By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 10 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Pemerintah Bayaran yang Takut pada Kritik
Pemerintah

Pemerintah Bayaran yang Takut pada Kritik

Diajeng Maharani
Last updated: January 9, 2026 12:58 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Ketika pemerintah bayaran takut kritik menjadi tanda peringatan serius bagi kualitas demokrasi. Pemerintah yang digaji oleh rakyat seharusnya membuka ruang kritik sebagai bagian dari mekanisme koreksi, bukan justru memandangnya sebagai ancaman. Ketika kritik dibatasi dan suara publik dipersempit, negara berisiko kehilangan kepekaan terhadap realitas rakyat yang sesungguhnya.

Dalam sistem demokrasi, kritik adalah hak warga negara sekaligus instrumen pengawasan. Pemerintah yang alergi terhadap kritik menunjukkan ketakutan kehilangan kendali, bukan komitmen pada pelayanan. Sikap defensif ini mencerminkan hubungan yang tidak sehat antara negara dan rakyat.

Dampak Ketakutan terhadap Kritik

Ketakutan pemerintah bayaran terhadap kritik berdampak langsung pada kualitas kebijakan publik. Kebijakan menjadi tertutup, evaluasi internal melemah, dan kesalahan berulang tanpa koreksi. Rakyat pun akhirnya menanggung konsekuensi dari keputusan yang tidak pernah diuji secara terbuka.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Kritik Bagian dari Mandat

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa kritik justru merupakan bagian dari mandat rakyat kepada negara.

“Tugas negara itu hanya tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Kritik adalah alat rakyat untuk memastikan tugas itu dijalankan. Pemerintah bayaran yang takut kritik berarti takut pada mandatnya sendiri,” tegas Rinto.

Ia menilai bahwa negara yang kuat bukan yang membungkam kritik, melainkan yang mampu memperbaiki diri.

You Might Also Like

IWPI: Menteri Keuangan Tidak Berwenang Mengatur Syarat Kuasa Hukum Pajak
Mahfud Bicara Kebebasan Ekspresi, Partai X: Suara Rakyat Jangan Pernah Dibungkam!
Indonesia “Katanya” Aman: Pembangunan Jalan Terus, Rakyat Terendam Lumpur
Mahasiswa UI Jadi Tersangka Aksi May Day, Partai X: Rakyat Protes Ditangkap, Oligarki Diam Diberi Karpet Merah!

Akar Masalah: Kekuasaan yang Tidak Siap Diawasi

Menurut Rinto, akar persoalan terletak pada kekuasaan yang tidak siap diawasi. Ketika jabatan dipandang sebagai kekuasaan absolut, kritik dianggap ancaman. Padahal, tanpa pengawasan publik, kekuasaan mudah menyimpang dari tujuan awalnya.

Solusi: Menjadikan Kritik sebagai Mekanisme Perbaikan

Sebagai langkah korektif, Partai X mendorong solusi berikut:

  1. Menjamin Kebebasan Berpendapat dan Kritik Publik
    Negara wajib melindungi hak rakyat untuk menyampaikan kritik tanpa intimidasi.
  2. Membangun Budaya Pemerintahan yang Terbuka
    Kritik harus diperlakukan sebagai masukan kebijakan, bukan serangan kekuasaan.
  3. Penguatan Akuntabilitas dan Evaluasi Publik
    Setiap kebijakan perlu diuji secara terbuka melalui partisipasi masyarakat.
  4. Reorientasi Mental Kekuasaan
    Pejabat publik harus menyadari bahwa diawasi dan dikritik adalah konsekuensi dari jabatan yang digaji rakyat.

Pemerintah bayaran yang takut pada kritik bukanlah pemerintah yang kuat, melainkan rapuh secara demokratis. Negara hanya akan berjalan di jalur yang benar jika kritik dipandang sebagai bagian dari proses melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Tanpa keberanian menerima kritik, kekuasaan akan semakin jauh dari rakyat yang menjadi sumber legitimasinya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kejagung Geledah Kementerian Kehutanan, Korupsi Harus Dihapuskan!
Next Article Pemerintah Bayaran dalam Demokrasi yang Kehilangan Arah

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

Tata Kelola Pangan, Partai X: Amran Sulaiman Harus Jaga Kesejahteraan Rakyat!

November 17, 2025
Ekonomi

Kerugian BUMN Bukan Kerugian Negara, Partai X: Lalu Siapa yang Rugi?

October 20, 2025
Pemerintah

Narasi Dibangun, Penderitaan Rakyat Tak Kunjung Usai

December 24, 2025
Pemerintah

Negara Tangguh, Warga Tertangguhkan

December 22, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.