By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 28 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Putusan MK Dinilai Jaga HAM, Partai X: Hak Asasi Diakui Setelah Bertahun-tahun Dilanggar Aturan Sendiri!
Pemerintah

Putusan MK Dinilai Jaga HAM, Partai X: Hak Asasi Diakui Setelah Bertahun-tahun Dilanggar Aturan Sendiri!

Diajeng Maharini
Last updated: July 1, 2025 4:12 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan pemilu nasional
SHARE

beritax.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan pemilu nasional dan lokal merupakan langkah penting untuk mewujudkan pemilu yang lebih ramah HAM.

Contents
Partai X: Mengapa Baru Sekarang Negara Sadar?Solusi Partai X: Pemilu Demokratis Harus Berbasis HAM

Komnas HAM menilai bahwa keputusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi hak hidup dan hak atas kesehatan, khususnya bagi petugas pemilu yang selama ini terbebani kerja berlebihan.

Partai X: Mengapa Baru Sekarang Negara Sadar?

Menanggapi hal itu, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menyampaikan bahwa pengakuan HAM dalam penyelenggaraan pemilu seharusnya bukan hasil gugatan, melainkan prinsip awal negara demokratis. Ia menilai selama ini negara telah menutup mata atas beban kerja ekstrem yang menewaskan ratusan petugas pemilu.

Rinto menekankan bahwa tugas negara bukan sekadar menyelenggarakan pemilu, tapi juga memastikan bahwa pemilu tidak melanggar hak dasar rakyat dan penyelenggaranya. “Tugas pemerintah itu tiga: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Bukan menekan rakyat dengan aturan buatan sendiri,” tegasnya.

Partai X kembali mengingatkan bahwa pemerintah bukan pemilik negara, melainkan pelayan rakyat. Menurut prinsip Partai X, negara ibarat bus yang dimiliki rakyat, dikemudikan pemerintah sesuai tujuan rakyat, bukan sebaliknya.

Prinsip inilah yang dilanggar saat pemilu disatukan dan rakyat serta petugas dijadikan korban efisiensi semu. Beban lima kotak pemilu 2019-2024 yang menewaskan ratusan petugas adalah bukti nyata pemerintah mengemudi tanpa arah.

Solusi Partai X: Pemilu Demokratis Harus Berbasis HAM

Partai X mengusulkan solusi mendasar agar praktik pemilu lebih menjunjung hak asasi. Pertama, reformulasi sistem pemilu yang memisahkan pemilu nasional dan lokal harus dibarengi desain kerja yang manusiawi. Kedua, sistem kepemiluan harus berbasis pada sistem pakar (expert system) agar lebih transparan, akuntabel, dan adil.

You Might Also Like

Kenaikan PBB Cuma Efisiensi 5 Persen? Partai X: Rakyat yang Bayar, Pejabat yang Pesta
Danantara Borong Gula Petani, Partai X: Petani Lapar, Mereka Cuma Dapat Janji Manis!
Komisi VII Bahas Mekanisasi, Partai X: Teknologi Jangan Matikan Petani!
Ilmu Negara Itu Wajib: Memahami Konsep Negara untuk Menangani Ketimpangan Sosial

Ketiga, pendidikan politik harus dimulai dari sekolah, bukan hanya dari partai. Maka kurikulum wajib memuat pelajaran pemerintahan kebangsaan yang menyiapkan generasi bermental negarawan, bukan sekadar pemilih.

Melalui Sekolah Negarawan, Partai X berkomitmen mencetak pemimpin berintegritas, berpikir kritis, dan memprioritaskan keadilan. Pendidikan di Sekolah Negarawan menanamkan nilai Pancasila yang benar-benar dihayati, bukan sekadar dislogankan.

Rinto menegaskan, pemilu yang ramah HAM hanya bisa diwujudkan bila politisi dan penyelenggara dididik dengan integritas dan empati. Sekolah Negarawan adalah platform untuk membangun peradaban baru berbasis kebenaran, bukan kepentingan.

Rakyat Bukan Penonton, Tapi Penentu Arah Negara

Partai X menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa rakyat adalah pemilik negara, bukan obyek korban aturan. Pemisahan pemilu adalah awal yang baik, tapi perlu dilanjutkan dengan evaluasi menyeluruh atas sistem pemilu dan penataan ulang relasi rakyat dengan kekuasaan.

HAM bukan hanya diakui saat digugat, tapi seharusnya menjadi pondasi semua kebijakan. Bila negara masih buta terhadap penderitaan rakyatnya sendiri, maka demokrasi hanya nama tanpa jiwa.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article BNPT Ajak Mahasiswa Cinta Bangsa, Partai X: Nasionalisme Tak Butuh Seragam, Tapi Butuh Lapangan Kerja dan Keadilan!
Next Article PDIP Baru Kawal Putusan Sekolah Gratis, Partai X: Kalau Tak Diputuskan MK, Mungkin Masih Diam di Kursi! PDIP Baru Kawal Putusan Sekolah Gratis, Partai X: Kalau Tak Diputuskan MK, Mungkin Masih Diam di Kursi!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Harga Beras Jepang Melonjak, Warga Butuh Perlindungan Pangan Terjangkau

May 25, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

MK Tolak Gugatan Buruh, Partai X: Ambang Batas Rakyat, Bukan Parlemen!

October 17, 2025
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat menjadi negara maju pada 2045.
Pemerintah

RI Disebut Jadi Negara Maju, Partai X: Kenapa Rakyat Masih Bertahan di Kubangan Kemiskinan?

July 25, 2025
Pemerintah

Kepentingan Penguasa yang Menghancurkan Keadilan: Manipulasi Untuk Kepentingan yang Mengorbankan Rakyat

March 16, 2026
Pemerintah

DPR Ramai Jabatan, Sepi Pembelaan

December 29, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.