By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 2 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Keuntungan Korporasi Naik, Kerusakan Lingkungan Ditanggung Rakyat
Pemerintah

Keuntungan Korporasi Naik, Kerusakan Lingkungan Ditanggung Rakyat

Diajeng Maharani
Last updated: December 16, 2025 1:40 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Di tengah narasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi, masyarakat di berbagai daerah justru menghadapi realitas sebaliknya banjir berulang, tanah longsor, krisis air bersih, dan hilangnya mata pencaharian. Sementara laporan keuntungan korporasi terus naik, biaya sosial dan ekologis sepenuhnya ditanggung rakyat.

Dalam beberapa bulan terakhir, publik kembali disuguhkan bencana ekologis di wilayah yang berdekatan dengan aktivitas tambang, perkebunan skala besar, dan proyek infrastruktur berbasis eksploitasi alam. Sungai tercemar, hutan gundul, dan lahan pertanian rusak, namun operasional korporasi tetap berjalan tanpa jeda berarti.

Masyarakat sekitar tidak hanya kehilangan lingkungan hidup yang sehat, tetapi juga dipaksa menanggung risiko kesehatan dan ekonomi jangka panjang.

Negara Sigap untuk Investasi, Lamban untuk Pemulihan

Respons negara sering kali lebih cepat dalam menjaga iklim investasi dibandingkan memulihkan hak rakyat terdampak. Penegakan hukum atas pelanggaran lingkungan berjalan lambat, sementara izin usaha tetap diperpanjang. Kondisi ini memperkuat kesan bahwa negara lebih hadir sebagai fasilitator keuntungan korporasi ketimbang pelindung warga.

Ketika pemulihan lingkungan tertunda, penderitaan rakyat menjadi beban harian yang terus berulang.

Ketimpangan Struktural yang Dipelihara

Kerusakan lingkungan bukan sekadar dampak teknis, melainkan hasil dari pilihan kebijakan. Selama keuntungan ekonomi dijadikan indikator utama keberhasilan, penderitaan rakyat akan terus dianggap sebagai “biaya yang tak terhindarkan.” Pola ini melanggengkan ketimpangan dan memperlemah rasa keadilan sosial.

You Might Also Like

Nilai Kebangsaan Bukan Warisan Mati, Partai X: Serukan Bangkitkan Nasionalisme Lewat Tindakan, Bukan Pidato!
Bakamla Gagalkan Perompak, Partai X: Keamanan Laut Harus Sekaligus Sejahterakan Nelayan!
Pengamat Desak Reformasi Fiskal, Partai X: Demo Muncul Karena Beban Rakyat Berat!
KPK Sita Uang Tunai Usai Geledah Kantor Pajak, Tindak Korupsi Tanpa Kompromi

Dalam situasi seperti ini, rakyat kehilangan posisi tawar di hadapan kekuatan modal besar.

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Rakyat Adalah Raja

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menegaskan bahwa arah pembangunan seperti ini bertentangan dengan prinsip kedaulatan rakyat.

“Rakyat adalah pemilik kedaulatan negara, sehingga rakyat adalah raja. Pejabat atau pemerintah bukanlah pemegang kekuasaan, melainkan pelayan rakyat TKI, Tenaga Kerja Indonesia, yang digaji oleh rakyat. Jika kerusakan lingkungan ditanggung rakyat sementara keuntungan dinikmati korporasi, maka negara telah gagal menjalankan perannya,” tegas Prayogi.

Ia menekankan bahwa sumber daya alam harus dikelola untuk kesejahteraan bersama, bukan untuk akumulasi segelintir pihak.

Risiko Jangka Panjang: Kerusakan Permanen dan Hilangnya Kepercayaan

Jika pola ini terus berlanjut, Indonesia berisiko mewariskan kerusakan lingkungan permanen dan konflik sosial berkepanjangan. Kepercayaan publik terhadap negara akan semakin terkikis, karena rakyat merasa dibiarkan menanggung dampak kebijakan yang tidak mereka nikmati hasilnya.

Pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan hanya akan menghasilkan ketegangan sosial.

Solusi: Keuntungan Harus Sejalan dengan Tanggung Jawab

Untuk menghentikan ketimpangan ini, langkah-langkah berikut perlu segera dilakukan:

  • Perketat evaluasi lingkungan dan sosial sebelum dan selama operasional korporasi. Keuntungan tidak boleh mengabaikan keselamatan rakyat.
  • Tegakkan hukum secara tegas terhadap pelanggaran lingkungan. Tanpa kompromi terhadap kekuatan modal.
  • Wajibkan pemulihan lingkungan dan kompensasi adil bagi warga terdampak
    Bukan sekadar janji di atas kertas.
  • Libatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan sumber daya alam
    Karena merekalah pemilik sah ruang hidup tersebut.
  • Tegaskan kembali peran negara sebagai pelayan rakyat
    Bukan pelindung keuntungan segelintir pihak.

Keuntungan korporasi tidak boleh dibangun di atas penderitaan rakyat dan kehancuran lingkungan. Dalam republik, raja adalah rakyat, dan negara wajib memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi berpihak pada kehidupan bersama.

Jika kerusakan terus ditanggung rakyat, maka yang dipertaruhkan bukan hanya alam melainkan keadilan dan masa depan bangsa.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Revisi UU Penyiaran: Ketika Investigasi Dilarang Demi Stabilitas
Next Article Pemerintah Punya Narasi, Publik Punya Memori

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

BPN Imbau Waspadai Sertifikat Palsu, Partai X: Butuh Perlindungan Bukan Himbauan!
Kriminal

BPN Imbau Waspadai Sertifikat Palsu, Partai X: Butuh Perlindungan Bukan Himbauan!

July 4, 2025
Pendidikan

Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 70 Ribu Sekolah, Pendidikan Harus Merata!

January 27, 2026
Pemerintah

Kejagung Periksa Dua Hakim Suap CPO, Partai X: Kalau Hakimnya Busuk, Seperti Apa Rasa Keadilan Kita?

April 16, 2025
OJK Sebut Likuiditas Perbankan Kuat, Partai X: Bank Kaya, Rakyat Tetap Miskin!
Ekonomi

OJK Sebut Likuiditas Perbankan Kuat, Partai X: Bank Kaya, Rakyat Tetap Miskin!

September 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.