By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 27 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketika Rakyat Dikesampingkan, Zulhas Gagal Paham Politik
Pemerintah

Ketika Rakyat Dikesampingkan, Zulhas Gagal Paham Politik

Diajeng Maharani
Last updated: April 27, 2026 11:13 am
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Pernyataan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), yang mengatakan bahwa tugas rakyat hanya sebatas membayar pajak dan tidak perlu terlibat dalam urusan pemerintahan, menunjukkan kegagalan memahami esensi dalam negara demokratis. Zulhas gagal paham politik jika hanya melihat rakyat sebagai pembayar pajak tanpa menghargai hak mereka untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Ketika rakyat dikesampingkan, negara kehilangan fondasi dasarnya yang berpusat pada kedaulatan rakyat.

Pasal 1 ayat (2) UUD NRI 1945 menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Rakyat memiliki hak untuk berpartisipasi dalam segala aspek kehidupan negara, bukan hanya berfungsi sebagai sumber pajak. Negara ini bukan milik pemerintah, tetapi milik rakyat yang memegang hak untuk menentukan arah dan kebijakan negara. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus melibatkan rakyat dalam proses pengambilan keputusan, dan bukan hanya memandang mereka sebagai objek yang wajib membayar pajak.

Tugas Negara: Melindungi, Melayani, Mengatur

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa negara memiliki tiga tugas utama yang harus dilaksanakan dengan baik: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara tidak hanya bertugas untuk memungut pajak, tetapi juga harus memberikan perlindungan yang layak kepada rakyat serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil membawa manfaat langsung bagi mereka. Mengabaikan hak rakyat untuk berpartisipasi dalam pemerintahan adalah bentuk pelanggaran terhadap kewajiban negara itu sendiri.

Pajak adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh rakyat untuk mendukung pembangunan negara. Namun, kewajiban ini harus seimbang dengan hak rakyat untuk memperoleh perlindungan dan pelayanan yang sesuai. Jika negara hanya mengandalkan pajak tanpa memberikan layanan yang layak, maka akan tercipta ketidakadilan. Negara harus memastikan bahwa pajak yang dipungut digunakan untuk kepentingan rakyat, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup mereka dan memberikan perlindungan yang mereka butuhkan.

Solusi: Negara Harus Memberikan Ruang Bagi Partisipasi Rakyat

Rinto Setiyawan memberikan solusi konkret dengan menekankan bahwa negara harus kembali pada fungsi utamanya: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan adil. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berpihak pada rakyat dan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Transparansi dalam Pengelolaan Pajak

You Might Also Like

Operasi Ketupat Digelar, Partai X: Keamanan Harus Nyata, Bukan Cuma Parade Seragam!
5 Berita Politik Indonesia Setelah Prabowo Menjabat Presiden
BNPT Perkuat Sinergi, Partai X: Aman dari Teroris, Tapi Tidak dari Kemiskinan!
Permintaan Informasi Publik Ditolak: PPID DJP Dituding Tak Jalankan Tugas, Kepastian Hukum Wajib Pajak Terabaikan

Pemerintah harus menjamin transparansi dalam pengelolaan pajak. Rakyat berhak mengetahui bagaimana pajak yang mereka bayar digunakan. Dengan transparansi yang jelas, rakyat akan lebih percaya bahwa pajak mereka digunakan untuk kepentingan bersama. Seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini akan meningkatkan partisipasi rakyat dalam kehidupan negara dan memperkuat rasa saling percaya antara pemerintah dan rakyat.

Pemerintah harus memberikan lebih banyak ruang bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Partisipasi rakyat bukan hanya soal hak memilih dalam pemilu, tetapi juga soal hak untuk memberikan masukan dalam kebijakan yang diambil. Negara harus membuka lebih banyak saluran konsultasi publik yang memungkinkan masyarakat menyuarakan pendapat mereka. Tanpa partisipasi aktif rakyat, negara akan kehilangan legitimasi dan dukungan dari masyarakat.

Meningkatkan Kesejahteraan Melalui Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat

Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil berpihak pada kesejahteraan rakyat. Salah satu langkah penting adalah memastikan bahwa pajak yang dipungut digunakan untuk sektor-sektor yang langsung mempengaruhi kehidupan rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dengan demikian, rakyat akan merasakan manfaat langsung dari pajak yang mereka bayar dan merasa lebih terlibat dalam proses pembangunan negara.

Kesimpulan: Negara Harus Mendengarkan Suara Rakyat

Zulhas gagal paham politik jika hanya melihat pajak sebagai kewajiban sepihak tanpa menghargai hak rakyat untuk dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Negara ini adalah milik rakyat, dan pemerintah hanya menjalankan amanat mereka untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Oleh karena itu, negara harus memastikan bahwa pajak yang dipungut digunakan untuk kepentingan rakyat, dan setiap kebijakan yang diambil harus melibatkan rakyat dalam proses pengambilan keputusan. Kedaulatan rakyat harus dipertahankan, dan partisipasi rakyat dalam pemerintahan harus dihargai dan diperkuat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Efisiensi BUMN, Fokuskan Layanan Untuk Kepentingan Rakyat
Next Article Zulhas Gagal Paham Politik dalam Cara Pandang Kekuasaan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Tugas Negara Tiga: Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

November 12, 2025
Pemerintah

Ombudsman dan BRIN Kolaborasi, Partai X: Kajian Jangan Hanya Jadi Proyek

October 3, 2025
Seputar Pajak

Perlindungan Hukum Wajib Pajak Dalam Proses Penyanderaan Pajak

August 1, 2025
Sosial

Massa Buruh Diintimidasi Saat Aksi, Partai X Kecam Kekerasan Digital dan Penculikan, Ini Ancaman Terbuka terhadap Demokrasi!

August 8, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.