beritax.id– Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengapresiasi gagasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi yang berencana mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Danantara Indonesia untuk mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Langkah tersebut dipandang dapat menumbuhkan ekosistem pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, yang sangat penting dalam menopang ekonomi negara.
Chusnunia menyebutkan bahwa pengambilalihan ini akan menyelesaikan berbagai keluhan dari pelaku UMKM yang kesulitan mengakses KUR, khususnya bagi usaha dengan skala kecil. Mengingat, data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, pelaku UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 65 juta unit usaha. Hal ini berkontribusi sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Masalah Akses KUR yang Kompleks
Meskipun ada kebijakan KUR tanpa jaminan, pelaku UMKM sering terhambat oleh persyaratan perbankan yang rumit. “Kita tak bisa pungkiri perbankan masih memberlakukan persyaratan-persyaratan yang sulit dipenuhi oleh para pelaku UMKM pemula,” ujar Chusnunia. Selain itu, terdapat praktik di mana beberapa bank tetap meminta jaminan tambahan. Meskipun hal itu tidak tercantum dalam ketentuan KUR tertentu.
Hal tersebut menjadi tantangan besar bagi pelaku UMKM yang justru lebih rentan terhadap ancaman kesulitan modal dan utang berbunga tinggi, yang seringkali mengarah pada kebangkrutan. Selain itu, masalah akses modal formal yang sulit membuat banyak pelaku UMKM terjebak pada rentenir yang memberikan pinjaman dengan bunga tinggi.
Purbaya Dorong PNM Jadi Bank UMKM
Gagasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi untuk menjadikan PNM sebagai bank UMKM disambut baik oleh Chusnunia. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan akses pelaku UMKM terhadap KUR yang diperlukan untuk memulai usaha. Purbaya menilai, peran PNM sebagai bank UMKM juga akan menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan usaha, mulai dari pendampingan, pelatihan, pemasaran, hingga penjaminan kredit.
Dengan demikian, para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan akses modal yang lebih mudah. Tetapi juga bisa terbebas dari jeratan rentenir dan mulai berkembang secara mandiri. “Lewat keberadaan bank UMKM kami juga berharap tumbuh ekosistem yang terintegrasi. Mulai dari pendampingan, pelatihan, pemasaran, hingga penjaminan kredit untuk para pelaku UMKM,” ujar Chusnunia.
Solusi Partai X: Memperkuat Ekosistem UMKM
Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM sebagai pilar utama perekonomian Indonesia. Dalam hal ini, negara berperan penting dalam melindungi rakyat dan mendorong agar UMKM dapat berkembang tanpa hambatan. “Tugas negara itu tiga loh, melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat,” ujar Prayogi.
Partai X mendukung penuh upaya pemerintah dalam mendorong keberlanjutan UMKM melalui kebijakan yang lebih inklusif. Menurutnya, kebijakan yang memungkinkan akses mudah ke KUR dan membangun ekosistem usaha yang terintegrasi sangat vital untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Solusi dari Partai X:
- Meningkatkan Akses Keuangan bagi UMKM: Partai X mendukung kebijakan yang mempermudah akses pelaku UMKM kepada kredit yang terjangkau tanpa beban administrasi yang rumit.
- Penguatan Infrastruktur Bisnis UMKM: Pemerintah harus menciptakan ekosistem yang mendukung UMKM dengan fasilitas pendampingan, pelatihan keterampilan, dan pemasaran produk.
- Perlindungan dari Rentenir: Pengawasan terhadap lembaga keuangan non-formal seperti rentenir harus diperketat. Hal ini agar pelaku UMKM tidak terjebak dalam pinjaman berbunga tinggi yang merugikan.
- Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan: Partai X menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi pelaku UMKM. Agar mereka dapat mengelola usaha secara efisien dan mandiri.
Kesimpulan
Langkah strategis yang diambil oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi untuk mengoptimalkan penyaluran KUR melalui pengambilalihan PNM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Indonesia. Dengan sistem yang lebih sederhana, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih mudah mengakses sumber daya yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan berkembang. Partai X mendukung penuh upaya ini dan mengingatkan bahwa perlindungan dan pemberdayaan UMKM. Adapun harus terus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan ekonomi.



