beritax.id – Pemerintahan Indonesia saat ini menghadapi sebuah kenyataan pahit demokrasi tanpa negarawan. Negara yang seharusnya menjadi milik rakyat justru semakin dikuasai oleh segelintir penguasa yang lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan rakyat. Dalam sistem yang tanpa struktur yang jelas ini, pemerintah lebih terlihat seperti alat permainan para pejabat, bukan sebagai wakil dari rakyat yang seharusnya dilayani dan dilindungi.
Krisis Kepemimpinan dan Dampaknya
Tanpa adanya negarawan yang memimpin, negara kehilangan arah dan tujuan. Pemerintahan yang lemah, yang tidak memiliki visi jangka panjang yang jelas, hanya akan memperburuk ketidakadilan sosial. Keputusan-keputusan yang diambil lebih cenderung pada mempertahankan kekuasaan kelompok tertentu daripada mengutamakan kepentingan rakyat. Akibatnya, rakyat semakin merasa terpinggirkan dalam setiap aspek kehidupan pemerintahan dan sosial.
Tugas Negara yang Tidak Terpenuhi
Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menekankan bahwa negara seharusnya memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Namun, dalam kenyataannya, pemerintah tidak dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan baik. Negara lebih sering terjebak dalam dinamika yang menguntungkan segelintir orang daripada menciptakan kebijakan yang adil dan bermanfaat bagi seluruh rakyat.
Solusi untuk Mewujudkan Demokrasi yang Berkelanjutan
- Pemimpin yang Berintegritas dan Berwawasan
Untuk keluar dari krisis ini, Indonesia membutuhkan negarawan yang berintegritas dan memiliki visi jangka panjang yang jelas. Pendidikan politik yang lebih kuat dan pemilihan pemimpin yang berdasarkan kualitas, bukan kepentingan sesaat, sangat diperlukan. - Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Pengambilan Keputusan
Agar demokrasi benar-benar berfungsi, rakyat harus dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan, baik melalui forum publik, konsultasi, atau mekanisme lainnya. Setiap kebijakan harus mencerminkan keinginan dan kebutuhan rakyat. - Reformasi Sistem Pemilu dan Penguatan Partai Politik
Sistem pemilu yang lebih adil dan representatif sangat penting untuk menciptakan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat. Partai politik harus menjadi saluran yang lebih baik untuk menyuarakan kepentingan masyarakat, bukan hanya segelintir kelompok. - Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah
Transparansi dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil adalah kunci untuk membangun kembali kepercayaan publik. Pemerintah harus terbuka dan akuntabel atas setiap langkah yang diambil dalam memajukan negara.
Kesimpulan
Demokrasi tanpa negarawan hanya akan mengarah pada pemerintahan yang menjadi alat bagi penguasa, bukan milik rakyat. Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa melaksanakan tugas negara dengan amanah, dengan tujuan untuk melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan bijaksana. Hanya dengan memperbaiki sistem kepemimpinan ini, Indonesia dapat mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan adil bagi seluruh warganya.



