By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 2 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > DPR Desak Hentikan PT TPL, Partai X: Rakyat Jangan Terus Jadi Korban Sengketa!
Pemerintah

DPR Desak Hentikan PT TPL, Partai X: Rakyat Jangan Terus Jadi Korban Sengketa!

Diajeng Maharani
Last updated: September 24, 2025 1:46 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, mendesak penghentian aktivitas PT Toba Pulp Lestari (PT TPL). Langkah ini menyusul bentrokan
SHARE

beritax.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, mendesak penghentian aktivitas PT Toba Pulp Lestari (PT TPL). Langkah ini menyusul bentrokan di lahan sengketa masyarakat adat Sihaporas di Simalungun, Sumatera Utara. Bentrokan menimbulkan korban luka, termasuk ibu-ibu, serta kerusakan rumah dan kendaraan warga. Bane meminta aparat segera turun tangan untuk mencegah bentrokan lebih besar dan melindungi rakyat. Ia menegaskan, tidak boleh ada aktivitas di lahan yang statusnya masih disengketakan. Menurutnya, pemerintah harus mengevaluasi penerima konsesi hutan jika serius menjaga lingkungan.

Partai X: Negara Wajib Hadir Lindungi Rakyat

Menanggapi hal ini, Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menegaskan sikap keras. Ia mengingatkan kembali, tugas negara itu tiga melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat.

“Jika rakyat terus menjadi korban, negara gagal menjalankan kewajiban paling dasar,” tegas Prayogi. 

Menurut Partai X, negara tak boleh berpihak hanya pada kepentingan korporasi yang merusak lingkungan. Konflik agraria seperti di Simalungun mencerminkan lemahnya perlindungan hak rakyat adat. Rakyat adalah pemilik kedaulatan, sementara pemerintah hanyalah pelayan, bukan tuan di atas rakyat.

Prinsip Partai X dalam Menyikapi Sengketa

Pemerintah tidak boleh memosisikan diri sebagai pemilik negara, melainkan tenaga kerja rakyat. Dalam kasus TPL, negara harus menunjukkan keberpihakan pada masyarakat, bukan melanggengkan konflik. Negara bukan rezim, dan rezim bukan negara; negara harus bertahan meski pemerintah gagal. Jika negara tunduk pada kepentingan oligarki, rakyat akan semakin tersisih dari tanahnya sendiri. Kesejahteraan hanya tercapai bila hak rakyat atas tanah dan lingkungan dijamin tanpa kompromi.

Solusi Partai X untuk Jalan Keluar

Partai X menawarkan solusi sistematis agar konflik semacam ini tidak berulang di masa depan. Pertama, evaluasi total konsesi hutan dan audit manfaat ekonomi versus kerusakan sosial lingkungan. Kedua, pemisahan tegas antara kepentingan negara dan kepentingan pemerintah agar rakyat tidak dikorbankan. Ketiga, reformasi hukum berbasis kepakaran agar penyelesaian sengketa adil, bukan berpihak pada modal. Keempat, musyawarah kenegarawanan melibatkan intelektual, tokoh agama, budaya, serta aparat demi visi bangsa yang berpihak pada rakyat. Kelima, pendidikan moral dan berbasis Pancasila agar generasi mendatang memahami hak rakyat atas tanah.

You Might Also Like

Bupati Pati Didesak Mundur: Potret Buram Carut-Marut Keuangan Pusat dan Daerah
UU Aceh-Sumut Mau Direvisi, Partai X: Empat Pulau Dipindah, Empat Juta Suara Rakyat Diabaikan!
Komisi XI DPR Apresiasi Ekonomi RI, Partai X: Apresiasi Itu Mudah, Rakyat yang Hidup Susah!
Mengapa Pemerintah Tidak Serius Membenahi Pendidikan? Ini Akar Masalahnya

Partai X menegaskan, rakyat jangan lagi terus menjadi korban bentrokan akibat sengketa lahan. Negara wajib hadir melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan adil.
Jika konflik dibiarkan, luka rakyat akan terus berdarah dan ketidakadilan makin nyata.
“Suara rakyat jangan dikubur, dan hak mereka jangan ditukar dengan janji palsu korporasi,” pungkas Prayogi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Lembaga Administrasi Negara (LAN) menyusun model percontohan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui forum LAN Susun Kopdes Merah Putih, Partai X: Pastikan Untungkan Desa, Bukan Oligarki!
Next Article Ketua DPR RI Puan Maharani mengumumkan penerimaan Surat Presiden ( Surpres) tentang RUU Perubahan Keempat atas UU BUMN DPR Terima Surpres BUMN, Partai X: Jangan Jadi Ladang Oligarki!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Gugatan Hapus Uang Pensiun DPR, Partai X: Rakyat Butuh Pensiun, Bukan Proyek!

October 2, 2025
Setiap tahun pemerintah mengeluarkan berbagai program pengentasan kemiskinan. Anggaran triliunan digelontorkan, ratusan program diluncurkan
Ekonomi

Mengapa Kemiskinan Tidak Pernah Selesai? Jawabannya Ada di Sistem Negara

December 2, 2025
Pemerintah

Presiden adalah Pelayan Rakyat

October 27, 2025
Presiden RI Prabowo Subianto menyebut tagar “Indonesia Gelap” sebagai hasil rekayasa koruptor. Dalam sambutannya di Kongres PSI
Pemerintah

Isu Indonesia Gelap Disebut Rekayasa, Partai X: Yang Gelap Itu Hukum, Bukan Lampu Jalan!

July 21, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.