By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 1 October 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Catatan Ekspedisi Sekolah Negarawan di Jembatan Tabiat, Mahakarya Arsitek Perempuan Muda Iran Peraih Aga Khan Award
Internasional

Catatan Ekspedisi Sekolah Negarawan di Jembatan Tabiat, Mahakarya Arsitek Perempuan Muda Iran Peraih Aga Khan Award

Diajeng Maharini
Last updated: September 29, 2026 9:45 am
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

TEHERAN – Banyak narasi global yang kerap memandang Republik Islam Iran secara sempit melalui kacamata konflik geopolitik semata. Namun, melalui kunjungan riset lapangan Sekolah Negarawan ke Jembatan Tabiat (Pol-e Tabiat) di Teheran, tersingkap sebuah wajah peradaban Persia kontemporer yang sangat maju dalam rekayasa arsitektur, ramah terhadap pejalan kaki, serta progresif dalam memberikan panggung bagi karya perempuan muda.

Tim ekspedisi Sekolah Negarawan yang terdiri dari Direktur Prayogi R. Saputra, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, melakukan pengamatan langsung terhadap struktur jembatan tiga dimensi yang membentang anggun di atas Jalan Raya Shahid Modares tersebut. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendokumentasikan praktik-praktik terbaik ketatanegaraan dan tata kota di berbagai belahan dunia.

Sorotan utama tim riset Sekolah Negarawan tertuju pada sosok perancang di balik kemegahan Jembatan Tabiat, yakni Leila Araghian. Arsitek perempuan kelahiran Teheran ini memenangkan kompetisi desain jembatan tersebut pada tahun 2009 ketika usianya baru 26 tahun. Bersama Alireza Behzadi dalam naungan Diba Tensile Architecture, Leila berhasil mewujudkan visi arsitekturnya menjadi sebuah monumen hidup yang dibuka untuk publik pada tahun 2014.

Prayogi R. Saputra menegaskan bahwa kisah di balik pembangunan Jembatan Tabiat adalah bukti empiris betapa pentingnya melihat sebuah bangsa secara langsung tanpa perantara bias informasi pihak ketiga. Kepercayaan pemerintah kota Teheran dalam menyerahkan proyek infrastruktur raksasa kepada arsitek perempuan berusia 26 tahun hingga karyanya menyabet penghargaan dunia Aga Khan Award for Architecture (2016) menunjukkan vitalitas intelektual masyarakat Iran yang sesungguhnya.

Secara arsitektural, Jembatan Tabiat memiliki keunikan struktur yang sangat kompleks namun tampak organik. Jembatan sepanjang 270 meter ini ditopang oleh tiga tiang raksasa berbentuk menyerupai pohon yang menopang rangka ruang (space frame) dari baja tubular. Rangka baja tersebut membentuk lorong-lorong melengkung dalam tiga lantai yang menghubungkan Taman Taleghani dan Taman Abo-Atash tanpa merusak ekosistem pohon-pohon alami di kedua bukit tersebut.

Rinto Setiyawan menjelaskan bahwa Leila Araghian mengambil inspirasi filosofis dari jembatan-jembatan bersejarah era Dinasti Safawiyah di Isfahan, seperti Jembatan Khaju dan Si-o-se-pol. Dalam tradisi Persia klasik, jembatan bukan sekadar sarana penyeberangan di atas sungai atau lembah, melainkan ruang sosial tempat masyarakat berkumpul, berdiskusi, dan merayakan kehidupan bersama.

You Might Also Like

Ketua MPR Tanggapi Evaluasi Gibran, Partai X Tekankan Evaluasi Bukan Asal Bela Dinasti
Sri Mulyani Suntik Modal Kopdes Merah Putih Pakai SAL, Partai X Tuntut Transparansi Penggunaan Dana
Siluman-Siluman Realitas Mengikis Kesadaran Bangsa
KPK Dalami Info Kasus Kuota Haji, Partai X: Dalami Juga Luka Rakyat yang Terus Jadi Korban

Pendekatan arsitektur yang berpusat pada martabat manusia inilah yang dinilai oleh Cak Dil dan Erick Karya sangat selaras dengan fokus kajian Sekolah Negarawan. Sebagai lembaga riset dan pendidikan yang menempatkan pemikiran kenegaraan dan kebangsaan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) sebagai pilar utama kurikulumnya, Sekolah Negarawan memandang bahwa kemajuan teknologi dan rekayasa sipil harus selalu mengabdi pada kedaulatan batin serta kesejahteraan sosial rakyat.

Kunjungan ke Teheran ini menjadi salah satu simpul penting dari total 12 negara yang telah dikunjungi Sekolah Negarawan selama dua tahun terakhir dalam misi napak tilas jejak Cak Nun: meliputi Eropa Barat (Perancis, Belgia, Belanda, dan Jerman), kawasan Nordik (Finlandia), eks-Uni Soviet (Estonia), Turkiye, negara-negara Teluk, Persia (Iran), dan Asia Tenggara. Berbagai pelajaran berharga dari ekspedisi lintas benua ini terus disebarluaskan oleh Sekolah Negarawan di dalam negeri, menjangkau masyarakat luas dari Medan di Sumatera Utara hingga Ternate dan Tidore di Maluku Utara

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rantai Administrasi dan Struktur Kekuasaan: Menguak Hubungan Ketundukan Administratif dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1
Next Article Menilik Keunikan Jembatan Tabiat Bersama Sekolah Negarawan: Harmoni Rekayasa Modern dan Tradisi Klasik di Jantung Teheran

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Daur Ulang Nilai Pancasila untuk Menyembuhkan Bangsa

October 24, 2025
Hak asasi terkurung dalam kekeliruan
Pemerintah

Di Tengah Krisis, Hak Asasi Terkurung dalam Kekeliruan

July 10, 2026
Pemerintah

Perusahaan Dijaga, Hutan Dibuka, Rakyat Ditinggalkan

December 15, 2025
Pemerintah

Cak Nun: Kita Butuh Konstitusi yang Lahir dari Rahim Bangsa Sendiri

June 27, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.