By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 22 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Proyek Siluman Indonesia: Mengungkap Jejak Korupsi di Balik Pembangunan
Pemerintah

Proyek Siluman Indonesia: Mengungkap Jejak Korupsi di Balik Pembangunan

Diajeng Maharani
Last updated: January 20, 2026 4:18 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Di balik proyek-proyek besar yang tercatat dalam anggaran negara, terdapat jejak proyek siluman Indonesia yang menggerogoti anggaran publik tanpa memberi manfaat nyata bagi rakyat. Proyek ini seringkali hanya ada di atas kertas terdokumentasi secara administratif dengan rapi, namun di lapangan, hasilnya jauh dari harapan. Ini bukan hanya masalah administrasi, tetapi merupakan cerminan dari korupsi sistemik yang berakar dalam tata kelola birokrasi.

Proyek siluman merujuk pada proyek yang secara administratif terlihat sah terdaftar dalam anggaran, disetujui dalam dokumen, namun tidak memberikan dampak nyata. Sering kali, proyek-proyek ini mangkrak atau tidak selesai sesuai spesifikasi yang dijanjikan. Dalam beberapa kasus, proyek yang sudah selesai pun hanya bertahan untuk waktu yang sangat singkat karena penggunaan bahan yang lebih murah dan standar kualitas yang lebih rendah.

Kondisi ini terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan dan akuntabilitas dalam birokrasi, di mana kebocoran anggaran dapat mencapai angka 30% setiap tahunnya .

Akar Masalah: Birokrasi yang Buruk

Proyek siluman dapat terwujud karena adanya kerusakan dalam tata kelola administrasi negara. Birokrasi yang lebih mengutamakan prosedur administratif ketimbang hasil nyata memungkinkan adanya manipulasi dan kebocoran anggaran. Proyek-proyek ini sering kali diatur di luar sistem tender yang transparan, sehingga membuatnya terlepas dari pengawasan yang ketat .

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Harus Bertanggung Jawab

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Prayogi R. Saputra, menekankan bahwa negara harus kembali pada fungsi utamanya, yaitu melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat.

“Proyek siluman adalah cerminan dari gagalnya negara dalam mengelola anggaran yang harusnya digunakan untuk kepentingan rakyat. Negara harus bertanggung jawab untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek yang didanai oleh uang rakyat,” ujar Prayogi.

You Might Also Like

RUU Siber Mendesak, Partai X Dorong Perlindungan Warga Digital
Rp285 T di Deposito, Partai X: Uang Rakyat Parkir Sementara!
Pajak Disamakan dengan Zakat, Cak Nun: Pengkhianatan Moral pada Rakyat
PANRB Dukung Pemberantasan Korupsi, Partai X: Dukung Jangan Cuma di Forum, Tapi Juga di Anggaran dan Aksi!

Menurut Prayogi, tata kelola yang buruk tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengorbankan kesejahteraan rakyat. Negara harus berkomitmen untuk mengakhiri praktik korupsi dan membangun infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Solusi: Reformasi Tata Kelola dan Pengawasan

Untuk mengatasi masalah proyek siluman yang terus berkembang, beberapa langkah strategis perlu diambil:

  1. Reformasi Pengawasan Anggaran
    Memperkuat sistem audit dan pengawasan anggaran melalui audit forensik untuk memverifikasi kebenaran proyek yang dilaksanakan.
  2. Digitalisasi Anggaran dan Pengadaan
    Menggunakan sistem e-budgeting dan e-procurement yang dapat meningkatkan transparansi, serta meminimalisir interaksi tatap muka yang berpotensi menambah celah untuk korupsi.
  3. Penerapan Sanksi Tegas
    Memberikan sanksi yang tegas bagi pihak yang terlibat dalam proyek siluman, baik pejabat publik maupun kontraktor, untuk mencegah terulangnya praktik-praktik korupsi.
  4. Pemberdayaan Masyarakat Sipil
    Melibatkan masyarakat dalam pengawasan proyek pembangunan, dengan memanfaatkan teknologi untuk memantau proses dan hasil pekerjaan.

Kesimpulan: Menuju Pembangunan yang Berkelanjutan

Proyek siluman yang terus berlangsung menunjukkan bahwa sistem pengelolaan anggaran negara harus segera diperbaiki. Jika tidak, kerugian yang lebih besar akan terjadi, dan pembangunan nasional yang berkelanjutan akan terhambat. Reformasi birokrasi dan pengawasan yang ketat, bersama dengan penerapan teknologi, adalah langkah penting untuk mencegah kebocoran anggaran yang merugikan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pegawai Sebar Surat PPPK, Pelanggaran Harus Ditindak Tegas!
Next Article Anggaran Negara yang Bocor: Sebuah Paradoks Keuangan Publik

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Rakyat Adalah Raja, Pejabat Adalah Pelayan

October 24, 2025
Pemerintah

Ratas Prabowo Bahas Pangan, Partai X: Rakyat Masih Lapar, Pangan Untuk Apa?

October 6, 2025
Pemerintah

Krisis Independensi Pers saat Media Alat Kekuasaan Pemerintah

January 15, 2026
Pemerintah

Bahlil Lahadalia Bicara Pembangunan, Warga Bicara Penggusuran

December 22, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.