beritax.id – Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita dan ibu hamil di Pandeglang, Banten, belakangan viral. Video yang beredar menunjukkan makanan untuk balita disajikan dalam kantong plastik tanpa alas apapun. Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengecek kejadian tersebut. Yahya menekankan pentingnya sanksi terhadap pengelola SPPG yang lalai agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan BGN terhadap proses distribusi makanan MBG. Yahya mengingatkan bahwa kantong plastik tidak memenuhi standar keamanan untuk makanan, terutama bagi balita.
Kelalaian Pihak SPPG
Anggota Komisi IX, Irma Surya Chaniago, juga menyoroti kelalaian SPPG yang tidak memindahkan makanan sesuai SOP. Makanan yang terbungkus plastik kresek tidak hanya berbahaya, tetapi juga menurunkan kualitas kepercayaan publik.
Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, mengakui kejadian ini terjadi karena spontanitas ibu kader posyandu. Namun, Dimas menegaskan bahwa setelah kejadian viral, pihaknya telah melakukan klarifikasi dan mendalami masalah ini.
Prinsip utama dalam pengelolaan SPPG adalah menjaga kualitas dan keamanan makanan untuk penerima manfaat. Kelalaian dalam proses distribusi seperti ini menunjukkan perlunya evaluasi sistem pengawasan yang lebih ketat.
Sanksi Tegas untuk Efek Jera
Partai X mengingatkan bahwa pengelola yang lalai dalam menjalankan SOP harus diberikan sanksi tegas.
Langkah ini penting untuk memastikan kualitas layanan makanan bergizi dan mencegah kerugian bagi penerima manfaat.
Partai X menekankan bahwa sanksi harus mengutamakan kepentingan rakyat dan memastikan keadilan sosial.
Penting bagi pemerintah untuk bertanggung jawab atas kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil.
Solusi Partai X untuk Pengawasan Lebih Ketat
Partai X mendorong BGN untuk memperbaiki sistem pengawasan dan memperjelas SOP dalam distribusi MBG. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program bantuan makanan harus dijaga untuk melindungi kepentingan rakyat.
Sanksi yang tegas dan perbaikan sistem pengawasan adalah langkah penting agar kejadian seperti ini tidak terulang. Keamanan dan kualitas makanan untuk balita serta ibu hamil harus menjadi prioritas utama dalam program MBG.



