By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 23 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Janji Kesejahteraan: Pemberian Gratis untuk Pejabat, Bayar Mahal untuk Rakyat
Pemerintah

Janji Kesejahteraan: Pemberian Gratis untuk Pejabat, Bayar Mahal untuk Rakyat

Diajeng Maharani
Last updated: January 5, 2026 1:19 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Janji kesejahteraan kembali digaungkan oleh pemerintah dalam berbagai pidato dan dokumen kebijakan. Namun, di saat yang sama, publik menyaksikan ironi: fasilitas, tunjangan, dan kemudahan terus mengalir bagi pejabat, sementara rakyat justru harus membayar mahal melalui kenaikan pajak, tarif layanan publik, dan biaya hidup yang terus menekan.

Berbagai kebijakan menunjukkan ketimpangan perlakuan. Ketika rakyat diminta “berhemat demi stabilitas”, sebagian pejabat justru menikmati fasilitas negara mulai dari tunjangan, kendaraan dinas, hingga proyek-proyek representatif yang dibiayai dari uang publik. Situasi ini menimbulkan kesan bahwa kesejahteraan didefinisikan berbeda ringan bagi pejabat, berat bagi warga.

Biaya Hidup Naik, Daya Tahan Rakyat Diuji

Kenaikan harga kebutuhan pokok, tarif energi, dan pungutan administratif membuat rakyat harus mengencangkan ikat pinggang. Di sisi lain, kebijakan kompensasi sering kali bersifat sementara dan tidak menyentuh akar masalah. Akibatnya, janji kesejahteraan terasa semakin jauh dari realitas sehari-hari.

Ketika beban fiskal lebih banyak dipikul masyarakat, kepercayaan publik terhadap negara pun tergerus. Rakyat bertanya: untuk siapa anggaran disusun dan siapa yang paling diuntungkan? Tanpa koreksi arah, kebijakan berisiko memperlebar jurang ketimpangan antara penguasa dan yang dikuasai.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Harus Berpihak

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa ketimpangan kebijakan ini menunjukkan kegagalan negara menjalankan mandat dasarnya.

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika yang dilindungi justru kenyamanan pejabat, sementara rakyat dipaksa membayar mahal, maka arah negara sudah menyimpang,” ujar Rinto.

You Might Also Like

PT PIM Hanya Punya Satu Petugas QC Bersertifikat, Partai X Desak Audit Total Distribusi Pangan, Jangan Korbankan Rakyat demi Kejar Laba!
Ketua KPK Curhat soal SDM, Reformasi Birokrasi Harus Segera Dilakukan!
KPK Periksa Saksi Kasus LNG, Partai X Desak Penjarakan Mafia Energi, Bukan Hanya Sibuk Administrasi!
IWIP Soal Penyelundupan Mineral, Partai X Desak Pengawasan Ketat

Menurutnya, kesejahteraan tidak boleh dimaknai sebagai privilese bagi segelintir orang, melainkan hak seluruh warga negara.

Solusi: Mengembalikan Arah Kesejahteraan

Untuk memastikan janji kesejahteraan tidak berhenti sebagai slogan, diperlukan langkah konkret:

  • Evaluasi dan pembatasan fasilitas serta tunjangan pejabat yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik.
  • Prioritaskan anggaran untuk kebutuhan dasar rakyat: pangan, kesehatan, pendidikan, dan perumahan.
  • Kebijakan fiskal yang adil dan transparan, dengan beban disesuaikan kemampuan ekonomi warga.
  • Penguatan pengawasan publik terhadap anggaran negara agar tidak disalahgunakan.
  • Dialog terbuka dengan masyarakat sebelum menetapkan kebijakan yang berdampak luas.

Rinto Setiyawan menegaskan penutup negara yang benar-benar sejahtera adalah negara yang melindungi rakyat dari beban berlebihan, melayani kepentingan publik, dan mengatur kekuasaan agar tidak berubah menjadi privilese.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Negara Katanya Bebas Korupsi, Kecuali Ketika Itu Menguntungkan Mereka
Next Article Harga Pokok Kebutuhan Tak Terkendali di Ekonomi Tumbuh Semu

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Kesejahteraan Rakyat Tertinggal, Beban Pajak Berat Justru Membebani Setiap Langkah!

February 23, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Cak Nun: Indonesia Negara Batal, Saatnya Wudhu Ulang untuk Merancang Ulang Tata Negara

June 27, 2025
Pemerintah

KPU Kirim Logistik ke Distrik Terjauh: Partai X Serukan Evaluasi Sistem Papua untuk Kedaulatan

August 5, 2025
Pemerintah

Energi Hijau Berujung Duka: Ironi PLTA Batang Toru

December 15, 2025
Pemerintah

Eko Wahyu Pramono Laporkan Dugaan Promosi Judi Online Terselubung di TikTok ke Polda

December 27, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.