By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 21 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Pajak Tanpa Keadilan: Rakyat Terhimpit, Korporasi Tak Terjamah
Seputar Pajak

Pajak Tanpa Keadilan: Rakyat Terhimpit, Korporasi Tak Terjamah

Diajeng Maharani
Last updated: February 20, 2026 2:44 pm
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Meski pajak terus dipungut dari rakyat Indonesia, kenyataan menunjukkan bahwa ketimpangan ekonomi semakin melebar. Rakyat semakin terhimpit oleh pajak yang terus meningkat, sementara korporasi besar yang menguasai sumber daya alam Indonesia tidak mendapatkan pengawasan yang memadai. Ini adalah gambaran nyata dari praktik pemungutan pajak tanpa keadilan. Negara, yang seharusnya melindungi dan memakmurkan rakyatnya, justru semakin bergantung pada pajak yang memberatkan tanpa memperhatikan asas keadilan sosial.

Pajak Tanpa Keadilan: Beban Bagi Rakyat 

Pajak yang semakin membebani rakyat tanpa ada pembagian yang adil dari hasil kekayaan alam menjadi isu utama dalam pengelolaan fiskal Indonesia. Pemerintah telah memungut pajak dari berbagai sektor kehidupan ekonomi, tetapi rakyat belum merasakan manfaatnya secara merata. Sementara itu, sektor-sektor yang menguasai kekayaan alam Indonesia, seperti korporasi besar, tidak terjamah dengan kebijakan pajak yang seharusnya lebih adil.

Pajak seharusnya menjadi instrumen keadilan sosial, di mana setiap warga negara, baik individu maupun perusahaan, memberikan kontribusi yang adil untuk kemakmuran bersama. Namun, kenyataannya justru bertolak belakang. Rakyat semakin terhimpit oleh pajak, sementara pengusaha besar yang seharusnya memberikan kontribusi lebih besar terhadap negara, justru menikmati keuntungan yang melimpah tanpa ada pengawasan yang memadai.

Ketimpangan Antara Rakyat dan Korporasi

Salah satu masalah mendasar yang muncul dalam sistem perpajakan Indonesia adalah ketimpangan yang semakin besar antara rakyat dan korporasi. Negara menjadi sangat bergantung pada pajak dari masyarakat sebagai sumber utama pendapatan. Sementara itu, korporasi besar yang menguasai banyak sektor vital, seperti energi dan pertambangan, tidak memberikan kontribusi pajak yang memadai. Mereka cenderung mendapatkan berbagai insentif dan kebijakan yang menguntungkan, sementara rakyat harus membayar pajak yang semakin tinggi tanpa adanya jaminan kesejahteraan.

Sistem pajak yang ada tidak mencerminkan keadilan sosial, sebab korporasi besar, yang mendapatkan banyak manfaat dari sumber daya alam Indonesia, tidak membayar pajak secara adil. Hal ini menyebabkan rakyat yang menjadi pihak yang paling terdampak, merasa bahwa pajak hanya menjadi beban, bukan suatu bentuk kontribusi untuk kesejahteraan bersama.

Struktur Pajak yang Tidak Efektif

Selain ketimpangan yang jelas, struktur perpajakan Indonesia juga menunjukkan ketidakseimbangan. Pengadilan Pajak yang masih berada di bawah Kementerian Keuangan menciptakan konflik kepentingan yang merugikan rakyat. Di satu sisi, pemerintah sebagai pemungut pajak, di sisi lain, pemerintah yang menangani sengketa pajak. Ketidakseimbangan ini memperburuk persepsi rakyat tentang ketidakadilan dalam sistem perpajakan Indonesia.

You Might Also Like

Puan dan Pejabat PDIP Beber Arahan Mega, Partai X Sindir, Rakyat Tak Butuh Ceramah, Tapi Kepemimpinan Nyata!
Vonis Hasto dan Mafia Peradilan, Cak Nun : Hakim Harus Tegakkan Keadilan, Bukan Sekadar Hukum
Sekolah Rakyat Minim Guru, Partai X: Pemerintah Sibuk Mimpi Digitalisasi, Tapi Tak Punya Tekad Sediakan Guru!
Aqua Terancam Diharamkan, Partai X: Air Rakyat, Jangan Diambil Keuntungan!

Pajak yang dipungut seharusnya mencerminkan keadilan dan digunakan untuk kepentingan rakyat. Namun, realitasnya, banyak dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan sosial justru tidak optimal dimanfaatkan. Negara yang bergantung pada pajak sebagai sumber utama penerimaan perlu mempertimbangkan kembali struktur kebijakan perpajakan. Hal ini untuk memastikan bahwa pajak dapat digunakan secara adil dan efektif.

Solusi dari Partai X: Menegakkan Keadilan Sosial dalam Sistem Pajak

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam konteks perpajakan, negara harus memastikan bahwa pemungutan pajak dilakukan dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Berikut adalah beberapa solusi yang diusulkan oleh Partai X untuk menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil:

  1. Reformasi Pajak untuk Korporasi
    Partai X mendorong agar perusahaan-perusahaan besar, terutama yang menguasai sumber daya alam, membayar pajak yang lebih adil. Negara harus memastikan bahwa korporasi berkontribusi lebih banyak terhadap penerimaan negara dan kemakmuran rakyat.
  2. Pemisahan Pengadilan Pajak dari Kementerian Keuangan
    Agar tercipta keadilan yang lebih transparan dalam sistem perpajakan. Partai X mengusulkan agar Pengadilan Pajak dipisahkan dari Kementerian Keuangan. Hal ini untuk menghindari konflik kepentingan antara pemungut pajak dan penyelesaian sengketa pajak.
  3. Optimalisasi Pengelolaan Kekayaan Alam untuk Kemakmuran Rakyat
    Partai X menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan alam yang lebih efektif dan transparan untuk kemakmuran rakyat. Negara harus memastikan bahwa hasil dari eksploitasi sumber daya alam digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, bukan hanya untuk penerimaan negara.
  4. Transparansi Penggunaan Dana Pajak
    Negara harus memastikan transparansi dalam penggunaan dana pajak yang dipungut dari rakyat. Rakyat berhak mengetahui bagaimana pajak mereka digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.

Kesimpulan: Mengubah Sistem Pajak untuk Mewujudkan Keadilan

Pajak tanpa keadilan semakin memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia. Ketika rakyat terus dipungut pajak, sementara korporasi besar tidak berkontribusi secara proporsional, kontrak sosial antara rakyat dan negara menjadi rapuh. Partai X meyakini bahwa negara yang kuat adalah negara yang mampu memakmurkan rakyatnya dengan adil. Oleh karena itu, reformasi pajak yang lebih adil dan transparan harus segera diterapkan. Adapun untuk menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pajak Semakin Menekan, Tetapi Keuntungan Korporasi Justru Melejit
Next Article Rakyat Terus Terbebani Pajak Tanpa Keadilan, Tapi Keuntungan Korporasi Justru Semakin Melambung!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Proyek Siluman Indonesia dan Keadaan Darurat Pengawasan Anggaran

January 20, 2026
Ekonomi

Anggaran Disembunyikan, Informasi Dikaburkan: Dua Kali Rakyat Dirugikan

December 12, 2025
Analisis kebijakan global menunjukkan bahwa keputusan ekonomi internasional sering kali tidak menguntungkan negara berkembang. Keputusan
Pemerintah

Membongkar Analisis Kebijakan Global: Apa yang Terjadi di Balik Keputusan Ekonomi Internasional?

February 2, 2026
Pemerintah

Pemerintahan Indonesia dalam Perspektif Kedaulatan Rakyat

December 10, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.