By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 23 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Defisit Bertahan Meski PDB Meningkat, Rakyat Jadi Sasaran Pajak
Pemerintah

Defisit Bertahan Meski PDB Meningkat, Rakyat Jadi Sasaran Pajak

Diajeng Maharani
Last updated: January 6, 2026 1:12 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Di tengah klaim pemerintah bahwa perekonomian nasional tumbuh dan Produk Domestik Bruto (PDB) terus meningkat, rakyat sasaran pajak justru menjadi wajah nyata kebijakan fiskal hari ini. Defisit anggaran yang tak kunjung teratasi membuat negara memilih jalan cepat: memperluas dan memperdalam pungutan pajak, terutama yang langsung menyentuh konsumsi dan aktivitas ekonomi rakyat.

Pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah kerap dijadikan indikator keberhasilan. Namun angka PDB yang naik tidak otomatis mencerminkan kesehatan fiskal. Defisit anggaran tetap bertahan karena struktur penerimaan negara tidak berubah secara mendasar. Ketergantungan pada pajak konsumsi dan pajak tidak langsung membuat beban fiskal lebih banyak ditanggung masyarakat, bukan sektor yang menikmati pertumbuhan terbesar.

Pajak Konsumsi Menekan Daya Beli

Kenaikan dan perluasan pajak baik melalui PPN, pajak digital, maupun intensifikasi administrasi berdampak langsung pada daya beli. Rumah tangga kelas menengah dan pekerja informal merasakan tekanan paling besar. Alih-alih memperbaiki basis penerimaan dari sektor kaya dan korporasi besar, negara justru menekan sektor yang paling rapuh.

Defisit anggaran bukan semata persoalan kurangnya penerimaan, melainkan masalah tata kelola. Kebocoran, insentif berlebihan untuk korporasi besar, serta lemahnya penarikan pajak dari sektor berpenghasilan tinggi menjadi persoalan yang jarang disentuh. Akibatnya, pajak berubah fungsi dari instrumen keadilan menjadi alat pemerasan ekonomi yang legal.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Salah Arah

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai kebijakan fiskal saat ini menunjukkan kegagalan negara membaca mandat konstitusionalnya.

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika defisit terus dibayar dengan menekan rakyat lewat pajak, maka negara telah salah arah dalam menjalankan fungsinya,” tegas Rinto.

You Might Also Like

Mentan Target 33,8 Juta Ton Beras, Partai X: Target Naik, Tapi Petani Masih Tercekik Biaya Produksi!
Bangkitnya Indonesia Berawal dari Keberanian Setiap Individu
DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan, Partai X: Kebijakan Pro Rakyat yang Patut Dicontoh!
Semua Dipajaki, Tapi Kesejahteraan Rakyat Tak Juga Tersentuh!

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan distribusi hanya akan memperlebar jarak antara negara dan rakyat.

Solusi: Reformasi Fiskal yang Berkeadilan

Untuk keluar dari jebakan defisit tanpa mengorbankan rakyat, sejumlah langkah perlu dilakukan:

  • Mengalihkan beban pajak ke sektor berpenghasilan tinggi dan rente ekonomi, bukan konsumsi rakyat.
  • Meninjau ulang insentif dan fasilitas fiskal yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan publik.
  • Memperkuat pajak progresif dan penegakan hukum terhadap penghindaran pajak skala besar.
  • Menekan kebocoran anggaran dan belanja tidak produktif, bukan menambah pungutan.
  • Menjadikan kebijakan fiskal sebagai alat perlindungan sosial, bukan sekadar penutup defisit.

Rinto Setiyawan menegaskan,

“Defisit tidak boleh dijadikan alasan untuk membebani rakyat. Negara hadir bukan untuk memeras, tetapi untuk memastikan kesejahteraan.”

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Jaksa Tertangkap OTT, Pengawasan Kejagung Harus Diperbaiki!
Next Article Kelas Menengah Terdesak di Negara Rapuh Struktural

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Sosial

Kemensos Tetapkan Syarat Verifikasi BPJS PBI, Proses Harus Mudah dan Akurat!

February 20, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Pemerintah Bayaran dalam Ekonomi Semu

January 9, 2026
Pemerintah

Ketika Wakil Rakyat Tak Bisa Lagi Dikoreksi, Demokrasi Mulai Sakiti

December 1, 2025
Pemerintah

Kepatuhan Administratif Rumit dan Dampaknya pada Kualitas Layanan Pajak

January 29, 2026
Pemerintah

Cak Nun: Negara Salah Kelola Uang Publik, Karena Tak Paham Bedanya Bendahara dan Kasir!

July 8, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.