By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 21 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Kebijakan Ekonomi Katanya Pro-Rakyat, Tapi Untung Lari ke Meja Konglomerat!
Ekonomi

Kebijakan Ekonomi Katanya Pro-Rakyat, Tapi Untung Lari ke Meja Konglomerat!

Diajeng Maharani
Last updated: June 4, 2025 3:39 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Pemerintah sering mengklaim kebijakan ekonomi berpihak pada rakyat. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Keuntungan nasional justru mengalir deras ke meja para konglomerat. Sementara rakyat hanya kebagian pungutan dan beban.

Contents
Rakyat Diperas, Konglomerat DiperasankanKonstitusi Dirampas, Rakyat Dicoret dari Perusahaan Bernama RepublikSolusi Partai X: Rebut Kembali Kendali Ekonomi untuk RakyatPenutup: Jangan Lagi Rakyat Hanya Jadi Objek Statistik

Prayogi R Saputra, Direktur X-Institute sekaligus Anggota Majelis Tinggi Partai X, menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan ekonomi saat ini. “Tugas pemerintah itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat,” ujarnya lugas. Sayangnya, pemerintah justru melayani kepentingan pemilik modal, bukan rakyat sebagai pemilik negara.

Rakyat Diperas, Konglomerat Diperasankan

Menurut Prayogi, skema ekonomi hari ini hanya memperkuat dominasi oligarki dan memperlemah posisi rakyat. Pajak terus dinaikkan. Harga bahan pokok melonjak. Namun, keuntungan perusahaan besar justru meningkat setiap tahun.

Ia mengutip kondisi negara sebagai perusahaan yang kehilangan pemilik sahnya. “Rakyat hanya diminta bayar pajak, tapi tak pernah dapat deviden dari keuntungan nasional,” tegasnya. Negara dikelola seperti korporasi pribadi, tapi rakyat dijadikan buruh tak bergaji.

Konstitusi Dirampas, Rakyat Dicoret dari Perusahaan Bernama Republik

Sejalan dengan Rinto Setiyawan, Prayogi menilai Amandemen Ketiga UUD 1945 adalah titik awal pengkhianatan terhadap rakyat. Dalam amandemen tersebut, kedaulatan rakyat digeser dari tangan rakyat ke tangan konstitusi. Bukan lagi dijalankan oleh MPR, tetapi oleh mekanisme yang justru menjauh dari rakyat.

“Kalau pemilik saham tidak bisa mengatur direksi, itu berarti pemiliknya sudah dicoret,” ujar Prayogi. Negara seharusnya tidak dijalankan oleh logika birokrasi teknokratik semata. Tapi oleh mandat rakyat yang sah.

You Might Also Like

Kinerja Daerah Diingatkan, Partai X: Kepercayaan Publik Harus Dijaga
DPR Stop Tunjangan Rumah, Partai X: Jangan Hanya Gimik
Beras Melimpah, Partai X: Gudang Baru, Tapi Rakyat Masih Lapar!
Komisi II Desak Kepastian DOB, Partai X: DOB Bukan Solusi, Kesejahteraan Rakyat yang Utama!

Solusi Partai X: Rebut Kembali Kendali Ekonomi untuk Rakyat

Partai X menilai bahwa solusi fundamental adalah Amandemen Kelima UUD 1945. Tujuannya adalah mengembalikan kedaulatan ekonomi kepada rakyat. Pemerintah hanya pelaksana mandat rakyat. Bukan pemilik negara.

Partai X menekankan bahwa negara harus memisahkan peran antara kepala negara dan kepala pemerintahan. Sehingga, arah kebijakan tidak ditentukan oleh satu orang yang memegang seluruh kendali.

“Negara bukan milik pejabat. Negara milik rakyat,” kata Prayogi. Jika rakyat adalah pemilik, maka rakyat berhak atas keuntungan negara, bukan hanya beban.

Dalam rangka menyiapkan pemimpin masa depan yang berpihak pada rakyat, Partai X mendirikan Sekolah Negarawan. Sekolah ini mencetak kader dengan nilai-nilai Pancasila, kepemimpinan, dan integritas tinggi. Tujuannya, menyiapkan generasi yang memahami bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan hak warisan.

“Negarawan bukan orang yang mencari jabatan. Tapi mereka yang memperjuangkan keadilan dengan ilmu dan akhlak,” terang Prayogi. Sekolah Negarawan mendidik pemimpin yang tak silau oleh konglomerasi, dan tidak tunduk pada kekuatan uang.

Penutup: Jangan Lagi Rakyat Hanya Jadi Objek Statistik

Partai X mengingatkan bahwa rakyat bukan deretan angka dalam grafik kemiskinan. Rakyat adalah tuan atas negeri. Kebijakan ekonomi yang berpihak kepada segelintir kelompok telah mencederai prinsip dasar berdirinya republik.

“Kalau pemerintah berpihak pada konglomerat, siapa yang melindungi rakyat?” tanya Prayogi. Ia menutup pernyataannya dengan ajakan: “Kembalikan republik kepada pemilik sahnya. Rakyat adalah raja, bukan jongos di negara sendiri.”

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Isi pidato lengkap Prabowo di Hari Lahir Pancasila 2025
Next Article Kebijakan Pendidikan Kian Jauh dari Rakyat: Sekolah Dicat, Tapi Akal Sehat Dicoret!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Seputar Pajak

Masalah Coretax, Publik Malah Diminta Tidak Banyak Mengeluh

December 16, 2025
Gaya Hidup

Harga iPhone Naik, Dompet Rakyat Turun: Partai X Kritik Negara yang Diam Saat Barang Mewah Diutamakan!

May 13, 2025
Pengamat ekonomi dari Undiknas Bali, Ida Bagus Raka Suardana, menyebut pentingnya subsidi distribusi di tingkat produsen.
Ekonomi

Subsidi Distribusi Beras Diusulkan, Partai X: Harga Ditahan, Tapi Hidup Petani Tetap Dibiarkan Ambruk!

July 9, 2025
Seputar Pajak

DJP Sikat Pengemplang Pajak, Partai X: Pajak untuk Rakyat, Bukan Pejabat!

October 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.