By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 10 October 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan dan Diaspora Bedah Solusi Sistemik Lewat Kecerdasan Buatan (AI)
Internasional

Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan dan Diaspora Bedah Solusi Sistemik Lewat Kecerdasan Buatan (AI)

Diajeng Maharini
Last updated: October 9, 2026 10:12 am
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

BERLIN, JERMAN – Kegelisahan mengenai masa depan tata kelola pemilihan umum dan hukum di Indonesia mempertemukan dua entitas pemikir di jantung Eropa. Para pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang intensif dengan komunitas diaspora di markas Watch Indonesia!, yang bertempat di kawasan bersejarah Kompleks Patrice Lumumba, Berlin.

Hadir dalam FGD lintas disiplin ini adalah Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, dan CEO Enygma Erick Karya. Kedatangan delegasi disambut meriah oleh dedengkot Watch Indonesia!, Pipit R. Kartawidjaja, bersama aktivis perempuan Jantie Jie, dan barisan diaspora Indonesia yang selama ini lantang menyuarakan keadilan dari daratan Eropa.

Diskusi menjadi sangat berbobot ketika Pak Pipit R. Kartawidjaja yang dikenal luas sebagai pakar sistem kepemiluan dan sahabat seperjuangan budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) menguliti kelemahan-kelemahan hukum prosedural dalam demokrasi Indonesia hari ini. Pak Pipit menyoroti bagaimana undang-undang sering kali didesain hanya untuk memuluskan oligarki, sehingga partisipasi rakyat sebatas formalitas tanpa keadilan yang substantif.

Merespons analisis tajam tersebut, Direktur Sekolah Negarawan, Prayogi R. Saputra, menekankan bahwa pendidikan politik saja tidak lagi cukup. Berpijak pada pilar kurikulum Sekolah Negarawan yang bersumber dari gagasan Cak Nun, dibutuhkan intervensi karakter kenegarawanan yang berani menolak segala bentuk politik transaksional, sekaligus kemampuan untuk merombak sistem yang sudah terlanjur berkarat.

Oleh karena itu, Ekosistem Sekolah Negarawan tidak datang hanya dengan membawa kritik, tetapi juga tawaran solusi. CEO Enygma, Erick Karya, mengambil alih panggung diskusi untuk memaparkan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dapat digunakan untuk mereformasi sistem. Enygma mengintrodusir platform analitik berbasis AI yang mampu mendeteksi potensi fraud (kecurangan) dalam alokasi anggaran daerah maupun kebijakan elektoral secara real-time.

Mbak Jantie Jie dan para diaspora menyambut antusias gagasan teknologi yang diusung Erick Karya tersebut. Menurut mereka, perpaduan antara keberanian moral ala aktivis sipil dan keandalan sistem kecerdasan buatan adalah senjata paling menjanjikan untuk membongkar kotak hitam birokrasi di Indonesia, memaksa penyelenggara negara untuk tunduk pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

You Might Also Like

Kolegium Kemenkes Berbahaya, Partai X: Jangan Biarkan Pasien Jadi Korban!
Kemkomdigi Minta Meta Tutup Grup Porno, Partai X: Jangan Cuma Tutup Grup, Tapi Buka Mata soal Moral Digital!
Perjuangan Setelah Kehancuran Indonesia Membutuhkan Orang-Orang yang Putus Asa
Wamendagri Dorong Perbaikan Perbatasan, Partai X Tekankan Layanan untuk Rakyat

Pertukaran ide di kantor Watch Indonesia! ini adalah penegas dari keberhasilan ekspedisi Sekolah Negarawan di 12 negara selama dua tahun terakhir. Setelah mengkaji kesejahteraan di Finlandia, teknologi di Estonia, serta jejak peradaban di Turkiye, Iran, dan Asia Tenggara, Ekosistem Sekolah Negarawan siap membumikan seluruh gagasan global ini ke tanah air. Rangkaian diseminasi ini akan terus bergerak menghidupkan nalar kritis publik, mulai dari ujung Medan hingga ufuk timur di Ternate dan Tidore.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan dan Watch Indonesia! Bahas Tata Kelola Masa Depan di Kompleks Patrice Lumumba
Next Article Kedaulatan Rakyat Terabaikan dalam Relasi Negara dan Pemerintah: Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Konsekuensi Perubahan Tanpa Tujuan: Ketidakadilan yang Tertanam dalam Proses Reformasi

March 13, 2026
Pemerintah

Demokrasi Politik, Sentralisme Ekonomi: Ketimpangan Sumber Daya Nasional

June 5, 2026
Pemerintah

Dari Tradisi Nusantara hingga Nilai Ketuhanan: Memahami Ketuhanan adalah Akar Spiritual Nusantara dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1

September 30, 2026
Ekonomi

Cari Uang Makin Sulit, Salon dan Pijat Sepi: Partai X Tanya, Di Mana Bukti Ekonomi Bangkit?

May 20, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.