By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 11 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketimpangan Demokrasi: Krisis Kedaulatan Rakyat yang Membentuk Struktur Negara Ini
Pemerintah

Ketimpangan Demokrasi: Krisis Kedaulatan Rakyat yang Membentuk Struktur Negara Ini

Diajeng Maharani
Last updated: February 9, 2026 2:59 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id –  Krisis kedaulatan rakyat semakin mengkhawatirkan dalam struktur negara Indonesia. Ketimpangan demokrasi yang ada saat ini mempengaruhi cara negara mengelola kekuasaan dan memberikan pelayanan kepada rakyat. Demokrasi yang seharusnya menjadi sarana rakyat untuk berpartisipasi dalam keputusan, kini lebih banyak dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi. Hal ini menyebabkan rakyat semakin terpinggirkan, dan struktur negara pun terbentuk tidak berdasarkan keinginan dan kebutuhan rakyat, melainkan berdasarkan kepentingan pejabat yang memegang kekuasaan.

Krisis Kedaulatan Rakyat: Dampak Ketimpangan Demokrasi

Krisis kedaulatan rakyat terlihat jelas ketika proses pemilihan umum dan pengambilan keputusan tidak mencerminkan kehendak mayoritas rakyat. Biaya yang terus meningkat membuat hanya segelintir orang yang mampu berpartisipasi dalam proses demokrasi. Para calon pemimpin yang mampu mengakses jalur kekuasaan lebih mengutamakan kepentingan finansial dan kekuasaan daripada kepentingan rakyat.

Situasi ini menyebabkan ketimpangan dalam demokrasi, di mana rakyat yang seharusnya menjadi penentu utama, justru terpinggirkan. Akibatnya, negara kehilangan fokus untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan baik. Ketika sistem pemerintahan lebih mengutamakan kepentingan kelompok pejabat, rakyat merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi hidup mereka.

Tugas Negara: Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, mengingatkan bahwa tugas negara itu ada tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil adalah untuk kepentingan rakyat dan bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Namun, saat ini, negara sering gagal menjalankan tugas-tugas ini. Pengambilan keputusan tidak mencerminkan kebutuhan rakyat, dan ketimpangan sosial semakin berkembang. Negara yang seharusnya hadir untuk melindungi dan melayani rakyat malah semakin dikuasai oleh kekuatan yang hanya menguntungkan sebagian orang.

Negara adalah entitas yang terdiri dari wilayah, rakyat, dan pemerintah yang dapat menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, dan transparan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan seluruh rakyat.

You Might Also Like

Menteri Pertanian Andi Amran Dapat Pujian, Kinerja Harus Terus Ditingkatkan!
Semangat Pahlawan Hidup Kembali Melalui Gerakan Sinau Kebangsaan
OJK Sebut Likuiditas Perbankan Kuat, Partai X: Bank Kaya, Rakyat Tetap Miskin!
Negarawan adalah Arsitek dan Kontraktor dalam Membangun Struktur Ketatanegaraan

Solusi: Mengembalikan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi

Untuk mengatasi ketimpangan demokrasi, solusi pertama adalah dengan mengurangi biaya yang tinggi dan memastikan partisipasi rakyat dalam setiap proses pemerintahan. Pemerintah harus memperkenalkan kebijakan yang memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk terlibat tanpa terkendala masalah finansial.

Selain itu, pendidikan berbasis pada Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan perlu diperkenalkan lebih luas di sekolah-sekolah untuk membentuk kesadaran konstitusional sejak dini. Ini akan membantu generasi muda memahami peran mereka dalam demokrasi dan mengurangi kesenjangan yang ada.

Partai politik juga harus kembali pada fungsinya untuk mendidik calon pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga integritas dan komitmen terhadap kepentingan rakyat. Negara harus memastikan bahwa partai berfungsi sebagai lembaga yang mendidik dan bukan sekadar alat untuk merebut kekuasaan.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kedaulatan rakyat bisa kembali terjaga dan negara dapat lebih fokus pada kesejahteraan rakyat, bukan hanya pada kepentingan segelintir pejabat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Indonesia: Antara Katanya dan Aslinya
Next Article Demokrasi Hanya Ilusi: Mengapa Proses Pemilu Hanya Menguntungkan Segelintir Orang?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Pejabat Bea Cukai Terima Rp7 Miliar, Korupsi Harus Dibersihkan Tuntas!

February 10, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa tidak ada pihak yang boleh merasa lebih kuat dari hukum di Indonesia.
Pemerintah

Prabowo: Tak Boleh Ada yang Lebih Kuat dari Hukum, Partai X: Setuju, Asal Hukum Juga Tak Takut pada yang Kuat

August 18, 2025
Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri bersama Kejaksaan Agung meluncurkan aplikasi Jaga Desa
Teknologi

Kemendagri Luncurkan Aplikasi Desa, Partai X: Jangan Awasi, Tapi Sejahterakan Rakyat!

September 15, 2025
Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) kembali bersuara lantang menyoal masa depan keadilan perpajakan di Indonesia.
Seputar Pajak

IWPI Adakan Webinar Nasional: Lonceng Kematian di Pengadilan Pajak oleh Menteri Keuangan?

June 28, 2025
Ekonomi

Potret Pertumbuhan Ekonomi: Utang Naik, Beban Terasa

January 7, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.