By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 14 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Dari Daerah hingga Istana, Kekuasaan Ingin Bebas dari Rakyat
Pemerintah

Dari Daerah hingga Istana, Kekuasaan Ingin Bebas dari Rakyat

Diajeng Maharani
Last updated: December 23, 2025 12:37 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Belakangan ini, arah penyelenggaraan kekuasaan di Indonesia memperlihatkan pola yang serupa dari tingkat daerah hingga pusat. Wacana pembatasan partisipasi publik, penguatan kewenangan pejabat, serta kebijakan yang disusun tanpa pelibatan rakyat secara bermakna, muncul berulang dengan alasan efisiensi, stabilitas, dan ketertiban. Pola ini tidak berdiri sendiri, melainkan membentuk kecenderungan: kekuasaan ingin berjalan tanpa terlalu banyak intervensi rakyat.

Ketika suara publik dianggap memperlambat kerja negara, demokrasi mulai diposisikan sebagai hambatan, bukan fondasi.

Daerah yang Dibatasi, Pusat yang Menguat

Di tingkat daerah, wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah, penguatan peran penguasa lokal, serta menyempitnya ruang koreksi publik memperlihatkan keinginan untuk mengendalikan proses dari atas. Sementara di tingkat pusat, keputusan strategis kerap diambil cepat dengan ruang dialog yang terbatas, dan kritik publik sering kali direspons defensif.

Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa kekuasaan ingin steril dari dinamika rakyat—tenang, terkendali, dan minim gangguan.

Rakyat Hadir Saat Memilih, Absen Saat Menentukan

Pemilu dan pilkada tetap berlangsung, tetapi partisipasi rakyat sering berhenti di bilik suara. Setelah itu, ruang untuk memengaruhi kebijakan, mengoreksi wakil, dan menuntut pertanggungjawaban terasa sempit. Rakyat diminta patuh pada keputusan, tetapi jarang dilibatkan dalam prosesnya.

Demokrasi yang hanya aktif saat pemungutan suara adalah demokrasi yang pincang.

You Might Also Like

Presiden Anti Kritik: Ketika Pemerintah Menganggap Kritik Sebagai Ancaman, Bukan Masukan
Ketika Angka dan Kebijakan Tak Lagi Mewakili Rakyat
Demokrasi Tanpa Etika: Ketika Kepentingan Pejabat Mendominasi dalam Pemerintahan Indonesia
Tata Negara Salah, Indonesia Kena Penyakit Autoimun?

Stabilitas Versus Kedaulatan

Stabilitas nasional kerap dijadikan dalih utama. Namun stabilitas yang dibangun dengan menjauhkan rakyat dari kekuasaan justru rapuh. Ketika keputusan tidak lagi dirasakan sebagai hasil kehendak bersama, kepercayaan publik melemah. Negara mungkin tampak kuat secara administratif, tetapi kehilangan legitimasi sosial.

Sejarah menunjukkan, negara yang menjauh dari rakyatnya akan diuji oleh ketidakpercayaan.

Solusi: Mengembalikan Kekuasaan ke Akar Kedaulatan

Untuk menghentikan kecenderungan ini, negara perlu menegaskan kembali bahwa rakyat adalah sumber utama kekuasaan, bukan gangguan bagi pemerintahan. Setiap kebijakan strategis harus dibuka pada partisipasi publik yang bermakna, bukan sekadar formalitas. Mekanisme pemilihan langsung dan pengawasan rakyat perlu dipertahankan dan diperkuat, bukan dipersempit atas nama efisiensi. Transparansi dan akuntabilitas pejabat dari daerah hingga pusat harus ditegakkan agar kekuasaan tetap berada dalam kendali publik. Pendidikan politik warga juga penting agar rakyat tidak hanya memilih, tetapi aktif mengawal mandat yang telah diberikan.

Kekuasaan yang sehat tidak menjauh dari rakyat. Dari daerah hingga istana, negara hanya akan kuat jika tetap berpijak pada kehendak warganya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemilu Mahal Katanya, Tapi Kehilangan Hak Pilih Lebih Murah?
Next Article Narasi Dibangun, Penderitaan Rakyat Tak Kunjung Usai

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Presiden adalah outsourcing
Pemerintah

Jika Negara Milik Rakyat, Maka Presiden Adalah Outsourcing

May 13, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

MK Bacakan 17 Putusan, Partai X: Penegakan Hukum Harus Konsisten, Jangan Pilih Kasus!

October 17, 2025
Pemerintah

Kepatuhan Administratif Semu dalam Birokrasi yang Rapuh

January 21, 2026
Pemerintah

Jaksa Agung: Tak Ada Ruang bagi Pengkhianat Hukum, Partai X: Semoga Pengkhianat Rakyat Juga Ikut Dikeluarkan!

August 18, 2025
Pemerintah

Rakyat Adalah Pemilik Negara dan Sumber Segala Kedaulatan

November 12, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.