By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 1 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Indonesia Tertinggal: Ketika Kedaulatan Fiskal Tergerus oleh Kebijakan Pajak Global!
Pemerintah

Indonesia Tertinggal: Ketika Kedaulatan Fiskal Tergerus oleh Kebijakan Pajak Global!

Diajeng Maharini
Last updated: January 28, 2026 1:47 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Kedaulatan fiskal Indonesia tergerus oleh kebijakan pajak global yang dipaksakan oleh lembaga internasional. Meskipun Indonesia berusaha memperbaiki sistem perpajakannya, banyak kebijakan yang justru menguntungkan negara-negara besar dan pemodal asing. Indonesia, sebagai negara berkembang, harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) dan lembaga-lembaga internasional lainnya. Akibatnya, kebijakan perpajakan dalam negeri tidak dapat sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan rakyat, dan pendapatan negara yang seharusnya digunakan untuk pembangunan malah mengalir ke luar negeri.

Pengaruh Kebijakan Pajak Global Terhadap Indonesia

Kebijakan pajak global, seperti proyek Base Erosion and Profit Shifting (BEPS), semakin memperburuk kedaulatan fiskal Indonesia. Meskipun Indonesia bukan anggota penuh OECD, negara ini dipaksa untuk mematuhi standar yang ditetapkan oleh negara maju. Aturan BEPS dan pajak minimum global (Global Minimum Tax) membuat Indonesia harus menyesuaikan kebijakan perpajakannya untuk menghindari kerugian fiskal. Namun, hal ini sering kali merugikan kepentingan nasional Indonesia, yang harus menyesuaikan kebijakan pajaknya agar tidak tercoreng di dunia internasional.

Kehilangan Pendapatan dan Kesejahteraan Rakyat

Pemberian insentif pajak kepada perusahaan multinasional, seperti Tax Holiday dan pengurangan pajak, hanya menguntungkan pemodal asing. Sementara itu, rakyat Indonesia harus menanggung beban pajak konsumsi yang semakin tinggi, seperti PPN. Beban ini semakin memberatkan ekonomi masyarakat, yang sudah terhimpit oleh biaya hidup yang terus meningkat. Kebijakan pajak yang berpihak pada pemodal asing mengalihkan pendapatan negara yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Sumber daya fiskal yang ada seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, namun justru terserap untuk mendanai kebijakan yang lebih menguntungkan investor asing.

Solusi: Mengembalikan Kedaulatan Fiskal dan Menyusun Kebijakan Pajak yang Berpihak pada Rakyat

Indonesia harus melakukan reformasi fiskal dengan mengurangi ketergantungan pada kebijakan pajak global. Salah satu langkah utama adalah memperkuat kedaulatan fiskal dengan mengevaluasi ulang partisipasi Indonesia dalam mekanisme global seperti BEPS. Pemerintah harus lebih mengutamakan kebijakan pajak yang adil bagi rakyat dan lebih berpihak pada pembangunan nasional. Penerapan pajak yang lebih progresif, seperti pajak kekayaan dan pendapatan, dapat mengurangi ketergantungan pada pajak konsumsi yang memberatkan masyarakat.

Membangun Sistem Perpajakan yang Mandiri dan Berkelanjutan

Pemerintah perlu berupaya untuk membangun sistem perpajakan yang lebih mandiri, yang tidak terikat oleh standar internasional yang merugikan. Membangun kebijakan pajak yang lebih berfokus pada sektor domestik dan memperluas basis pajak dapat memberikan kestabilan fiskal yang lebih baik. Selain itu, kebijakan pajak yang lebih progresif dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Reformasi dalam pengelolaan sumber daya fiskal ini akan memastikan bahwa pendapatan negara digunakan untuk kebutuhan rakyat, bukan untuk kepentingan pihak luar.

You Might Also Like

Kasus Andrie Yunus Diproses, Hukum Tegakkan Keadilan bagi Warga
Perpres Tata Kelola MBG Rampung, Partai X: Rakyat Tunggu Aksi Nyata!
Pemerintahan Bergaji Publik dan Krisis Representasi
Mengungkap Aliran Keuangan Gelap: Sumber Pembiayaan Korupsi dan Kejahatan

Kesimpulan

Kedaulatan fiskal Indonesia tergerus oleh kebijakan pajak global yang lebih menguntungkan pemodal asing. Indonesia perlu melakukan reformasi pajak yang lebih berpihak pada rakyat dan pembangunan nasional. Dengan mengurangi ketergantungan pada kebijakan pajak internasional dan membangun sistem perpajakan yang mandiri, Indonesia dapat memperkuat kedaulatan fiskalnya. Reformasi ini akan memastikan bahwa pendapatan negara digunakan untuk kesejahteraan rakyat dan bukan untuk memenuhi tuntutan internasional yang merugikan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Biaya Politik Tinggi: Rakyat Terjebak Dalam Proyek Pejabat yang Tak Pernah Selesai!
Next Article Kedaulatan Fiskal Tergerus: Mengapa Indonesia Harus Menjadi ‘Subsidi’ Bagi Negara Maju?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

Kesepakatan Gula Rp1,5 Triliun, Partai X: Harga Manis di Atas Kertas!

August 28, 2025
Pemerintah

Ketika Kekayaan Alam Hilang, Masyarakat Menjadi Korban

December 8, 2025
Pemerintah

Penghentian Data MBG Dipertanyakan, Transparansi Pemerintah Diperlukan untuk Rakyat

July 14, 2026
Pemerintah

Saat Pancasila Tidak Menjadi Fondasi, Rakyat yang Paling Terluka

November 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.