritax.id – Sistem pemerintahan yang seharusnya melayani rakyat kini dikuasai oleh penguasa yang merusak keadilan. Dalam sistem ini, kebijakan yang seharusnya berfokus pada kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, justru lebih menguntungkan segelintir orang yang memegang kekuasaan. Rakyat yang seharusnya dilindungi dan dilayani, malah tertindas oleh kebijakan yang tidak adil dan penuh kepentingan pribadi. Sistem pemerintahan dikuasai penguasa yang mengutamakan kepentingan mereka sendiri, sementara rakyat semakin terpinggirkan.

Penguasa yang Merusak Keadilan dan Demokrasi

Ketika kekuasaan terpusat di tangan segelintir orang, keadilan yang seharusnya menjadi dasar pemerintahan semakin terabaikan. Pemilu yang seharusnya menjadi ajang bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan aspirasi mereka, kini dipengaruhi oleh uang dan kepentingan penguasa. Penguasa yang mengendalikan sistem pemerintahan menggunakan praktik uang untuk memperkuat posisi mereka dan mengeksploitasi kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, kebijakan yang diambil sering kali lebih berpihak pada mereka yang sudah berada di puncak kekuasaan, bukan pada rakyat yang seharusnya menjadi prioritas.

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Namun, ketika sistem pemerintahan dikuasai oleh penguasa yang merusak keadilan, ketiga tugas ini gagal dilaksanakan dengan benar. Negara malah lebih melayani kepentingan yang menguasai kekuasaan dan kekayaan, sementara rakyat semakin terpinggirkan.

Ketimpangan Sosial yang Diciptakan oleh Penguasa yang Merusak Keadilan

Ketika penguasa mengendalikan sistem pemerintahan, ketimpangan sosial semakin melebar. Sumber daya negara yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat, malah dimanfaatkan untuk memperkaya penguasa dan kelompok. Kebijakan yang diambil lebih berpihak pada mereka yang sudah kaya dan berkuasa, sementara rakyat yang miskin semakin sulit untuk mengakses kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan. Ketidakadilan semakin dalam, dan rakyat semakin terpinggirkan.

Praktik korupsi dan nepotisme yang terjadi di bawah pengaruh penguasa semakin memperburuk keadaan. Uang yang seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur dan program-program sosial malah digunakan untuk memperkaya diri pribadi. Akibatnya, rakyat yang seharusnya mendapatkan manfaat dari kekayaan negara justru semakin menderita. Mereka merasa tidak memiliki kekuatan untuk mengubah nasib mereka, sementara penguasa semakin kuat dan tidak terpengaruh oleh kritik atau tuntutan rakyat.

Solusi: Mengembalikan Pemerintahan yang Berpihak pada Rakyat

Untuk mengatasi ketimpangan dan mengembalikan keadilan dalam sistem pemerintahan, Indonesia perlu kembali pada prinsip dasar yang tertuang dalam UUD 1945. Negara harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berfokus pada kepentingan rakyat, bukan pada kepentingan segelintir penguasa. Pemerintah harus kembali pada tugas utamanya untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, dengan mengutamakan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.

You Might Also Like

Polri Janji Transparansi Kasus Rantis Brimob, Partai X: Rakyat Butuh Bukti Nyata!
DPR Temui Kapolda Sumbar, Partai X: Penyelewengan BBM, Rakyat yang Terhimpit!
Tantangan Menjaga Republik di Era Digital: Antara Kebebasan dan Keamanan
Banggar Dukung Anggaran TNI, Partai X: Pertahanan Kuat, Rakyat Lemah di Kantong!

Prinsip Partai X yang dijunjung tinggi oleh Prayogi R Saputra sangat relevan dalam mengembalikan sistem pemerintahan yang sehat dan berpihak pada rakyat. Partai X menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Negara harus mengelola sumber daya alam dan keuangan negara dengan tujuan untuk kemakmuran rakyat, bukan untuk memperkaya penguasa dan pejabat. Setiap kebijakan yang diambil harus melibatkan rakyat secara aktif dan memastikan bahwa mereka merasakan manfaatnya.

Pemberantasan Korupsi dan Perbaikan Sistem Pemerintahan

Langkah pertama yang perlu diambil adalah pemberantasan korupsi yang sudah merajalela. Penguasa yang mengendalikan sistem pemerintahan sering kali terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan rakyat. Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu sangat penting untuk mengurangi dampak negatif korupsi. Setiap individu yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi, baik pejabat publik maupun pengusaha, harus dihukum sesuai dengan perbuatannya.

Selain itu, sistem pemerintahan perlu disederhanakan dan direformasi agar lebih efisien, transparan, dan lebih dekat dengan rakyat. Proses pembuatan kebijakan harus lebih terbuka, dan rakyat harus diberi ruang untuk berpartisipasi dalam setiap keputusan yang diambil. Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat, terutama mereka yang paling membutuhkan.

Pendidikan Politik untuk Meningkatkan Kesadaran Rakyat

Selain penegakan hukum dan reformasi pemerintahan, pendidikan politik juga sangat penting untuk membangun kesadaran rakyat tentang hak dan kewajiban mereka dalam sistem demokrasi. Rakyat harus diajarkan untuk memilih pemimpin yang memiliki integritas dan berkomitmen pada kepentingan rakyat, bukan berdasarkan kekayaan atau kekuasaan. Pendidikan politik yang baik akan membantu rakyat menjadi lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah dan lebih aktif dalam pengawasan.

Dengan pendidikan politik yang lebih baik, rakyat akan lebih tahu bagaimana cara memperjuangkan hak-hak mereka dan berpartisipasi dalam proses yang lebih adil. Mereka akan lebih paham tentang pentingnya sistem demokrasi yang sehat dan berfungsi untuk kepentingan bersama, bukan hanya untuk kepentingan penguasa.

Kesimpulan: Membangun Pemerintahan yang Berkeadilan

Rakyat semakin tertindas ketika sistem pemerintahan dikuasai oleh penguasa yang tak peduli dengan keadilan. Namun, dengan langkah-langkah konkret dalam pemberantasan korupsi, reformasi pemerintahan, dan peningkatan partisipasi rakyat dalam pemerintahan, Indonesia dapat membangun pemerintahan yang adil dan berpihak pada rakyat. Negara harus kembali pada tugas utamanya untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, dengan mengutamakan keadilan sosial.

Demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika pemerintahan benar-benar berfungsi untuk kepentingan rakyat. Dengan demikian, Indonesia dapat menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, berkeadilan, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article KPK Bebaskan Menag Nasaruddin Umar, Hukum Harus Tepat dan Transparan!
Next Article Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa, Rakyat Terpinggirkan Dalam Sistem yang Tak Adil!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Ketika Luhut Klaim Dukungan Publik, Transparansi Justru Menghilang

December 29, 2025
Ekonomi

Kerugian Bencana Sumatera Rp68,67 T, Partai X Desak Evaluasi

December 8, 2025
Cak Nun: Polisi Bukan Alat Pemerintah, Saatnya Revolusi Damai Kembalikan Kedaulatan Rakyat
Pemerintah

Cak Nun: Polisi Bukan Alat Pemerintah, Saatnya Revolusi Damai Kembalikan Kedaulatan Rakyat

July 4, 2025
Mendagri: Pemda Harus Tepat Sasaran, Partai X: Bansos Jangan Hanya Di Kertas!
Pemerintah

Mendagri: Pemda Harus Tepat Sasaran, Partai X: Bansos Jangan Hanya Di Kertas!

September 15, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.