By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 2 November 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Belajar Fleksibilitas Pemimpin dari Tempat Wudu Mescidi-Aksa: Catatan Kunjungan Sekolah Negarawan
Pemerintah

Belajar Fleksibilitas Pemimpin dari Tempat Wudu Mescidi-Aksa: Catatan Kunjungan Sekolah Negarawan

Diajeng Maharini
Last updated: September 18, 2026 2:22 pm
By Diajeng Maharini
Share
2 Min Read
SHARE

DEN HAAG — Seorang pemimpin yang baik adalah ia yang tidak gagap menghadapi hal-hal yang tidak biasa. Filosofi inilah yang rasanya paling tepat menggambarkan esensi kunjungan delegasi Sekolah Negarawan ke Mescidi-Aksa Moskee di Den Haag. Di luar dugaan, pembelajaran kepemimpinan justru datang dari sebuah fasilitas sederhana: tempat wudu.

Ketika Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, beserta Rinto Setiyawan, Ahmad Syafii Kamil, dan Erick Karya memasuki area bersuci masjid tersebut, mereka dihadapkan pada tradisi yang berbeda dengan kebiasaan di Indonesia. Tradisi bermazhab Hanafi yang dianut komunitas Turki mendesain tempat wudu dengan fasilitas duduk khusus, menuntut delegasi untuk beradaptasi dengan tata cara yang baru.

Pengalaman ini mungkin terdengar sepele, tetapi secara strategis, ia menyimpan makna yang sangat dalam bagi sebuah lembaga pencetak pemimpin. Fleksibilitas dalam menerima tradisi yang berbeda—selama tidak melanggar prinsip dasar—adalah kompetensi inti (core competence) yang mutlak harus dimiliki oleh para negarawan di era globalisasi.

Banyak pemimpin gagal bukan karena mereka tidak pintar, melainkan karena mereka terlalu kaku memaksakan standar lokalnya (dalam hal ini kebiasaan mazhab Syafii) ke dalam konteks yang lebih luas. Melalui pengalaman langsung di Mescidi-Aksa, Sekolah Negarawan mengajarkan bahwa kebijaksanaan lahir dari kemauan untuk melihat dunia dari kacamata orang lain.

Selain itu, pengelolaan masjid yang diinisiasi oleh komunitas diaspora Turki ini menunjukkan kekuatan modal sosial (social capital). Mereka mampu membangun pusat kebudayaan dan spiritual yang dihormati di tengah masyarakat Eropa. Ini adalah bukti bahwa solidaritas komunitas bisa melampaui batasan geografis.

Oleh karena itu, kunjungan Sekolah Negarawan ke masjid ini memberikan dua pelajaran strategis sekaligus. Pertama, adaptabilitas terhadap keberagaman tradisi; dan kedua, pentingnya kemandirian komunitas dalam membangun institusi yang bermartabat di dunia internasional.

You Might Also Like

Agenda Isu Global: Memaksakan Solusi pada Masalah yang Tidak Pernah Ada
Panglima Bilang Sosialisasi, Rakyat Bilang Intimidasi, Partai X: Demokrasi Bukan Mainan Seragam!
Patronase yang Menjerat: Mengungkap Jaringan Kekuasaan yang Menghancurkan Keadilan Sosial
Bersuara Tanpa Persatuan: Kekuatan Kelima yang Kehilangan Kekuatan

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekolah Negarawan di Mescidi-Aksa Den Haag: Membaca Tata Kelola Masjid Turki dan Toleransi Mazhab
Next Article Oligarki Merupakan Malware dalam Arsitektur Kekuasaan: Telaah Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Menata Negara dari Inti Sistem: Pancasila Diposisikan sebagai Kernel dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1

September 16, 2026
Pemerintah

Hunian Layak, Partai X: Rakyat Butuh Tempat Tinggal, Bukan Janji!

November 17, 2025
kedaulatan berpindah tangan
Pemerintah

Kedaulatan Berpindah Tangan: Rakyat Pemilik, Penguasa Bertindak Pemilik

June 4, 2026
Seputar Pajak

Beban Pajak Berat: Rakyat yang Semakin Tercekik, Tapi Keuntungan Korporasi Justru Meningkat!

February 23, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.