beritax.id— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan sikap moral negara terhadap kerja keras dan kejujuran rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian 166 titik Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Dalam pidatonya, Presiden menyatakan lebih menghormati pemulung dan tukang becak dibanding orang pintar yang mencuri uang rakyat. Ucapan itu menjadi simbol kritik keras terhadap praktik korupsi yang merusak keadilan sosial.
Presiden menegaskan kerja keras yang halal lebih bermartabat dibanding kecerdasan yang digunakan untuk mengkhianati negara.
Pesan Moral untuk Anak Bangsa
Presiden Prabowo meminta anak-anak Sekolah Rakyat tidak pernah malu dengan pekerjaan orang tua mereka. Ia menegaskan pekerjaan petani, buruh, dan pemulung adalah pekerjaan mulia.
Menurut Presiden, orang tua mereka bekerja keras dengan keringat untuk masa depan anak-anaknya. Pesan tersebut dimaksudkan membangun kepercayaan diri dan martabat generasi muda.
Presiden juga mengingatkan bahwa kemiskinan bukan kesalahan individu semata. Negara memiliki tanggung jawab besar memperbaiki ketimpangan yang masih terjadi.
Kritik Terhadap Korupsi Pejabat
Prabowo menyebut koruptor sebagai pihak yang paling merusak kepercayaan publik. Ia menilai korupsi mencederai pengorbanan rakyat kecil yang bekerja jujur. Menurut Presiden, pekerja kecil justru lebih berjasa menjaga nilai kebangsaan. Pernyataan ini mempertegas bahwa perang melawan korupsi adalah agenda moral. Korupsi dianggap sebagai pengkhianatan terhadap rakyat dan konstitusi.
Pandangan Kritis Partai X
Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menilai pesan Presiden sangat penting. Menurut Prayogi, pernyataan tersebut harus diikuti kebijakan konkret dan konsisten.
Prayogi mengingatkan tugas negara itu tiga, melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Perlindungan harus diberikan kepada rakyat kecil yang paling terdampak korupsi.
Pelayanan publik harus bebas dari pungutan liar dan penyalahgunaan kewenangan.
Solusi Partai X untuk Negara Bermartabat
Partai X menempatkan keadilan sosial sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Korupsi dipandang sebagai kejahatan struktural yang menghambat kesejahteraan rakyat. Prinsip Partai X menegaskan negara wajib berpihak kepada pekerja jujur. Penegakan hukum harus tegas tanpa pandang bulu terhadap pelaku korupsi. Integritas pejabat publik menjadi syarat mutlak pemerintahan yang berdaulat.
Partai X mendorong penguatan sistem pengawasan anggaran secara transparan dan partisipatif. Pendidikan antikorupsi harus diperluas sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Reformasi birokrasi harus memastikan pelayanan publik cepat, adil, dan bersih. Negara wajib memastikan kekayaan nasional dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Dengan melindungi, melayani, dan mengatur rakyat secara adil, kepercayaan publik dapat dipulihkan.



