By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 31 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketika Pemerintah Minta Rakyat Legowo, Rakyat Minta Pemerintah Waras
Pemerintah

Ketika Pemerintah Minta Rakyat Legowo, Rakyat Minta Pemerintah Waras

Diajeng Maharani
Last updated: December 16, 2025 1:35 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Dalam berbagai krisis kenaikan harga, bencana alam, pemangkasan layanan publik, hingga kebijakan ekonomi yang menyulitkan rakyat kembali diminta untuk legowo. Legowo menjadi kata kunci yang berulang, seolah pengorbanan rakyat adalah solusi utama atas kegagalan kebijakan. Padahal, di balik ajakan tersebut, masyarakat justru melihat negara sering absen dalam menghadirkan perlindungan yang nyata.

Kesabaran rakyat tidak boleh dijadikan tameng untuk menutupi kekeliruan pengelolaan negara.

Warga diminta memahami kondisi global, defisit anggaran, atau kompleksitas kebijakan.
Namun di saat yang sama,  pejabat kebijakan tampak jauh dari dampak langsung keputusan yang mereka ambil. Harga kebutuhan pokok naik, biaya hidup melonjak, dan layanan dasar tersendat semuanya ditanggung oleh rakyat yang tidak memiliki ruang untuk menolak. Ketika pengorbanan hanya satu arah, keadilan menjadi ilusi.

Legowo yang Dipaksakan Melahirkan Kegerahan Publik

Kesediaan rakyat untuk bertahan hidup dalam kondisi sulit bukanlah tanda persetujuan, melainkan bentuk keterpaksaan. Meminta warga legowo tanpa memperbaiki akar masalah hanya akan memperbesar kekecewaan publik.

Di titik tertentu, narasi pengorbanan berubah menjadi ironi: negara yang seharusnya melayani justru menuntut dimaklumi. Legitimasi pemerintahan tidak dibangun dari kesabaran rakyat yang diperas.

Yang diminta warga sebenarnya sederhana: kebijakan yang masuk akal, transparan, dan berpihak pada kepentingan umum. Rakyat tidak menuntut keajaiban, tetapi konsistensi antara ucapan dan tindakan. Ketika kebijakan terasa tidak rasional dan dampaknya selalu menghantam lapisan terbawah, kepercayaan publik perlahan runtuh. Waras dalam bernegara berarti berani mengakui kesalahan dan memperbaikinya.

You Might Also Like

Airlangga Janji Cicil Rumah BPJS TK, Partai X: Rakyat Butuh Rumah, Bukan Janji!
Denda Faktur Pajak Tidak Lengkap: Sanksi dan Implementasinya di Coretax System
KPK: Jangan Dikit-dikit Amnesti, Partai X: Rakyat Mana Pernah Dapat Amnesti?
RUU PPRT Dibahas Lagi, Puan Bilang Jangan Ada yang Dirugikan, Partai X Teriakkan: Rakyat Sudah Terlalu Lama Dirugikan!

Negara Tidak Boleh Bergantung pada Kesabaran Tanpa Batas

Kesabaran rakyat adalah modal sosial yang sangat berharga, tetapi juga terbatas.
Jika negara terus mengandalkan narasi legowo tanpa reformasi kebijakan yang nyata, maka yang lahir bukan stabilitas, melainkan akumulasi kekecewaan.
Negara yang sehat adalah negara yang belajar dari kritik, bukan yang berlindung di balik permintaan pengertian.

Solusi: Dari Narasi Pengorbanan ke Tanggung Jawab Kebijakan

Pemerintah perlu mengakhiri kebiasaan melempar beban kepada rakyat dan mulai menunjukkan kepemimpinan yang rasional serta empatik. Setiap kebijakan harus disusun berdasarkan dampak nyata terhadap kehidupan warga, bukan sekadar stabilitas angka atau kepentingan jangka pendek. Transparansi dalam pengambilan keputusan wajib diperkuat agar rakyat memahami alasan kebijakan, bukan sekadar diminta menerima. Evaluasi terbuka harus dilakukan ketika kebijakan terbukti menyulitkan masyarakat, disertai keberanian untuk mengoreksi arah.

Yang paling penting, negara harus kembali menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama, bukan variabel yang bisa dikompromikan. Rakyat bisa diajak berkorban, tetapi hanya jika pemerintah terlebih dahulu menunjukkan kewarasan dalam memimpin.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tak Ada Pembangunan Proyek Tanpa Harga, Tapi Mengapa Rakyat yang Membayar?
Next Article Masalah Coretax, Publik Malah Diminta Tidak Banyak Mengeluh

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Korporasi Global Menguasai: Mempengaruhi Kebijakan Ekonomi Negara dengan Modal Besar

January 30, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Baleg Cabut RUU Danantara, Partai X Desak Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat!

November 28, 2025
Pemerintah

Uang Negara Kembali, Partai X: Tanda Baik Kalau Tak Hanya di Awal Pemerintahan!

October 21, 2025
Pendidikan

Sekolah Garuda Siapkan Generasi Unggul, Partai X: Pendidikan Jangan Hanya Untuk Pejabat!

September 23, 2025
PemerintahSosial

Tiru Paris dan Bangkok, Partai X: Solusi Polusi Jangan Cuma Modal Gaya!

April 8, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.