By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 26 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Mengelola Dana LPDP: Apakah Blacklist Penerima Beasiswa Solusi yang Tepat?
Pemerintah

Mengelola Dana LPDP: Apakah Blacklist Penerima Beasiswa Solusi yang Tepat?

Diajeng Maharani
Last updated: February 25, 2026 2:13 pm
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Pernyataan Menteri Keuangan yang mengancam akan blacklist penerima LPDP yang dianggap “menghina negara” menjadi sorotan publik. Mengingat bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, ancaman tersebut menimbulkan pertanyaan penting: apakah pemerintah sudah memahami peran dan mandatnya? Apakah blacklist penerima beasiswa LPDP adalah solusi yang tepat dalam menyikapi kritik atau pandangan yang tidak sejalan?

Dalam sistem negara republik, kedaulatan berada di tangan rakyat, yang memiliki hak penuh atas negara. Pemerintah, sebagai pelaksana mandat rakyat, bertugas untuk mengelola negara demi kepentingan umum. Ini adalah prinsip dasar yang harus dipahami secara tepat. Pemerintah bukan pemilik negara yang memiliki hak mutlak untuk mengatur kehidupan warganya, melainkan pengelola yang diberi kewenangan oleh rakyat untuk menjalankan kebijakan publik.

Ancaman Blacklist: Menyalahkan yang Tidak Sepaham?

Ancaman untuk blacklist penerima LPDP yang dianggap “menghina negara” mengarah pada kesalahan dalam memahami hubungan antara negara dan rakyat. Logika tersebut seolah menganggap bahwa pemerintahan adalah tujuan akhir rakyat. Padahal, dalam negara republik, rakyat bukan pencari pekerjaan di rumahnya sendiri. Mereka adalah pemilik rumah itu, sementara pemerintah hanyalah pengelola yang diberi amanah untuk menjalankan kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat.

Dana LPDP: Sumber dan Pengelolaan yang Perlu Klarifikasi

Pernyataan yang mengatakan dana LPDP berasal dari pajak masyarakat dan sebagian dari utang negara perlu diluruskan. Memang benar bahwa pajak adalah kontribusi rakyat, namun Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang sangat besar. Kekayaan alam seperti sumber daya mineral, energi, hutan, dan laut seharusnya menjadi sumber utama pendapatan negara. Narasi yang hanya menyoroti pajak dan utang tanpa menyebutkan kekayaan alam yang melimpah bisa mengaburkan realitas perekonomian Indonesia.

Pembiayaan Pendidikan Berbasis Utang: Prioritas dan Tata Kelola

Meskipun dana pendidikan penting, penggunaan dana pinjaman untuk membiayai pendidikan luar negeri harus dipertimbangkan secara hati-hati. Bukan dalam konteks menolak pendidikan, tetapi dalam konteks prioritas fiskal. Jika negara belum memiliki kekuatan ekonomi yang stabil, pembiayaan berbasis utang harus dikelola dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi. Mengandalkan utang untuk pendidikan, tanpa melihat kemampuan negara, dapat membebani masa depan perekonomian negara.

Mengaitkan Kritik dengan Ancaman: Tidak Sesuai Etika Demokrasi

Mengaitkan kritik terhadap negara dengan ancaman pembatasan akses kerja di pemerintahan adalah langkah yang berbahaya. Dalam negara demokrasi, kritik terhadap kebijakan pemerintah bukanlah penghinaan terhadap bangsa. Kritik merupakan bagian dari proses evaluasi yang sehat dan sah dalam demokrasi. Negara yang kuat tidak akan merasa takut pada kritik, dan negara yang percaya diri tidak akan membalas kritik dengan ancaman administratif seperti blacklist.

You Might Also Like

Presiden adalah Karyawan Rakyat
Korupsi: Senjata Utama Hancurkan Demokrasi Indonesia
Menanti Langkah Pemerintah Atasi Nasib Ribuan Karyawan Sritex yang Kena PHK
Hakim Agam Kembalikan Suap Rp6,2 Miliar, Partai X: Kalau Rakyat Salah, Mana Bisa Balikin Lalu Bebas?

Tanggung Jawab Moral Pemerintah dan Penerima LPDP

Penerima LPDP memiliki tanggung jawab moral untuk menggunakan dana beasiswa dengan bijak. Namun, tanggung jawab moral juga harus diemban oleh pemerintah. Pemerintah harus menjaga kebebasan sipil, mengelola kekayaan negara dengan bijaksana, serta memastikan kebijakan fiskal yang sehat dan tidak bergantung secara berlebihan pada utang. Pengelolaan dana LPDP harus dilakukan dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi, mengingat dana ini berasal dari rakyat, baik melalui pajak maupun kekayaan alam.

Solusi: Fokus pada Tugas Negara dan Perbaikan Kebijakan

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa tugas negara terbagi menjadi tiga hal utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Oleh karena itu, pemerintah harus fokus pada tugas-tugas tersebut dengan bijaksana. Dalam konteks ini pemerintah perlu memperbaiki kebijakan, melakukan dialog dengan publik, dan memastikan bahwa kritik dibalas dengan langkah-langkah yang konstruktif.

Dalam republik ini, rakyat adalah pemilik negara, dan pemerintah hanya pengelola sementara. Pemerintah harus ingat bahwa dalam setiap kebijakan yang diambil, terutama yang terkait dengan dana LPDP, harus ada transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan yang bijaksana. Ancaman blacklist terhadap penerima LPDP bukan hanya langkah yang salah, tetapi juga mencerminkan pengabaian terhadap prinsip dasar kedaulatan rakyat. Negara yang kuat dan demokratis akan selalu menghargai kritik dan menjadikannya sebagai landasan untuk perbaikan kebijakan yang lebih baik.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Gibran Sebut RUU Perampasan Aset Mendesak, Kejelasan Hukum Harus Diprioritaskan!
Next Article Cak Imin Setuju Kenaikan Iuran  BPJS, Kesejahteraan Harus Terjamin untuk Semua!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Wamenkum Jelaskan Pemberlakuan KUHAP Baru, Perlindungan Hukum Harus Tetap Terjamin!

January 7, 2026
Kriminal

Ancaman Bom di Penerbangan Haji, Partai X: Jangan Tunggu Ledakan Baru Intelijen Bergerak!

June 24, 2025
Pemerintah

Keadilan Hilang: Upah Rakyat Ditahan, Janji Penguasa Dilipatgandakan

January 2, 2026
Iran-Israel Memanas, Partai X: Jangan Sibuk Prediksi Global, Tapi Abai pada Krisis Lokal!
Internasional

Iran-Israel Memanas, Partai X: Jangan Sibuk Prediksi Global, Tapi Abai pada Krisis Lokal!

June 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.