By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 27 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Cak Nun dan Struktur Negara Timpang: Saatnya Monarki Meritokrasi Rakyat
Pemerintah

Cak Nun dan Struktur Negara Timpang: Saatnya Monarki Meritokrasi Rakyat

Diajeng Maharini
Last updated: June 28, 2025 6:51 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
Dalam berbagai forum Maiyah, Cak Nun telah berkali-kali menyampaikan bahwa struktur negara Indonesia hari ini
SHARE

Oleh: Rinto Setiyawan
Ketua Umum IWPI, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Wakil Direktur Sekolah Negarawan X Institute

beritax.id – Negara bukan sekadar sistem administratif, melainkan sebuah bangunan peradaban yang harus menopang kemakmuran, keadilan, dan kelangsungan hidup rakyatnya. Dalam berbagai forum Maiyah, Cak Nun telah berkali-kali menyampaikan bahwa struktur negara Indonesia hari ini timpang, dan karena itulah kita perlu membangun kembali struktur ketatanegaraan kita dari dasar.

Contents
2025: Tahun yang Tepat untuk Mengeksekusi Gagasan Besar IniRancang Bangun Negara Baru: Dari Konsep Menuju Desain StrukturalMenjawab Ketimpangan dan Menata Kedaulatan

Cak Nun mengajukan gagasan bahwa kepala negara idealnya bukan lagi berdasarkan nasab, popularitas, atau kekuatan modal. Tetapi atas dasar kelayakan spiritual dan intelektual. Gagasan ini mengarah pada apa yang kami rumuskan sebagai “monarki meritokrasi rakyat” yaitu model kepemimpinan negara yang dipimpin oleh sosok paling bijaksana, paling mengerti masalah bangsa, dan mampu memimpin rakyat di tengah arus globalisasi dan modernisasi.

2025: Tahun yang Tepat untuk Mengeksekusi Gagasan Besar Ini

Tahun 2025 adalah momen yang tepat dan genting. Kita menyaksikan struktur kegagalan beruntun dalam sistem perekonomian. Dari kebijakan fiskal yang tidak tepat sasaran, defisit keseimbangan sosial, hingga meningkatnya beban hidup rakyat akibat ketimpangan ekonomi dan korupsi sistemik. Jika kondisi ini dibiarkan, akan semakin banyak rakyat yang jatuh dalam ketidaksejahteraan struktural, dan negara hanya menjadi simbol tanpa makna fungsional. Hal ini senada dengan ucapan Cak Nun dalam acara sinau bareng di Trowulan Mojokerto tanggal 21 Februari 2019, mengatakan tahun 2025, adalah saat yang tepat untuk berubah. Karena rakyat Indonesia sudah bosan dengan kondisi negara seperti ini.

Inilah saatnya eksekusi gagasan besar Cak Nun menjadi jalan penyelamat. Kita tidak bisa terus menunda atau hanya mendiskusikan tanpa langkah konkret. Ketika fondasi negara rapuh, jangan dibiarkan hingga seluruh bangunan ambruk. Tahun ini adalah titik tolak, momentum tandhang untuk merancang ulang jalan hidup bernegara.

Rancang Bangun Negara Baru: Dari Konsep Menuju Desain Struktural

Di Sekolah Negarawan X Institute, kami telah merancang desain baru berdasarkan gagasan Cak Nun. Intinya adalah menjadikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara, bukan Presiden. Presiden tetap menjadi kepala pemerintahan. Tetapi kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat yang terwakili dalam Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Dimana diisi oleh 99 tokoh negarawan dari empat unsur rakyat:

  • Kaum intelektual
  • Kaum agama spiritual
  • Kaum TNI-Polri
  • Kaum budaya dan adat istiadat

Sistem ini adalah penerjemahan dari konsep sedulur papat limo pancer—sebuah pendekatan holistik dan berakar pada kultur Nusantara yang menggabungkan dimensi akal, nurani, stabilitas, dan jati diri bangsa.

You Might Also Like

Wamenko Otto Tekankan ASN Netral, Partai X: Netralitas untuk Rakyat, Bukan Kekuasaan!
Demokrasi Tanpa Etika: Mengapa Indonesia Terus Tertinggal dalam Ketimpangan Sosial
Krisis Kedaulatan Rakyat: Rakyat yang Menjadi Penonton dalam Proses Pembangunan Negara
MenPANRB Pastikan Seleksi Sekolah Kedinasan Transparan, Partai X: Kenapa Baru Sekarang Transparansi?

Menjawab Ketimpangan dan Menata Kedaulatan

Demokrasi prosedural yang ada saat ini telah terbukti melahirkan banyak elite palsu: mengejar jabatan, memperkaya diri, dan mencampakkan rakyat. Karena itu, monarki meritokrasi rakyat adalah langkah korektif dan visioner, bukan pengingkaran demokrasi, tetapi penguatan substansi demokrasi itu sendiri—yaitu kedaulatan rakyat secara nyata dan terstruktur.

Kita tidak sedang membuat utopia. Kita sedang menjawab krisis eksistensial negara ini dengan gagasan yang berasal dari hati nurani dan spiritualitas bangsa sendiri, bukan doktrin impor.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, menyoroti peran strategis Desa Wisata dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Desa Wisata Diandalkan Ekonomi, Partai X: Jalan dan Akses Belum Selesai, Sudah Diharap Jadi Sumber Pemasukan!
Next Article Dalam tulisan beliau "Hidup Itu Wajib Perang", Cak Nun mengajarkan bahwa segala yang kita jalani ini adalah medan tempur Cak Nun: Hidup Adalah Perang! Saatnya Kita Berjuang Mewujudkan Konstitusi Langit

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Harga Beras Jepang Melonjak, Warga Butuh Perlindungan Pangan Terjangkau

May 25, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kebun Sawit Bertambah, Hutan Hilang, Rakyat Jadi Korban

December 11, 2025
Ekonomi

Presiden Umumkan Kenaikan UMP, Harga-Harga Menertawakan

December 22, 2025
Publik digegerkan pendapatan DPR yang mencapai lebih Rp100 juta per bulan. Selain itu, anggota DPR tetap menikmati fasilitas
Seputar Pajak

Pendapatan DPR Bebas Pajak, Partai X: Rakyat Bayar Pajak, DPR Cuma Menikmati!

August 26, 2025
Ekonomi

Lapangan Kerja Berkualitas Kian Menyusut

January 6, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.