By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 7 October 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Kunjungan Sekolah Negarawan ke Bekas Kantor Snouck Hurgronje di Leiden: Refleksi Intelijen Sosial dan Dekolonisasi Pemikiran
Internasional

Kunjungan Sekolah Negarawan ke Bekas Kantor Snouck Hurgronje di Leiden: Refleksi Intelijen Sosial dan Dekolonisasi Pemikiran

Diajeng Maharini
Last updated: October 6, 2026 10:22 am
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

LEIDEN, BELANDA – Kota akademik Leiden tidak hanya merawat ingatan tentang kemajuan peradaban, tetapi juga menyimpan jejak strategi intelijen sosial yang pernah meruntuhkan perlawanan rakyat Nusantara. Merespons fakta sejarah tersebut, para pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan melakukan peninjauan kritis ke bekas kantor dan kediaman Snouck Hurgronje di sela-sela agenda riset mereka di Belanda.

Agenda observasi historis ini diikuti oleh jajaran pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan yang terdiri dari Direktur Prayogi R. Saputra, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, dan CEO Enygma Erick Karya. Eksplorasi di area kampus dan kota tua Leiden tersebut dikoordinasikan secara penuh oleh Syafiih Kamil, Head of Representative Sekolah Negarawan Chapter Eropa.

Snouck Hurgronje merupakan figur yang sangat kontroversial dalam sejarah Indonesia. Melalui kantornya di Leiden, ia merumuskan sebuah cetak biru kebijakan kolonial Hindia Belanda yang memisahkan antara ritual keagamaan (yang dibiarkan) dengan gerakan politik Islam (yang harus diberangus). Keberhasilannya menembus benteng pertahanan Aceh berawal dari kajian sosiologis yang sistematis terhadap masyarakat pribumi.

Direktur Sekolah Negarawan, Prayogi R. Saputra, mengungkapkan bahwa dekolonisasi pemikiran harus dimulai dari kesadaran untuk tidak mengulangi kelemahan masa lalu. Merujuk pada pandangan kenegaraan dan kebangsaan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menjadi ruh kurikulum Sekolah Negarawan, Prayogi menekankan pentingnya membangun kedaulatan batin dan kemandirian intelektual, agar bangsa Indonesia tidak terus-menerus menjadi objek penelitian yang merugikan kepentingannya sendiri.

Dalam diskusi di kawasan bekas kantor orientalis terkemuka tersebut, Wakil Direktur Rinto Setiyawan memaparkan bahwa keberhasilan Snouck Hurgronje adalah akibat langsung dari kelemahan bangsa kita pada masa itu dalam merawat persatuan. Syafiih Kamil turut menyoroti bahwa sejarah kelam ini seyogianya membangkitkan rasa patriotisme bagi para pelajar Indonesia di Eropa untuk mengubah narasi: dari bangsa yang diteliti, menjadi bangsa yang secara mandiri merumuskan peta masa depannya.

Dari dimensi inovasi, CEO Enygma, Erick Karya, melihat bahwa cara kerja Snouck Hurgronje dalam mengumpulkan data kebiasaan, budaya, dan kelemahan masyarakat Nusantara mirip dengan mekanisme pengambilan mahadata (big data) saat ini. Enygma, sebagai backbone tata kelola pemerintahan berbasis AI yang dibawa oleh Sekolah Negarawan, memosisikan teknologi intelijen data tersebut bukan untuk mengekang atau menjajah, melainkan sebagai alat pelindung negara (data sovereignty) untuk menyejahterakan rakyat.

You Might Also Like

Pajak Indonesia Diatur dari Luar, Kedaulatan Fiskal Tergerus oleh Keputusan Negara Maju!
Kuasa tanpa Kendali: Keniscayaan atau Kegagalan Sistem?
Ketika Kandidasi Dikunci, Kartel Penjaga Kekuasaan Menguat
KPK Tak Pakai Pasal Suap, Partai X: Hukum Main-Main, Rakyat Jadi Penonton!

Penelusuran autokritik di Leiden ini menjadi penegas arah perjuangan Sekolah Negarawan yang telah menuntaskan lawatan riset ke 12 negara. Mulai dari menimba pelajaran ekosistem sosial di Finlandia dan kemajuan pemerintahan digital di Estonia, hingga menyusuri akar budaya di Timur Tengah, Persia (Iran), dan Asia Tenggara. Segala diskursus dari panggung global ini terus disuntikkan menjadi energi kedaulatan di dalam negeri, melalui diseminasi tanpa henti dari Medan hingga ujung Ternate dan Tidore.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Persatuan yang Beradab dan Akar Peradaban Nusantara: Perspektif Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1
Next Article Pegiat Ekosistem Sekolah Negarawan Menapak Tilas Bekas Kantor Snouck Hurgronje di Leiden Guna Rumuskan Tata Kelola yang Berdaulat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

MPR Penguatan APH, Partai X: Perlindungan Rakyat, Bukan Pejabat!

September 25, 2025
Pemerintah

Inisiator Demonstasi Pati Disorot KPK, Klarifikasi Harus Transparan!

January 23, 2026
Pemerintah

Di Tengah Perubahan Global, Tata Dunia Baru Mulai Terbentuk

July 9, 2026
Pemerintah

Mengapa Pancasila Diposisikan sebagai Kernel untuk Menjaga Arah Negara? Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1 Menjawabnya

September 16, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.