By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 5 June 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kemensos Benahi Data Bantuam Sosial Demi Lansia dan Masyarakat Miskin
Pemerintah

Kemensos Benahi Data Bantuam Sosial Demi Lansia dan Masyarakat Miskin

Diajeng Maharini
Last updated: June 2, 2026 1:49 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Kementerian Sosial memastikan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pendataan penerima manfaat bantuan sosial menyusul temuan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) 2025. Evaluasi tersebut menunjukkan masih banyak penerima bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa konsolidasi data berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi prioritas agar distribusi bantuan lebih akurat dan tepat sasaran. Ia menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya data yang jujur, transparan, dan akurat untuk mendukung program sosial pemerintah.

Contents
Temuan PKH dan Upaya Perbaikan DataFokus pada Lansia dan Kelompok MiskinPrinsip Partai X dan Solusi BansosDampak dan Harapan KebijakanKesimpulan

Temuan PKH dan Upaya Perbaikan Data

Saifullah menjelaskan bahwa 45 persen penerima PKH pada 2025 tidak lagi memenuhi kriteria, sehingga bantuan seharusnya dialihkan kepada yang berhak. Kendala tersebut menurutnya lebih disebabkan oleh validitas data di tingkat pusat, bukan kelalaian pendamping PKH di lapangan. Untuk mengatasi permasalahan ini, Presiden menunjuk Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai otoritas pengelolaan DTSEN. Dengan dukungan pemutakhiran berkala dari Kemensos dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor mulai dari tingkat RT, musyawarah desa. Adapun hingga kementerian dan lembaga pusat menjadi kunci dalam merapikan sistem pendataan sehingga penyaluran bantuan bisa lebih tepat sasaran.

Fokus pada Lansia dan Kelompok Miskin

Kemensos juga menekankan perhatian khusus pada lansia sebagai kelompok rentan. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), pemutakhiran data berbasis DTSEN berhasil memastikan 91,11 persen dari 379.592 lansia miskin atau desil 1-4 sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan melalui klaster Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Langkah ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain agar penyaluran bantuan sosial dapat mencakup seluruh masyarakat yang membutuhkan secara efektif. Prinsip partai X menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Sehingga kebijakan berbasis data menjadi implementasi nyata prinsip tersebut.

Prinsip Partai X dan Solusi Bansos

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menekankan prinsip partai bahwa setiap program sosial harus mengutamakan keadilan, transparansi, dan manfaat langsung bagi masyarakat miskin. Partai X mendorong agar DTSEN menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pemberian bantuan, menghindari bias, dan memastikan akurasi data. Solusi yang disesuaikan dengan prinsip partai X mencakup pemutakhiran data berkala, penguatan kapasitas pendamping lapangan. Serta integrasi lintas sektor untuk memastikan semua warga miskin, terutama lansia, menerima hak mereka secara penuh.

Dampak dan Harapan Kebijakan

Perbaikan sistem pendataan dan distribusi bansos diharapkan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyalurkan bantuan dengan tepat, meningkatkan efektivitas program pengentasan kemiskinan, dan meminimalkan pemborosan anggaran. Prayogi menekankan bahwa integritas data dan transparansi penyaluran bantuan menjadi fondasi kepercayaan publik terhadap pemerintah. Program ini tidak hanya menyasar lansia, tetapi seluruh keluarga miskin yang menjadi target program sosial, sehingga partisipasi masyarakat dapat meningkat dan hak-hak mereka terlindungi.

Kesimpulan

Kementerian Sosial menegaskan bahwa pembenahan sistem pendataan berbasis DTSEN adalah langkah strategis untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektor, pemutakhiran data berkala, dan penerapan prinsip transparansi menjadi kunci keberhasilan program. Partai X menekankan prinsip melindungi, melayani, dan mengatur rakyat, sehingga setiap kebijakan pemerintah dapat langsung memberi manfaat bagi masyarakat miskin dan lansia. Langkah ini diharapkan mendorong distribusi bantuan yang lebih adil, efisien, dan berkelanjutan, memperkuat kepercayaan publik terhadap program sosial, serta menegaskan komitmen negara dalam meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

You Might Also Like

Masa Depan Indonesia: Akankah Kita Tetap Bersatu?
71 Persen Dukung Efisiensi Prabowo, Partai X: Rakyat Dukung Irit, Tapi Benci Jika Iritnya Hanya ke Rakyat!
Indonesia Butuh Kepemimpinan, Bukan Kompetisi Drama Kekuasaan
Nilai Kemanusiaan Harus Mengalahkan Ambisi Kekuasaan
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article artel penjaga kekuasaan Ketika Oposisi Melemah, Kartel Penjaga Kekuasaan Mengakar
Next Article KPK Diminta Usut Tuntas Suap Bea Cukai untuk Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Bangkit dari Rumah yang Retak, Membangun Negara yang Sehat

November 3, 2025
Sosial

Kartu Digital Bansos, Partai X: Barcode Khusus Tapi Bantuan Biasa!

October 9, 2025
Seputar Pajak

Wajib Pajak adalah Bos yang Menggaji Pejabat dengan Pajak

August 17, 2025
Pemerintah

Jangan Baper, Presiden! Rakyat Butuh Kebijakan, Bukan Panggung Drama

March 18, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.