By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 30 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Mantan Wakil Kepala BGN Minta Hakim Praperadilan, Jangan Biarkan Hukum Tajam ke Bawah
Pemerintah

Mantan Wakil Kepala BGN Minta Hakim Praperadilan, Jangan Biarkan Hukum Tajam ke Bawah

Diajeng Maharini
Last updated: July 30, 2026 8:09 am
By Diajeng Maharini
Share
7 Min Read
SHARE

beritax.id  — Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, meminta hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Permohonan tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya, Otto Cornelis Kaligis, dalam sidang praperadilan terkait penetapan tersangka dan penahanan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Contents
Prayogi R Saputra: Hukum Harus Menjadi Instrumen Perlindungan RakyatKritis: Penegakan Hukum Harus Menghindari Persepsi KetidakadilanObjektif: Kasus MBG Harus Menjadi Momentum Perbaikan Tata KelolaPrinsip Partai X: Negara Harus Hadir sebagai Pelindung dan Pelayan RakyatSolutif: Reformasi Tata Kelola agar Hukum dan Program Publik Berpihak kepada RakyatPenutup: Hukum yang Adil Menjadi Fondasi Kepercayaan Rakyat

Dalam permohonannya, pihak Lodewyk menilai tindakan penangkapan, penetapan tersangka, hingga penahanan dianggap tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kuasa hukum juga meminta agar seluruh keputusan yang berkaitan dengan proses hukum tersebut dinyatakan tidak sah serta meminta pemulihan hak hukum kliennya. Kasus ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan program strategis pemerintah yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Di tengah upaya negara menjalankan program pelayanan publik berskala besar, persoalan tata kelola, transparansi, dan penegakan hukum menjadi aspek penting agar setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.

Prayogi R Saputra: Hukum Harus Menjadi Instrumen Perlindungan Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute Prayogi R Saputra mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama, yaitu melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Menurut Prayogi, penegakan hukum merupakan bagian dari kewajiban negara dalam melindungi rakyat dan memastikan keadilan berjalan tanpa membedakan latar belakang seseorang, jabatan, maupun posisi sosial. “Negara tidak boleh hadir hanya ketika melakukan penindakan, tetapi juga harus memastikan proses hukum berjalan benar, transparan, dan memberikan rasa keadilan kepada seluruh masyarakat,” ujar Prayogi. Ia menegaskan bahwa hukum tidak boleh kehilangan tujuan utamanya, yakni menciptakan ketertiban, melindungi kepentingan masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Kritis: Penegakan Hukum Harus Menghindari Persepsi Ketidakadilan

Menurut Prayogi, kasus dugaan korupsi harus diproses secara serius karena korupsi menyangkut kerugian negara dan hak masyarakat. Namun, proses hukum tetap harus berlandaskan prinsip kehati-hatian, pembuktian, serta penghormatan terhadap hak setiap warga negara. Ia menilai, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan menunjukkan banyaknya orang yang diproses hukum, tetapi juga harus memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai aturan. “Rakyat membutuhkan kepastian bahwa hukum bekerja berdasarkan bukti, bukan berdasarkan tekanan, kepentingan tertentu, atau perbedaan perlakuan,” katanya.

Prayogi menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap hukum akan meningkat apabila masyarakat melihat bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

Objektif: Kasus MBG Harus Menjadi Momentum Perbaikan Tata Kelola

Kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG menjadi perhatian karena program tersebut memiliki tujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Dalam perkara tersebut, Kejaksaan Agung sebelumnya menyebut adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan program, termasuk dugaan penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai ketentuan serta dugaan penggelembungan harga sejumlah pengadaan barang.

You Might Also Like

Delapan Sifat Pemimpin Ala Prabowo, Partai X: Tambahkan Satu Lagi, Yakni Tunduk pada Konstitusi!
Ilmu Politik Itu Sunnah: Menjaga Kesejahteraan Rakyat sebagai Wujud Pengabdian
Ketika Kritik Dibungkam, Kuasa Tanpa Kendali Makin Subur
Tambang Dikuasai Oligarki, Rakyat Hanya Jadi Penonton Berdebu

Di sisi lain, pihak Lodewyk melalui praperadilan mempertanyakan keabsahan proses hukum yang dilakukan penyidik. Menurut Prayogi, kedua aspek tersebut harus ditempatkan secara seimbang. Negara wajib memberantas dugaan korupsi, tetapi juga wajib memastikan bahwa proses hukum dilakukan secara profesional dan akuntabel. “Penegakan hukum yang kuat bukan hanya dilihat dari siapa yang dihukum, tetapi juga dari bagaimana proses tersebut menjaga prinsip keadilan,” ujarnya.

