By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 17 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Gedung DPR Simbol Tatanan Dunia Baru? Partai X: Yang Baru Cuma Anggaran, Bukan Gagasan!
Pemerintah

Gedung DPR Simbol Tatanan Dunia Baru? Partai X: Yang Baru Cuma Anggaran, Bukan Gagasan!

Diajeng Maharani
Last updated: July 28, 2025 9:47 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana menyatakan Gedung DPR RI awalnya dibangun untuk penyelenggaraan Conference of the New Emerging Forces (Conefo) oleh Presiden Soekarno. Menurutnya, gedung ini merupakan simbol semangat anti-penindasan dan kesetaraan antarbangsa.

Contents
Partai X: Bangunan Megah Tak Menjamin Ide BesarPrinsip dan Solusi Partai X: Bangun Tatanan, Bukan PanggungRefleksi Sejarah Harus Disertai Keberpihakan Hari Ini

Pernyataan itu ia sampaikan dalam diskusi bertajuk “Spirit Conefo dan Relevansinya dengan Masa Kini” di Kompleks Parlemen, Kamis (24/7). Bonnie menyebut gedung tersebut merupakan bagian dari perjuangan mewujudkan tatanan dunia baru yang lebih adil, merdeka, dan bebas dari dominasi kekuatan lama.

Ia menambahkan, proyek Conefo tidak dapat dilepaskan dari semangat Konferensi Asia-Afrika 1955, yang melahirkan Gerakan Tiga Benua. Gedung DPR, katanya, bukan sekadar arsitektur, melainkan pusat simbolik perlawanan terhadap dominasi hubungan negara saat itu.

Partai X: Bangunan Megah Tak Menjamin Ide Besar

Menanggapi hal itu, Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X-Institute Prayogi R Saputra menyampaikan kritik tajam. Ia menyatakan, “Yang baru hari ini cuma anggaran, bukan gagasan.”

Menurutnya, semangat anti-penindasan dan tatanan dunia baru tidak cukup diwacanakan di forum-forum diskusi. “Apa gunanya bicara semangat Conefo jika orientasi kebijakan parlemen hari ini lebih dekat pada pejabat daripada rakyat?” ujarnya.

Partai X menilai, alih-alih merepresentasikan semangat emansipasi, parlemen saat ini justru sibuk dengan pembengkakan anggaran dan renovasi gedung. Rakyat membutuhkan pemikiran besar yang menjawab krisis pangan, pendidikan, dan digital, bukan romantisme arsitektur kosong.

You Might Also Like

Fenomena Prematuritas Jabatan dan Penyimpangan Prosedural dalam Pencalonan Hakim Agung Pajak: Sebuah Sorotan Kritis
Amandemen Kelima UUD 1945: Menjawab Trauma Sejarah dan Seruan Cak Nun tentang Konstitusi untuk Generasi Mendatang
Melalui Kebijakan Pajak, Penjajahan Modern Fiskal Menguat di Indonesia
Struktur Tata Negara Cacat, Pemuka Agama Rela Menyesatkan Umat Demi Uang

Prinsip dan Solusi Partai X: Bangun Tatanan, Bukan Panggung

Dalam perspektif Partai X, negara adalah entitas yang terdiri dari wilayah, rakyat, dan pemerintah yang dapat menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, dan transparan dengan tujuan mewujudkan kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan seluruh rakyat.

Partai X menawarkan tiga solusi. Pertama, gedung negara harus dijadikan pusat pelayanan publik, bukan simbol kemewahan kosong. Kedua, narasi sejarah harus dikaitkan dengan aksi kebijakan yang berpihak pada rakyat. Ketiga, anggaran negara harus transparan dan dievaluasi rakyat, bukan hanya dibicarakan pejabat.

Partai X mendorong agar semangat Conefo tidak dikerdilkan menjadi simbol tanpa substansi. Jika ingin tatanan dunia baru, wujudkan dulu tatanan republik yang berpihak pada petani, buruh, dan generasi muda.

Refleksi Sejarah Harus Disertai Keberpihakan Hari Ini

Prayogi menegaskan, “Mengembalikan memori sejarah adalah baik, tapi lebih penting lagi mengembalikan keberpihakan negara pada rakyat.” Ia mengkritik praktik legislasi yang sering kali tidak partisipatif dan lebih melayani oligarki ketimbang konstituen.

Partai X mengingatkan, sejarah bukan dekorasi wacana, tapi panggilan untuk melanjutkan perjuangan keadilan. Tanpa keberpihakan hari ini, seluruh warisan simbolik Conefo hanya akan menjadi museum sunyi dalam demokrasi yang tumpul.

Rakyat menuntut representasi sejati. Dan itu tidak cukup hanya dengan retorika sejarah. Butuh kebijakan konkret yang membela keadilan, kesejahteraan, dan kedaulatan rakyat Indonesia .

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menegaskan bahwa kerja sama transfer data antara Indonesia dan Amerika Serikat Transfer Data RI-AS Wajib Patuh UU PDP, Partai X Tegaskan Kedaulatan Digital Bukan Barang Tawar!
Next Article Titi menekankan bahwa pembahasan RUU Pemilu harus segera dilakukan. Pasalnya, UU Pemilu belum direvisi sejak 2019. 5 UU Harus Direvisi karena Pemilu Dipisah? Partai X Bongkar Rezim Tukar Nasib Rakyat Demi Jadwal Kekuasaan!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Seputar Pajak

Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Setiap Keputusan Kebijakan Menambah Beban dan Mengurangi Kesejahteraan

February 16, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Cak Nun: Pemerintah Kacau, Rakyat Berontak, Saatnya Dewan Negara Dibentuk!

August 31, 2025
Pemerintah

DPR Dukung Basmi Impor Ilegal, Partai X: Selesaikan Mafia Ekspor!

October 10, 2025
Pemerintah

Kepemimpinan Tanpa Hikmat Kebijaksanaan Adalah Jalan Menuju Kekacauan

November 4, 2025
Pemerintah

Penjajahan Modern Fiskal: Indonesia, “Policy Taker” Bukan Pembuat Kebijakan

January 27, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.