By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 16 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Proyek Siluman Indonesia: Isu Bocornya Template APBN
Pemerintah

Proyek Siluman Indonesia: Isu Bocornya Template APBN

Diajeng Maharani
Last updated: February 16, 2026 2:13 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Negara punya uang. Uang itu dari pajak, iuran, dan kontribusi masyarakat. Harusnya, uang itu balik lagi ke rakyat dalam bentuk layanan yang lebih baik. Tapi masalahnya, di beberapa kasus, uangnya keluar, proyeknya ada di laporan, tapi hasilnya tidak dirasakan masyarakat. Inilah yang sering disebut orang sebagai proyek siluman.

Contents
Arti Proyek SilumanBagimana Proyek Terjadi?Hilangnya Dana PublikKenapa Masalah Ini Terus Berulang?

Arti Proyek Siluman

Proyek siluman bukan berarti proyeknya sama sekali tidak ada. Biasanya, proyek ini: tercatat resmi dalam anggaran, memiliki dokumen dan laporan, terlihat berjalan secara administratif.

Namun di lapangan: manfaatnya minim, kualitasnya tidak sesuai janji, atau hasil akhirnya sulit dievaluasi secara jelas.

Kenapa Isu Bisa Dibahas?

Belakangan ini, publik dihadapkan pada beberapa kasus besar di sektor pendidikan dan pengelolaan ibadah haji. Kasus-kasus ini menyangkut anggaran besar dan kepentingan banyak orang.

Yang menjadi pertanyaan publik bukan hanya soal siapa yang terlibat, tetapi:

You Might Also Like

Mabes TNI Ingatkan: Prajurit di Luar 14 Institusi Harus Pensiun atau Mundur!
Negarawan Tidak Takut Hilang Jabatan Asal Bangsa Tetap Kuat
Indonesia Krisis, Mengapa Respons Pemerintah Selalu Terlambat?
Isu Ijazah Palsu Mengemuka, Partai X Tekankan Transparansi Aparatur

“Bagaimana hal seperti ini bisa terjadi?”

Dan ini Bukan Sekadar Soal Individu. Penting untuk ditegaskan, persoalan ini bukan semata-mata tentang satu orang atau satu jabatan.

Kalau hanya satu dua orang yang bermasalah, penyelesaiannya seharusnya sederhana. Namun ketika pola serupa muncul di berbagai sektor, ini menunjukkan adanya persoalan pada cara sistem bekerja.

Singkatnya, sistem yang longgar akan selalu membuka ruang untuk disalahgunakan.

Bagimana Proyek Terjadi?

Polanya relatif serupa.

Pertama, proyeknya bernilai besar dan cukup rumit. Banyak istilah teknis dan prosedur yang tidak mudah dipahami publik.

Kedua, pengawasan sering kali datang terlambat. Masalah baru terungkap setelah anggaran habis dan proyek selesai.

Ketiga, keterbukaan informasinya terbatas.
Publik sulit mengakses alasan pengambilan keputusan, perubahan anggaran, atau perbandingan antara rencana dan hasil akhir.

Dalam kondisi seperti ini, proyek bisa terlihat berjalan baik, padahal menyimpan banyak persoalan.

Hilangnya Dana Publik

Penyalahgunaan tidak selalu dilakukan secara kasar atau terang-terangan.
Sering kali dilakukan melalui: pengaturan proyek yang tampak sah, keputusan kebijakan yang sulit dilacak dampaknya, pemanfaatan celah aturan.

Secara administratif terlihat rapi, tetapi secara substansi menimbulkan pertanyaan.

Siapa yang Paling Dirugikan?

Yang paling dirugikan adalah masyarakat. Layanan publik tidak optimal. Uang negara habis tanpa hasil yang sepadan. Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan negara menurun.

Ketika ini terjadi berulang, publik mulai merasa skeptis terhadap proyek-proyek pemerintah berikutnya.

Kenapa Masalah Ini Terus Berulang?

Di banyak kasus, para pengelola kekuasaan bertindak seolah-olah negara adalah milik mereka, bukan amanah dari rakyat.

Ketika posisi di pemerintahan diperlakukan seperti hak kepemilikan, bukan mandat sementara, maka dana publik pun dianggap sebagai sumber daya yang bisa diatur demi kepentingan sendiri sesuai keinginan pejabatnya.

Di sisi lain, rakyat dikerdilkan pikirannya hingga menganggap bahwa mereka hanyalah “rakyat kecil” bukan pemilik kedaulatan negara.

Dalam kondisi seperti ini, penyalahgunaan bukan lagi penyimpangan, melainkan sesuatu yang dianggap “wajar” di dalam sistem.

Solusi

Kunci pengembalian kedaulatan rakyat ada di MPR. MPR tidak seharusnya diisi oleh perwakilan partai politik.

MPR harus dikembalikan sebagai lembaga tertinggi negara yang berdiri di atas kepentingan golongan dan menjalankan fungsi kepala negara.

Selama MPR dikuasai partai, kedaulatan rakyat akan selalu tersandera kepentingan segelintir orang.
Jika MPR benar-benar mewakili rakyat, bukan parpol, maka pengawasan terhadap kekuasaan akan kuat dan transparansi serta akuntabilitas akan mengikuti dengan sendirinya.

Intinya: kedaulatan rakyat tidak akan kembali selama lembaga tertingginya masih dikendalikan partai politik.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Demokrasi Tanpa Integritas: Pemerintah yang Tidak Pernah Memenuhi Harapan Rakyat
Next Article Penyalahgunaan Kekuasaan dan Ketidakjujuran: Demokrasi Tanpa Integritas yang Merusak Kepercayaan Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Seputar Pajak

Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Setiap Keputusan Kebijakan Menambah Beban dan Mengurangi Kesejahteraan

February 16, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

IKN Dibangun, Masyarakat Adat Dipindahkan

December 19, 2025
Pemerintah

Anggaran Rawan Korupsi, Partai X: Program Rakyat Jangan Dibajak!

October 21, 2025
Pemerintah

Cak Nun: Indonesia Negara Batal, Saatnya Wudhu Ulang untuk Merancang Ulang Tata Negara

June 27, 2025
Rapat Paripurna DPR kelima masa sidang I 2025-2026 resmi mengesahkan daftar Prolegnas Prioritas. Total ada 52 RUU perubahan kedua
Pemerintah

67 RUU Disahkan, Partai X: Rakyat Butuh Keadilan, Bukan Tumpukan Aturan!

September 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.