By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 12 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > 60 Persen Miskin, 60 Keluarga Kuasai Tanah: Partai X Serukan Reforma Agraria Bukan Lagi Wacana!
Ekonomi

60 Persen Miskin, 60 Keluarga Kuasai Tanah: Partai X Serukan Reforma Agraria Bukan Lagi Wacana!

Diajeng Maharani
Last updated: May 13, 2025 2:05 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Sebuah bom waktu ketidakadilan sosial tengah berdetak di tubuh Indonesia. Data resmi Kementerian ATR/BPN mengungkap satu keluarga tunggal menguasai 1,8 juta hektare lahan tiga kali luas Pulau Bali. Sementara itu, 60 keluarga besar pemilik korporasi menguasai hampir setengah dari total tanah non-hutan yang mencapai 70 juta hektare. Rakyat kebanyakan hanya bisa menatap dari kejauhan, ketika jutaan keluarga bahkan tidak memiliki sepetak tanah untuk bertahan hidup. Ironi ini terjadi bersamaan dengan laporan Bank Dunia yang menyatakan bahwa 60,3 persen rakyat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan internasional.

Contents
Ketimpangan Tanah Bukan Isu Baru, Tapi Kini Dinyatakan NegaraReforma Agraria Bukan Lagi Agenda Romantis

Ketimpangan Tanah Bukan Isu Baru, Tapi Kini Dinyatakan Negara

Pernyataan resmi ini menjadi momen kritis. Ketimpangan penguasaan tanah yang selama ini menjadi pembicaraan di ruang akademik dan advokasi rakyat kini diakui langsung oleh negara. Namun, pengakuan tanpa tindakan hanya akan menambah frustrasi publik. Menanggapi fakta memilukan ini, Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X-Institute Prayogi R Saputra menyampaikan sikap tegas.

“Kalau negara sudah mengakui, tapi tetap tidak bertindak, itu berarti negara tidak lagi mengatur demi rakyat. Tugas pemerintah itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Tapi bagaimana mungkin rakyat bisa diatur kalau tanahnya dikuasai oligarki?” ujar Prayogi dengan nada geram.

Dalam pernyataan resminya, Partai X menyoroti bahwa dominasi tanah bukan hanya soal ekonomi, tetapi sejarah panjang perampasan hak. Dari feodalisme, kolonialisme, hingga kapitalisme modern, tanah selalu menjadi sumber konflik. Kini, tanah bahkan jadi instrumen spekulasi pasar. Sistem hukum justru sering melindungi pemilik modal ketimbang keadilan sosial.

Menurut data BPS 2024, 60 persen tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor informal tanpa perlindungan memadai. Banyak di antaranya adalah petani gurem yang tidak memiliki lahan sendiri. “Bekerja saja tidak cukup kalau tanah dan penghasilan dikuasai segelintir pejabat,” tegas Prayogi.

Reforma Agraria Bukan Lagi Agenda Romantis

Partai X menegaskan bahwa reforma agraria bukan lagi wacana ideologis, tapi kebutuhan praktis. Tanpa pembagian tanah yang adil, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi utopia. Reformasi ekonomi tak akan mungkin tercapai jika ketimpangan ini terus dipelihara. “Tanah adalah alat produksi. Siapa menguasai tanah, dia menguasai pangan, harga, dan hidup rakyat,” kata Prayogi.

You Might Also Like

Dapur MBG Dilengkapi Sterilisasi, Partai X: Tapi Gizi Rakyat Masih Kurang!
Pelaku Usaha Didukung Dorong Ekonomi! Partai X: Rakyat Harus Jadi Pelaku Utama, Bukan Penonton!
Pertumbuhan Ekonomi Tidak Boleh Mengabaikan Keadilan Sosial
Oplosan Terus Berulang, Partai X: Kalau yang Diaduk Beras, Lalu Siapa yang Mengaduk Hati Nurani Pemerintah?

Partai X mendesak Presiden dan DPR untuk menginisiasi langkah konkret dalam waktu dekat, termasuk moratorium penguasaan lahan berskala besar, redistribusi tanah kepada petani dan nelayan kecil, serta audit menyeluruh terhadap hak guna usaha (HGU) dan konsesi lahan industri.

Menghadapi jebakan negara kelas menengah (middle income trap), Partai X mengusulkan lompatan paradigma. Ekonomi Indonesia harus berbasis pada pembangunan manusia, bukan sekadar pertumbuhan angka PDB. Populasi besar bukan beban, tapi aset. Namun aset itu tidak bisa berkembang jika tanah sebagai sumber kehidupan dikuasai segelintir orang.

Reforma agraria sejati, menurut Partai X, adalah prasyarat pembangunan berkeadilan. Distribusi tanah yang adil akan mengurangi kemiskinan, memperkuat ekonomi desa, dan membuka lapangan kerja riil yang bermartabat.

“Ini bukan sekadar soal tanah. Ini soal keadilan. Jika negara terus menunda, maka bom waktu ketimpangan akan meledak,” tutup Prayogi.

Partai X menyerukan semua pihak akademisi, jurnalis, pemuka agama, dan masyarakat sipil untuk bersama mendorong agenda reforma agraria. Bukan demi ideologi, tapi demi kehidupan yang adil, manusiawi, dan berdaulat di tanah sendiri.

TAGGED:Pilihan Editor
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekolah Rakyat Dibuka, Partai X: Jangan Hanya Bangun Sekolah, Bangun Juga Sistem yang Adil!
Next Article MK Sidangkan 11 Gugatan UU TNI, Partai X: Reformasi Militer Jangan Dipetieskan Lewat Formalitas!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Gaya Hidup

Kemendukbangga Berdayakan Genre Edukasi Remaja! Partai X: Langkah Nyata Cegah Bahaya Narkoba?

March 12, 2025
Internasional

Caro Quintero, Bos Kartel Narkoba yang Ditakuti AS! Partai X: Bagaimana Jaringan Narkoba Bisa Mengancam Negara?

March 11, 2025
Seputar Pajak

Surat Tugas Dirjen Pajak Disahkan Hakim, CV. Citralindo Mandiri Melawan! SEMA 7/2012 & KEP-305/2024 Diabaikan?

August 21, 2025
Pemerintah

Ganjar Bicara SDM dan Integritas, Partai X: Jangan Bangun Komitmen di Mikrofon, Lalu Hancur di Meja Tender!

May 20, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.