Prinsip Partai X: Negara Harus Hadir sebagai Pelindung dan Pelayan Rakyat

Prayogi menjelaskan bahwa berdasarkan prinsip Partai X, negara merupakan entitas yang terdiri atas wilayah, rakyat, dan pemerintah yang harus menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, dan transparan. Dengan tujuan mewujudkan kedaulatan, keadilan, serta kesejahteraan seluruh rakyat. Dalam prinsip tersebut, tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Fungsi melindungi rakyat berkaitan dengan hadirnya lembaga negara yang menjaga keamanan dan kepastian hukum. Sementara fungsi melayani dan mengatur rakyat dijalankan oleh pemerintah melalui kebijakan publik. Prayogi menilai bahwa pejabat negara bukanlah kelompok yang berada di atas rakyat. Melainkan pelayan rakyat yang memiliki tanggung jawab menjalankan amanah publik. Prinsip Partai X juga menempatkan rakyat sebagai pemilik kedaulatan negara.

Solutif: Reformasi Tata Kelola agar Hukum dan Program Publik Berpihak kepada Rakyat

Berdasarkan prinsip tersebut, Prayogi menyampaikan sejumlah solusi agar penegakan hukum dan tata kelola program pemerintah semakin kuat.

1. Pastikan Proses Hukum Transparan dan Berbasis Bukti

Menurut Prayogi, setiap proses hukum harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik melalui mekanisme yang terbuka, profesional, dan sesuai aturan. Penyidik harus memastikan setiap penetapan tersangka memiliki dasar hukum yang kuat sehingga pemberantasan korupsi tetap mendapat dukungan masyarakat.

2. Perkuat Pengawasan Program Strategis Negara

Program yang menggunakan anggaran besar dan menyangkut kebutuhan rakyat harus memiliki sistem pengawasan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Prayogi menilai program seperti MBG harus dikelola dengan prinsip efektif, efisien, dan transparan. Sebagaimana prinsip pengelolaan negara yang bertujuan menghadirkan kesejahteraan rakyat. Pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah muncul dugaan penyimpangan, tetapi harus menjadi bagian dari sistem pencegahan.

3. Utamakan Kepentingan Penerima Manfaat

Menurut Prayogi, setiap program pemerintah harus kembali kepada tujuan awalnya, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam konteks MBG, fokus utama harus tetap memastikan anak-anak dan masyarakat penerima manfaat memperoleh pelayanan gizi yang berkualitas, bukan terganggu oleh persoalan tata kelola. “Program rakyat harus kembali kepada rakyat. Anggaran negara harus menghasilkan manfaat nyata, bukan menjadi ruang penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

4. Bangun Aparatur Negara yang Berintegritas

Prayogi menekankan pentingnya menghadirkan negarawan dan aparatur yang memahami bahwa kekuasaan adalah amanah.Menurut prinsip Partai X, negarawan adalah sosok yang bijaksana, berwibawa, visioner. Serta berkomitmen memastikan pengelolaan negara berjalan efektif, efisien, transparan, dan bertujuan mewujudkan keadilan serta kesejahteraan rakyat.

Penutup: Hukum yang Adil Menjadi Fondasi Kepercayaan Rakyat

Prayogi menegaskan bahwa pemberantasan korupsi dan perlindungan hak warga negara harus berjalan beriringan. Negara yang kuat bukan hanya negara yang mampu menghukum pelanggaran. Tetapi juga negara yang mampu memastikan setiap proses berjalan adil, transparan, dan dipercaya masyarakat. “Rakyat tidak membutuhkan hukum yang keras semata, tetapi hukum yang adil. Karena tujuan akhir negara adalah menghadirkan rasa aman, pelayanan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” tutup Prayogi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Saat Jeratan Oligarki di Partai Politik Menjadi Sorotan
Next Article Saat Makna Bhinneka Tunggal Ika Mulai Dilupakan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Skala Bencana Disembunyikan agar Skala Korupsi Tidak Terbongkar?

December 12, 2025
Pemerintah

Model Kepemimpinan Ideal: Kepemimpinan yang Berbasis Sistem dan Akuntabilitas

April 13, 2026
Pemerintah

Ketika Publik Hanya Dijadikan Target, Rakyat sebagai Objek Kebijakan Jadi Kenyataan

May 15, 2026
Pemerintah

Fleksibel Ala Prabowo, Partai X: TKDN Harus Pro-Rakyat!

April 14, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.