beritax.id– Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI), Sugiono, memberikan tanggapan terkait dirinya yang disebut-sebut sebagai calon kuat untuk menggantikan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Meskipun dirinya disebut-sebut sebagai kandidat, Sugiono mengungkapkan bahwa dirinya lebih fokus pada kepentingan publik dan bukan semata-mata untuk jabatan.
Sugiono menanggapi kabar tersebut dengan jawaban diplomatis. “Ini prosesnya kan sedang berjalan, kemudian kita lihat saja nanti,” ujar Sugiono di Jakarta International Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, tempat digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) ke-16 PB IPSI. Ia lebih memilih untuk menunggu proses pemilihan berjalan tanpa memberikan jawaban lebih pasti mengenai pencalonannya.
Harapan Terhadap Ketua Umum Baru
Sugiono kemudian menyampaikan pandangannya mengenai ketua umum PB IPSI yang akan terpilih nanti. Ia berharap, siapapun yang terpilih sebagai Ketua Umum harus mampu membawa silat ke panggung dunia, dengan tujuan menjaga karakter dan jiwa bangsa Indonesia. “Tapi yang pasti, siapapun kita ingin orang yang bisa benar-benar membawa pesan-pesan Bapak Ketua Umum, menjaga silat ini dalam rangka menjaga karakter dan jiwa dari bangsa Indonesia,” ujar Sugiono.
Sugiono menegaskan bahwa tujuannya lebih kepada kepentingan bangsa dan negara daripada mengejar jabatan pribadi. Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, turut mengingatkan bahwa tugas negara itu terdiri dari tiga hal: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Oleh karena itu, jabatan publik. Adapun termasuk yang ada di organisasi seperti PB IPSI, harus dimaknai sebagai amanah untuk kepentingan publik, bukan sekadar jabatan semata.
Solusi Partai X dalam Mendukung Kepemimpinan yang Berfokus pada Rakyat
- Peningkatan Kualitas Kepemimpinan: Partai X mendorong agar jabatan publik dipegang oleh individu yang memiliki kapasitas dan komitmen untuk melayani rakyat. Kepemimpinan yang berbasis pada tujuan bersama, bukan kepentingan pribadi atau golongan.
- Meningkatkan Peran Organisasi dalam Masyarakat: Kepemimpinan di organisasi seperti PB IPSI harus didorong untuk berperan lebih aktif dalam memajukan olahraga dan budaya tradisional, yang dapat memberi dampak langsung bagi masyarakat dan mempererat rasa kebangsaan.
- Kolaborasi dan Sinergi antara Pemerintah dan Organisasi: Partai X mendukung peningkatan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Hal ini untuk memastikan bahwa kebijakan publik berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan rakyat. Organisasi seperti PB IPSI harus berperan dalam membangun karakter bangsa dan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan.
Kesimpulan
Sugiono menegaskan bahwa posisi Ketua Umum PB IPSI bukanlah tujuan pribadi. Melainkan sebuah amanah untuk membawa silat ke panggung dunia dan menjaga karakter bangsa. Partai X mendukung pemilihan pemimpin yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan mendukung kemajuan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Kepemimpinan yang transparan dan pro-rakyat akan memastikan bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil benar-benar untuk kemaslahatan bangsa dan negara.



