By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 2 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kejagung Usut Kasus Ratusan Triliun, Negara Harus Respons Cepat!
Pemerintah

Kejagung Usut Kasus Ratusan Triliun, Negara Harus Respons Cepat!

Diajeng Maharani
Last updated: January 2, 2026 10:17 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Kejaksaan Agung memaparkan capaian kinerja penegakan hukum sepanjang tahun 2025 kepada publik. Kejagung mencatat terdapat empat kasus dugaan korupsi dengan kerugian negara mencapai ratusan triliun rupiah. Paparan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. Seluruh perkara besar tersebut ditangani Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Anang menyebut empat kasus tersebut menjadi perkara dengan kerugian negara terbesar sepanjang 2025. Penanganan perkara dinilai menunjukkan besarnya tantangan pemberantasan korupsi nasional.

Empat Kasus Besar Kerugian Negara

Kasus pertama menyangkut tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Perkara tersebut terjadi pada periode 2018 hingga 2023. Kerugian negara dalam kasus Pertamina mencapai lebih dari Rp 285 triliun. Sejumlah petinggi Pertamina dan saudagar minyak Riza Chalid ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus kedua adalah dugaan korupsi pengadaan digitalisasi pendidikan Chromebook. Perkara ini terjadi di Kementerian Pendidikan pada periode 2019 hingga 2022. Nilai kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai hampir Rp 2 triliun. Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ketiga berkaitan dengan dugaan korupsi pemberian kredit bank kepada PT Sritex.
Kerugian negara dalam perkara ini mencapai lebih dari Rp 1,3 triliun. Kasus keempat menyangkut dugaan korupsi importasi gula. Perkara tersebut menjerat mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.

Skala Penanganan dan Dampak Fiskal

Jampidsus Kejagung juga menangani perkara perpajakan, kepabeanan, cukai, dan pencucian uang. Sepanjang 2025, penyelidikan dilakukan terhadap 2.658 perkara.

You Might Also Like

Iran-Israel Memanas, Menteri Bilang UMKM Prioritas, Partai X: Konflik Jauh Jadi Alasan Gagal Urus Ekonomi Rakyat!
Menkop: Kopdes Semakin Pesat, Partai X: Pesat untuk Siapa? Rakyat Masih Susah!
Status Bencana Nasional Belum Ditetapkan, Partai X Minta Evaluasi Cepat
Indonesia Krisis: Negara Dikuasai Segelintir, Rakyat Menanggung Kerugiannya

Penyidikan dilakukan pada 2.399 perkara dan penuntutan mencapai 2.540 perkara. Sebanyak 2.247 perkara telah dieksekusi sepanjang tahun berjalan.

Kejagung menyebut berhasil menyelamatkan keuangan negara senilai Rp 24,7 triliun.
Kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai Rp 19,1 triliun.

Sikap Kritis Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai kasus ini sebagai alarm serius negara. Ia menegaskan negara tidak boleh lamban merespons kejahatan keuangan berskala besar.

Menurut Rinto, tugas negara hanya tiga dan harus dijalankan secara konsisten. Negara wajib melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat secara adil.

Korupsi ratusan triliun, menurutnya, adalah pengkhianatan terhadap amanat konstitusi. Kerugian tersebut berdampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

Prinsip Partai X dalam Penegakan Hukum

Partai X menempatkan keadilan sosial sebagai tujuan utama penegakan hukum.
Hukum harus menjerat pelaku tanpa memandang jabatan atau kekuasaan.

Penegakan hukum wajib transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Negara tidak boleh ragu menindak pejabat yang merugikan keuangan publik.

Solusi Partai X untuk Negara

Partai X mendorong percepatan proses hukum terhadap perkara korupsi besar.
Aset hasil kejahatan harus segera disita dan dikembalikan kepada negara.

Pengawasan sektor strategis harus diperkuat dengan sistem digital transparan.
Reformasi tata kelola BUMN dan kementerian wajib menjadi agenda nasional.Kasus ratusan triliun rupiah menunjukkan korupsi masih menjadi ancaman serius negara.
Partai X menegaskan negara harus bertindak cepat, tegas, dan konsisten.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Indonesia Versi Negara dan Indonesia Versi Rakyat: Dua Cerita Berbeda
Next Article Krisis Keadilan: Proyek Nasional Jalan Terus, Lingkungan Runtuh Pelan-Pelan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

PAN Pecat Eko Patrio dan Uya Kuya, Partai X: Rakyat Tunggu DPR yang Benar!

September 2, 2025
Pemerintah

Prabowo Perintahkan Seskab, Partai X: Pemda Harus Fokus, Bukan Formalitas!

November 21, 2025
Pemerintah

Dibilang Aman, Tapi Warga Papua Justru Mengungsi

December 19, 2025
Kemenperin Ajukan Rp3,9 Triliun, Partai X: Industri Digenjot, Tapi UMKM Masih Ditinggal Tanpa Pelindung!
Ekonomi

Kemenperin Ajukan Rp3,9 Triliun, Partai X: Industri Digenjot, Tapi UMKM Masih Ditinggal Tanpa Pelindung!

July 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.