beritax.id – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai bertransformasi menjadi ruang publik, terlihat dari lonjakan kunjungan masyarakat saat libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus, 14-17 Mei 2026. Aktivitas masyarakat meningkat di sejumlah titik Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), seperti dilaporkan Otorita IKN, Selasa (19/05/2026).
Selain menyaksikan pembangunan, pengunjung memanfaatkan fasilitas publik, area kuliner, serta layanan yang tersedia, termasuk gerai dan UMKM di kawasan IKN. Keberadaan aktivitas ekonomi ini menandai IKN bukan sekadar pusat pemerintahan, tetapi ruang interaksi sosial dan bisnis.
Aktivitas Baru dan Peluang UMKM
Salah satu titik ramai berada di depan Istana Negara IKN, termasuk gerai Excelso Nusantara yang hadir sejak 2025. Barista Fikri Alfiansyah menilai IKN membuka peluang usaha bagi masyarakat dan UMKM untuk berkembang. “Potensi usaha di IKN sangat besar, Otorita IKN memberikan kesempatan UMKM bersaing,” ujar Fikri.
Tidak jauh dari situ, kawasan Kantor Bersama IKN menampilkan suasana serupa. Tenan seperti Roti O Nusantara ramai dikunjungi, memudahkan pengunjung memperoleh makanan dan minuman. Ida, pengunjung asal Bontang, mengaku senang dengan pilihan kuliner yang tersedia, berharap semakin banyak makanan khas daerah hadir di IKN.
Manfaat Fasilitas Publik bagi Rakyat
Pengunjung menggunakan fasilitas publik, ruang istirahat, dan area kuliner untuk kenyamanan selama berada di IKN. Harfi, Kepala Toko Roti O Nusantara, mencatat jumlah pengunjung meningkat sejak pembukaan gerai hingga libur panjang. Risa, pengunjung asal Samarinda, menyatakan kemudahan akses menjadi nilai tambah IKN.
Transformasi ini menunjukkan IKN dapat menjadi pusat pelayanan publik dan ekonomi yang inklusif, sekaligus mendukung UMKM lokal. Aktivitas ini sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan IKN ramah masyarakat dan berorientasi pada kesejahteraan publik.
Tanggapan Partai X
Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menekankan tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Ia menekankan IKN harus memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya sebagai simbol pemerintahan.
Prinsip Partai X
- Negara wajib menyediakan ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat.
- Setiap kebijakan pembangunan harus memberi akses ekonomi, sosial, dan budaya bagi rakyat.
- UMKM dan pelaku ekonomi lokal harus diberikan kesempatan berkembang dalam pembangunan kawasan baru.
- Pengelolaan fasilitas publik harus transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
- Partisipasi masyarakat dalam pengembangan ruang publik menjadi indikator keberhasilan pembangunan yang berkeadilan.
Solusi Partai X
- Memperluas akses ruang publik dengan fasilitas sosial, olahraga, dan budaya di seluruh IKN.
- Menyediakan dukungan bagi UMKM melalui pelatihan, pembiayaan, dan kemudahan izin usaha.
- Memastikan pengawasan pembangunan dan pengelolaan fasilitas publik sesuai prinsip akuntabilitas.
- Melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan evaluasi fungsi ruang publik untuk menjaga inklusivitas.
- Mendorong program-program sosial dan ekonomi yang terintegrasi agar setiap warga merasakan manfaat pembangunan.
Partai X menekankan pembangunan IKN harus memberi manfaat bagi rakyat, menciptakan ruang publik yang inklusif, dan mendukung UMKM. Pemerintah harus mengutamakan akses dan kesejahteraan masyarakat sebagai indikator keberhasilan transformasi IKN.



