By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 19 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Rakyat Dipajaki: Ketika Pajak Hanya Digunakan untuk Membiayai Pemborosan Negara
Seputar Pajak

Rakyat Dipajaki: Ketika Pajak Hanya Digunakan untuk Membiayai Pemborosan Negara

Diajeng Maharani
Last updated: February 18, 2026 1:26 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Rakyat dipajaki di tengah situasi ekonomi yang semakin sulit. Namun pajak yang mereka bayar seringkali digunakan untuk membiayai pemborosan negara. Meskipun pajak adalah sumber pendapatan utama bagi pemerintah, banyak rakyat yang merasa tidak mendapatkan manfaat yang setara dengan apa yang mereka bayar. Pemerintah terus meningkatkan pajak. Namun sering kali dana tersebut tidak digunakan dengan bijak, malah lebih mengarah pada pemborosan dan proyek yang tidak memberikan dampak nyata bagi rakyat.

Pajak yang Semakin Berat bagi Rakyat

Pajak yang terus meningkat menjadi beban berat bagi masyarakat, terutama yang sudah berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun pajak dipungut dalam jumlah besar, rakyat dan kelas menengah merasa tidak merasakan manfaatnya. Banyak layanan dasar yang tidak tersedia atau tidak memadai, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, meskipun pajak terus dipungut dari mereka.

Sementara itu, kebijakan yang ada lebih sering menguntungkan segelintir pejabat dan korporasi besar. Pemborosan anggaran dalam proyek-proyek besar yang tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat semakin memperburuk ketidakadilan sosial. Proyek infrastruktur besar sering kali tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Adapun yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama dari pajak yang mereka bayar.

Ketidakadilan dalam Penggunaan Pajak

Sistem pengelolaan pajak yang ada tidak memadai untuk mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Meskipun pajak yang dikumpulkan cukup besar, namun hasilnya tidak terlihat dalam kehidupan sehari-hari rakyat. Infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang seharusnya dibiayai oleh pajak rakyat sering kali terbengkalai atau tidak merata, terutama di daerah-daerah terpencil.

Pemborosan anggaran dalam proyek-proyek yang tidak bermanfaat bagi rakyat menciptakan ketidakadilan dalam distribusi dana negara. Sementara rakyat harus menanggung pajak yang semakin tinggi, sebagian besar dana negara justru digunakan untuk proyek. Adapun yang hanya menguntungkan kelompok tertentu atau hanya memperkaya segelintir orang.

Solusi dari Prinsip Partai X

Partai X mengusulkan beberapa solusi untuk memperbaiki penggunaan pajak dan memastikan bahwa pajak digunakan secara transparan dan bermanfaat bagi rakyat, antara lain:

You Might Also Like

Harga Pertamax Turun, Tapi BBM Lain Naik: Partai X Bongkar Jurus Tipu-Tipu Harga ala Penguasa!
Partai X Ragukan Janji Tiket Pesawat Lebaran Murah: Nyata atau Hanya Wacana?
Yaqut Terseret Kasus Kuota Haji, Partai X: KPK Harus Tegak, Jangan Pilih Kasih!
Prabowo Cabut Satgas Saber Pungli, Partai X: Punglinya Masih Ada, Satgasnya yang Hilang!
  1. Pajak yang Lebih Adil dan Progresif
    Menetapkan sistem pajak yang lebih adil, di mana orang kaya dan perusahaan besar membayar lebih sesuai dengan kemampuannya. Sementara rakyat dibebaskan dari beban pajak yang berat.
  2. Transparansi Penggunaan Pajak
    Memastikan bahwa pajak yang dipungut digunakan secara transparan untuk membiayai sektor-sektor yang bermanfaat langsung bagi rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
  3. Mengurangi Pemborosan Anggaran
    Mengurangi pemborosan anggaran dalam proyek-proyek yang tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Serta memastikan bahwa anggaran dialokasikan untuk pembangunan yang berkelanjutan.
  4. Peningkatan Pengawasan Penggunaan Pajak
    Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas dalam penggunaan pajak agar dana yang dikumpulkan digunakan dengan efisien dan tepat sasaran.
  5. Pemisahan Negara dan Pemerintah
    Memastikan bahwa kebijakan ekonomi dan pajak lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat. Bukan pada kepentingan kekuasaan atau penguasa.

Kesimpulan

Rakyat dipajaki di tengah pemborosan yang terjadi di tingkat pemerintah. Pajak yang dipungut dari rakyat seharusnya digunakan untuk kepentingan mereka. Namun kenyataannya sering kali digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Oleh karena itu, perlu adanya reformasi dalam sistem pajak agar lebih adil dan lebih transparan. Dengan kebijakan yang lebih berpihak pada rakyat, pajak dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan yang lebih merata.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kebijakan Pajak Tidak Pernah Berpihak pada Rakyat: Pajak Mencekik Ekonomi Tanpa Solusi
Next Article Menuju Perubahan Kelima UUD 1945 untuk Mengembalikan Kedaulatan Sejati di Tangan Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Menaker mengklaim tetap optimistis bahwa mayoritas penerima BSU akan menggunakan dana sesuai peruntukan.
Ekonomi

BSU Dipakai Judi Online, Partai X: Kalau Pemerintah Takut Menutup Server, Siapa Sebenarnya Bandar Besarnya?

July 9, 2025
Pemerintah

Hukuman Ringan, Korupsi Tidak Pernah Jera

November 27, 2025
Pemerintah

70 Persen OPD Serang Maksimalkan Medsos, Partai X Dorong Layanan Inklusif

December 3, 2025
Pemerintah

Retret Kepala Daerah Dinilai Bangun Komunikasi, Partai X: Yang Dibangun Hotelnya, Bukan Pelayanan Publik!

June 23, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.