beritax.id – Kemajuan tanpa kedaulatan berisiko menjadi proyek pembangunan yang tidak berpihak pada rakyat. Banyak proyek besar yang dijalankan dengan klaim membawa kemajuan, namun pada kenyataannya, mereka sering kali mengabaikan kedaulatan negara dan kebutuhan rakyat. Tanpa kedaulatan dalam mengelola sumber daya dan kebijakan, proyek-proyek tersebut justru lebih menguntungkan pihak luar atau korporasi besar, sementara rakyat yang seharusnya menjadi pusat pembangunan justru terpinggirkan.
Proyek Pembangunan yang Tidak Memperhatikan Kepentingan Rakyat
Proyek-proyek pembangunan sering kali dilaksanakan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat. Meskipun ada klaim kemajuan ekonomi, banyak proyek yang lebih berfokus pada sektor-sektor yang tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat luas. Pembangunan infrastruktur besar, misalnya, sering kali tidak menyentuh kebutuhan dasar rakyat, seperti layanan kesehatan yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas, atau pekerjaan yang layak. Proyek besar ini justru menguntungkan investor asing atau perusahaan besar yang lebih memperhatikan keuntungan finansial ketimbang kesejahteraan sosial.
Pemerintah kerap mengklaim bahwa proyek pembangunan telah membawa kemajuan signifikan. Namun, banyak dari proyek ini justru memperburuk ketimpangan sosial. Rakyat yang tidak terlibat dalam pengambilan keputusan atau yang tidak mendapatkan manfaat langsung dari pembangunan menjadi korban dari kebijakan yang tidak berkeadilan. Ketimpangan ini semakin memperburuk kesenjangan antara pejabat dan masyarakat umum, yang pada gilirannya menciptakan ketidakpuasan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat
Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara harus berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan tidak hanya memperhatikan angka-angka kemajuan, tetapi juga dampaknya terhadap rakyat. Kemajuan yang sesungguhnya tercapai ketika rakyat benar-benar merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, dan ketika kedaulatan negara dijaga dengan teguh.
Solusi untuk Mewujudkan Pembangunan yang Berkeadilan dan Berpihak pada Rakyat
- Pembangunan yang Berfokus pada Kesejahteraan Rakyat
Proyek pembangunan harus lebih berfokus pada meningkatkan kualitas hidup rakyat. Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti akses ke pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak. - Keterlibatan Rakyat dalam Pengambilan Keputusan
Pemerintah harus melibatkan rakyat dalam setiap tahap pengambilan keputusan terkait kebijakan pembangunan. Ini akan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. - Redistribusi Kekayaan untuk Mengurangi Ketimpangan Sosial
Negara harus memperkenalkan kebijakan redistribusi kekayaan yang lebih adil. Dengan sistem pajak yang progresif dan program sosial yang efektif, negara dapat mengurangi kesenjangan sosial yang semakin lebar. - Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan UMKM
Negara harus mendukung pengembangan ekonomi lokal dan UMKM agar lebih kompetitif. Kebijakan yang mendukung sektor ini akan menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kemandirian ekonomi domestik. - Mengurangi Ketergantungan pada Kebijakan Luar Negeri
Indonesia harus berusaha mengurangi ketergantungan pada kebijakan luar negeri dan lebih fokus pada kebijakan yang memperkuat ekonomi domestik dan kedaulatan negara.
Penutup: Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan dan Berpihak pada Rakyat
Kemajuan tanpa kedaulatan hanya akan menghasilkan pembangunan yang tidak berkeadilan. Rinto Setiyawan menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang tidak hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesejahteraan sosial. Pembangunan yang sesungguhnya terjadi ketika rakyat merasakan manfaatnya, dan ketika negara dapat mempertahankan kedaulatan ekonomi serta pemerintahan. Dengan kebijakan yang tepat, Indonesia dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat.



