By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 9 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Pertumbuhan Ekonomi Semu dalam Statistik, Kekacauan dalam Kehidupan Kelas Menengah
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Semu dalam Statistik, Kekacauan dalam Kehidupan Kelas Menengah

Diajeng Maharani
Last updated: January 8, 2026 12:17 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Pertumbuhan ekonomi semu kembali tercermin dalam statistik resmi yang tampak meyakinkan, namun berbanding terbalik dengan realitas kehidupan kelas menengah. Angka pertumbuhan ekonomi diumumkan stabil, inflasi dinyatakan terkendali, dan indikator makro terus dijaga. Tetapi di balik deretan angka tersebut, kelas menengah justru menghadapi kekacauan ekonomi: pendapatan stagnan, biaya hidup melonjak, dan tekanan fiskal yang kian nyata.

Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai pemberitaan menunjukkan gejala yang konsisten. Konsumsi rumah tangga kelas menengah melemah, tabungan terkikis, dan banyak keluarga mulai menurunkan standar hidup. Fenomena deflasi dan inflasi rendah bukan menandakan kesejahteraan, melainkan sinyal bahwa belanja ditahan karena ketidakpastian dan tekanan ekonomi yang terus meningkat.

Statistik Tumbuh, Kehidupan Terguncang

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini banyak ditopang oleh sektor padat modal seperti komoditas dan keuangan. Sektor-sektor ini mampu mengangkat angka PDB dan menjaga kepercayaan pasar, tetapi dampaknya terhadap pendapatan kelas menengah sangat terbatas. Sebaliknya, sektor yang menjadi sandaran hidup kelas menengah—manufaktur, jasa, dan UMKM justru tertekan oleh biaya produksi tinggi, lemahnya permintaan, dan persaingan yang ketat.

Akibatnya, statistik menunjukkan pertumbuhan, sementara kehidupan kelas menengah justru terguncang.

Tekanan Biaya dan Beban Pajak

Kelas menengah menghadapi tekanan berlapis. Harga pangan bergejolak, biaya pendidikan dan kesehatan meningkat, perumahan semakin sulit dijangkau, dan kebutuhan transportasi makin mahal. Di saat yang sama, negara memperluas basis pajak dan mengandalkan pajak konsumsi untuk menjaga penerimaan.

Kondisi ini menempatkan kelas menengah pada posisi rentan: tidak cukup miskin untuk menerima perlindungan sosial memadai, namun juga tidak cukup kuat untuk menyerap kenaikan biaya hidup dan pajak tanpa mengorbankan kualitas hidup.

You Might Also Like

Benarkah Oligarki Sekadar Alat Pengalihan Kesalahan Pemerintah?
Ketika Ekologi Dikalahkan Demi Investasi: Jejak Luhut di Balik Bencana Sumatra
PKS Copot Mardani, Partai X: Pengawasan Harus Kuat, Bukan Sekadar Penonaktifan!
Dampak Kerusakan Ekologis yang Tidak Pernah Masuk Hitungan Kebijakan

Kekacauan Sosial di Balik Stabilitas Makro

Ketika pertumbuhan ekonomi hanya hadir dalam statistik, fondasi sosial justru melemah. Kelas menengah yang tertekan berisiko turun kelas, konsumsi domestik melemah, dan ketimpangan sosial semakin dalam. Stabilitas makro yang dibanggakan pun menjadi rapuh karena tidak ditopang oleh ketahanan rumah tangga.

Pertumbuhan ekonomi semu semacam ini berpotensi menciptakan krisis sosial yang tertunda, bukan kemajuan berkelanjutan.

Solusi: Mengakhiri Ilusi Pertumbuhan

Untuk keluar dari jebakan pertumbuhan ekonomi semu dan memulihkan ketahanan kelas menengah, diperlukan perubahan arah kebijakan yang mendasar, antara lain:

  1. Menjadikan ketahanan kelas menengah sebagai indikator utama keberhasilan ekonomi, bukan sekadar pertumbuhan PDB dan inflasi.
  2. Mengurangi ketergantungan pada pajak konsumsi, serta memperkuat sistem perpajakan yang progresif dan adil.
  3. Mengendalikan biaya hidup esensial, terutama pendidikan, kesehatan, perumahan, dan pangan.
  4. Mendorong peningkatan upah riil dan kepastian kerja, agar produktivitas sejalan dengan kesejahteraan.
  5. Mengalihkan fokus pertumbuhan ke sektor padat karya dan bernilai tambah, yang mampu menyerap tenaga kerja dan memperkuat konsumsi domestik.

Pertumbuhan ekonomi yang sejati tidak diukur dari indahnya statistik, melainkan dari stabilnya kehidupan kelas menengah. Selama kekacauan masih dirasakan di tingkat rumah tangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap semu tampak maju di data, tetapi rapuh dalam realitas sosial.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Saksi Terima Rp 500 Juta dari Penyedia Chromebook, Korupsi Harus Diusut!
Next Article Statistik Meningkat, Kehidupan Menurun: Wajah Nyata Ekonomi di Indonesia

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengajak perempuan menjadi tulang punggung ekonomi desa lewat koperasi.
Ekonomi

Perempuan Diajak Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Partai X: Jangan Disuruh Menopang, Tapi Tak Diberi Akses Lahan!

July 9, 2025
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menilai ijazah capres-cawapres bukan dokumen rahasia. Ia menegaskan informasi
Pemerintah

DPR Sebut Ijazah Capres Bukan Rahasia, Partai X: Rakyat Butuh Transparansi, Bukan Drama!

September 17, 2025
Pemerintah

Pulau Diputus Sepihak, Partai X: Sengketa Ditutup, Tapi Luka Warga Dibiarkan Menganga!

June 16, 2025
Pemerintah

Gratifikasi Nurhadi Mengemuka, Partai X Desak Penegakan Hukum Bersih

November 22, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.